
Pagi hari pun telah tiba. Aku mulai membuka mata. Perlahan demi perlahan yang akhirnya mata ini pun terbuka dengan sempurna.
Di lihatlah seseorang yang memeluk tubuh ku. Ya, seseorang itu adalah putri ku. Aku pun mulai perlahan - lahan melepaskan pelukan putri ku dari ku.
Agar putri ku tak terusik dari tidur lelapnya. Hingga akhirnya aku pun bisa terlepas dari pelukan putri ku.
Dan kemudian aku melangkahkan kaki menuju kamar ku untuk membersihkan tubuh ku yang lengket ini.
Ceklek...
Suara pintu kamar yang ku buka. Setelah itu aku pun masuk ke kamar ku dan langsung bergegas masuk ke kamar mandi. Beberapa menit kemudian aku keluar dari kamar mandi dan langsung mengenakan pakaian ku.
Setelah aku selesai mengenakan pakaian
Aku mulai duduk di depan meja rias untuk merias wajah ku. Setelah semua wajah ku terlihat lebih segar dan cantik.
__ADS_1
Aku lalu pergi dari kamar ku menuju kamar putri ku untuk membangunkan putri ku.
Ceklek...
Ku bukalah pintu kamar putri ku setelah aku berada di balik pintu kamar putri ku. Dan masuk lah aku ke kamar putri ku. Lalu aku pun mulai membangunkan putri ku.
"Nak, bangun udah pagi" kata ku membangunkan putri ku.
Tak ada pergerakan sedikit pun yang di keluarkan dari tubuh putri ku. Hingga akhirnya aku pun mengulangi lagi panggilan ku.
"Nak, bangun mamah tinggalin ni jalan - jalan. Kata nya kemarin mau jalan - jalan ko jam segini belum bangun." kata ku yang membangunkan putri ku.
"Ya, ampun nak kamu ini. Tadi aja mamah panggil - panggil buat bangun nggak bangun. Lah sekarang setelah mamah bilang jalan - jalan kamu langsung bangun. Kamu ini ada - ada aja tingkahnya." kata ku yang menjawab ucapan putri ku.
"Bentar mah kita lanjut debatnya nanti setelah aku selesai mandi. Aku nggak mau kalau di tinggalin mamah jalan - jalan. Bisa berabe entar mamah malah tinggalin aku." kata putri ku pada ku.
__ADS_1
"Terserah kamu lah nak" kata ku menjawab ucapan putri ku.
"Oke mamah" kata putri ku menjawabnya singkat.
Lalu pembicaraan itu berakhir dan putri ku pun telah melangkahkan kaki meninggalkan aku untuk masuk ke kamar mandi.
Sekitar beberapa menit akhirnya putri ku pun keluar dari kamar mandi. Dan bergegas secepat kilat mengenakan pakaiannya itu. Tanpa mempedulikan aku yang terheran - heran melihat tingkah tak biasanya itu.
Setelah selesai mengenakan pakaiannya putri ku pun mulai merias wajahnya dengan sedikit riasan agar membuat penampilannya tak terlihat kusam dan lesu.
Kemudian dengan kilat ia pun mengambil tas kecil yang akan ia bawa hari ini. Mengenakan sepatu dan terakhir ia menarik tanganku yang sedang duduk di ranjangnya itu.
Sambil menunggu putri ku selesai merias wajahnya. Aku sempat kaget dan melongo tak kala aku di tarik begitu aja oleh Putri ku ini. Sampai di mana aku tersadar putri ku telah membawaku keluar dari kamarnya.
"Ya ampun nak, kamu ini narik - narik tangan mamah sambil segini nya. Kenapa harus di tarik gini sih. Nanti kalau tangan mamah kenapa - kenapa gimana?" kata ku pada putri ku itu.
__ADS_1
Next Episode...
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸