
"Lah mah ko berhenti di sini sih. Bukannya mau pulang ya"
"Turun nak, kita jalan - jalan dulu di sini"
"Apa? mamah nggak lagi bercanda kan. Soalnya kan tadi mamah bilang hukuman aku di mulai hari ini." kata putri ku yang terkaget - kaget dengan ucapan ku.
"Mau turun nggak atau mau langsung pulang" kata ku malah memberikan penawaran.
"Em... iya deh mah aku turun"
Kami berdua pun melangkah kan kaki menuju tempat jalan - jalan ini. Hamparan bunga dan rindangnya pepohonan pun menghiasi tempat jalan - jalan ini.
Selain itu, orang - orang yang datang ketempat ini pun bisa di bilang banyak. Karena bisa di perkirakan ada lebih dari seratus orang berada di tempat ini.
Yang sepertinya mereka pun sama sekedar untuk menikmati waktu bersama keluarga, teman, dan kekasih mereka.
Sampai dimana aku pun bersama putri ku duduk di sebuah bangku yang ada di tempat ini. Sambil menikmati ice cream yang sebelumnya aku beli tadi bersama putri ku.
Kesejukan dan kegembiraan pun terpancar sangat jelas di wajah putri ku saat ini. Senyum itu adalah senyum kebahagiaan untuk ku.
__ADS_1
Dan rasa sedih putri ku pun aku juga merasakannya tadi. Sampai akhirnya aku memutuskan memberikan hukuman ini keesokan harinya.
"Mah makasih udah merubah hukumannya jadi besok" kata putri ku dengan tulus pada ku.
"Iya" jawab ku singkat dingiringi senyum menghiasi bibir ku.
Kami berdua pun tak terasa sudah dua jam berada di tempat ini. Lalu aku mulai mengajak putri ku untuk pulang.
"Nak pulang yuk, udah sore"
"Em... yuk mah" kata putri ku tanpa penolakan.
"Tapi bentar deh mah aku mau ke toilet dulu bolehkan" kata putri ku lagi pada ku.
"Oke mah"
Putri ku pun meninggalkan aku untuk pergi ke toilet. Dan di saat putri ku pergi menjauh dari ku. Aku lalu sibuk melihat handphone ku.
Hingga jenuh aku menunggu putri ku. Namun, tak kunjung kembali dari toilet.
__ADS_1
"Ya ampun itu anak kemana sih. Lama bener pergi ke toilet aja. Bikin kesel deh." kata
ku yang mulai tak sabar menunggu putri ku kembali.
Di saat aku mulai ingin menghampiri putri ku yang berada di toilet. Sekelebat aku melihat seseorang yang sangat familiar aku kenal. Hingga aku pun mulai berpikiran macam - macam tentang seseorang itu.
"Apa itu dia. Dia orang yang telah merebut putra ku. Wanita itu ada di sini. Apa dia juga membawa putra ku ke sini." kata ku dalam hati.
Sampai tiga kali aku hampir mengungkap kan kata itu berulang kali dalam hati ku. Sampai dimana aku pun mulai tersadar saat ada seseorang yang memegang tangan ku.
"Mah ko bengong di sini sih. Maaf ya mah aku lama tadi, soalnya di toilet banyak yang antri mau ke toilet juga."
Ya suara itu adalah suara putri ku yang telah kembali dari toilet. Lalu aku pun mulai menjawab ucapan putri ku itu.
"Eh... iya nak, mamah nggak papa ko tadi cuman lagi kepikiran sesuatu aja makannya bengong. Kamu udah selesai ke toilet nya."
"Udah mah. Ya udah langsung pulang aja yuk mah"
"Yuk nak" kata ku mengiyakan ucapan putri ku.
__ADS_1
Next Episode...
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸