
Kemudian tak lama setelah itu, Dia melanjutkan ucapannya. " Dengarkan baik - baik apa yang akan aku ucapkan kepada mu wanita b...h. Kau tau selama ini aku tak begitu benar - benar peduli dan memberikan kasih sayang pada mu dan pada putri sialan mu itu. Aku baik pada mu karena aku memiliki tujuan. Dan demi tujuan ku itu aku harus berpura - pura baik bukan. Agar tujuan ku pun berjalan dengan baik. Dan terbukti kini tujuan ku telah terpenuhi dan aku nggak perlu lagi tujukin sikap baik ku itu kepada mu. Itu akan buang - buang waktu dan membuat aku muak karena berlaku manis kepada mu selama ini. Bukan kah gitu sayang" Ia pun kemudian melihat dan memanggil wanita yang ada di ruangan itu dengan sebutan sayang.
Itu lalu membuat aku merasa sangat - sangat terluka. Belum aku merasa baikan setelah melahirkan. Kini aku malah di berikan kebenaran dan penghianatan atas apa yang dia lakukan kepadaku selama ini.
Disini aku terdiam dan membeku untuk beberapa saat sebelum aku mencerna dan memahami ucapan dia kepada ku barusan. Hingga setelah aku memahami ucapannya aku pun langsung menjawab ucapannya itu.
"Apa tadi kamu bilang sayang ( Sambil aku pun menunjuk wanita yang ada di ruangan ku itu). Memangnya siapa dia hah. Terus kamu itu, sangat luar biasa selama ini telah berhasil membuat aku terbuai dalam kasih sayang palsu mu itu laki laki b......k" Kata ku yang sudah emosi tak bisa ditahan lagi.
"Kau yakin ingin tau wanita yang ku panggil sayang ini" Sambil dia pun memeluk wanita itu tepat di depan kedua mata ku ini.
__ADS_1
"Ya aku ingin tau siapa dia. Apakah dia itu j....g mu." kata ku dengan sinis.
"Apa kau bilang aku j....g. Asal kau tau ya, yang j....g di sini adalah kau. Bukan aku" Kata wanita itu tak terima di sebut j....g oleh ku.
"Aku ( Sambil menunjuk diriku sendiri) memangnya kau siapa. Kau itu hanya seorang j....g nggak lebih" kata ku pada wanita itu.
"Diam kau. Aku bukan j....g. Dan kau ingin tau aku ini siapa hah. Biar ku beritahu aku ini adalah istri dari laki - laki yang telah memberikan surat itu kepadamu. Apa kau sudah puas dengan jawaban ku ini hah" kata wanita itu menjawab ucapan ku dan memberitahukan ku identitasnya.
Jantungku berhenti berdetak untuk sesaat tak kala aku mendengar ucapan dari wanita itu barusan. Yang mengatakan bahwa dia adalah istri dari laki - laki b......k itu. Lalu selama ini aku istri ke berapanya.
__ADS_1
Tak lama setelah aku terdiam, aku lalu berbicara kembali. " Apa kamu bilang istri. Kau istri keberapanya hah" kata ku dengan nanda tinggi.
"Kenapa? kaget denger kalau aku ini adalah istrinya. Asal kau tau aku adalah istri pertamanya dan kau adalah istri keduanya yang sekarang sudah dibuang oleh suami ku ini (Sambil mata wanita itu melihat laki - laki b......k itu) Dan itu membuktikan bahwa yang j....g disini itu siapa. Bahkan kau mendapatkan status p.....r apa kau tau hah." Kata wanita itu.
Seketika aku tak bisa lagi mendengar ucapan mereka itu. Dan aku pun berteriak saat itu. "Pergi kalian berdua dalam hadapanku sekarang. Aku nggak mau lagi liat muka palsu kalian ini. pergi kau pergi, pergi..."
"Kami memang ingin pergi karena kami pun sudah muak liat mukamu itu. Dan satu hal lagi aku pun akan membawa putra mu bersama kami. Jadi kau nggak perlu khawatir." Kata wanita itu lagi yang membuat darah ku kembali naik.
Next Episode...
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸