
"Makannya jangan kebanyakan bengong, ntar kesambet baru deh tau rasa." kata ibunya Sinta menjawab ucapan Sinta.
"Ih... mamah ko bicara nya kaya gitu ke aku." kata Sinta tak terima dengan jawaban yang di berikan oleh ibu nya itu.
"Tapi ucapan bibi ada bener nya juga tau nggak Sin. Kamu itu jangan kebanyakan bengong." kata putri ku ikut dalam pembicaraan mereka.
"Ih... kenapa pada salahin aku sih. Iya deh iya aku nggak akan bengong lagi." kata Sinta menjawab ucapan putri ku dan ibu nya dengan nada sedikit emosi.
"Bener nih nggak akan bengong" kata putri ku sengaja berkata seperti itu pada Sinta.
"Iya nggak akan, puas sama jawaban aku itu, hah..." kata Sinta menjawab ucapan putri ku.
"Ih... Sin ko ngegas gitu jawabnya, ntar bisa - bisa keluar tuh api nya." kata putri ku menjawab ucapan Sinta. Hingga membuat Sinta semakin emosi di buat nya.
"Biarin biar sekalian, nanti api nya bisa bakar tubuh kamu ini, mau hah..." kata Sinta menjawab ucapan putri ku dengan sangat geram.
"Ih... takut nya" kata putri ku menjawab ucapan Sinta dengan menunjukkan wajah yang ketakutan.
__ADS_1
Sementara ibu nya Sinta yang melihat perdebatan diantara putri ku dan putri nya menjadi sangat pusing. Apalagi ketika pembicaraan mereka berdua seperti tak akan ada habisnya. Jika tak ada yang mencoba menghentikan perdebatan itu.
Sebelum hal itu terjadi maka dari itu, ibu nya Sinta langsung berinisiatif untuk menghentikan perdebatan mereka berdua.
"Udah... udah... kalian ini ya, kalau udah seperti ini kayanya nggak akan berhenti deh. Bikin pusing tau nggak denger perdebatan kalian ini." kata ibu nya Sinta pada putri ku dan Sinta.
Seketika perdebatan yang masih berlangsung antara putri ku dan Sinta langsung terhenti dengan sendiri nya.
Suasana di meja mereka saat ini menjadi hening tak ada lagi yang bicara. Sampai akhirnya terdengar suara seseorang.
"Em... itu mah, em..." kata Sinta mencoba menjawab ucapan ibu nya, namun masih sedikit kebingungan mau menjawab apa ucapan dari ibu nya itu.
"Em... em... terus nggak ada kata lain apa selain kata em." kata ibu nya Sinta menjawab ucapan Sinta.
"Maaf mah" kata Sinta seketika berkata seperti itu pada ibu nya.
"Lama bener sayang mau bilang maaf juga. Kenapa harus kata em dulu yang keluar kalau ujung - ujung nya minta maaf sama mamah." kata ibu nya Sinta menjawab ucapan Sinta.
__ADS_1
"Em... eh... itu mah tadi aku gugup sama bingung mau jawab apa?" kata Sinta menjawab ucapan ibu nya.
"Kamu nih baru aja di bilangin jangan bilang em, eh malah keluar lagi. Ckckck..." kata ibu nya Sinta menjawab ucapan Sinta.
"Hehehe... lupa mah" kata Sinta menjawab ucapan ibu nya dengan tertawa.
"Bibi aku juga minta maaf karena udah buat bibi pusing." kata putri ku seketika berucap seperti itu pada ibu nya Sinta.
"Iya deh bibi maafin" kata ibu nya Sinta menjawab ucapan putri ku.
"Lah mah ko aku tadi bilang maaf mamah nggak jawab kaya gitu deh ucapan aku." kata Sinta protes pada ibu nya setelah mendengar jawaban yang di berikan ibu nya Sinta pada putri ku.
next Episode...
Jangan lupa kasih like dan vote nya ya, kalau misalnya banyak yang like. Author akan up tiap hari lagi deh.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
__ADS_1