Suami Pilihan Ayahku

Suami Pilihan Ayahku
Episode 1


__ADS_3

Melati, sangat tak asing jika terdengar di telinga orang. Kenapa tidak, seorang wanita cantik tapi dengan kepribadian yang buruk. Melati adalah wanita pelayan di sebuah karaoke di kotanya. Bukan hanya malu tapi hinaan yang setiap hari terdengar di telinganya dan ayahnya. Tapi, itu bukanlah hal yang tidak biasa. Apalagi ocehan mulut tetangga siang dan malam yang selalu membicarakannya. Dia berangkat kerja pada malam hari dan pulang pada pagi hari. Ayahnya sudah sering menasehatinya untuk berhenti dari pekerjaan kotor itu, tapi tetap saja dia tidak pernah mendengarnya.


Pagi itu tepat pada jam 5 subuh, Melati baru saja pulang dari pekerjaannya dengan diantar oleh pacarnya yang bernama Edo. Dia langsung mengetuk pintu rumahnya, dalam keadaan mabuk. Edo langsung saja pergi meninggalkan Melati menaiki mobil mewahnya.


"Ayah ayah buka" teriak Melati.


Ayahnya baru saja selesai melaksanakan sholat, istighfar yang selalu ayahnya lakukan ketika mendengar anaknya itu berteriak di pagi hari. Ayahnya segera membuka pintu rumahnya.


"Nak kamu tidak apa-apa" ucap Ayahnya sambil memegang tangan Melati.


"Aku mau tidur yah Melati ngantuk" jawab Melati.


Ayahnya pun segera mengatar kan nya ke kamar. Setiap harinya tak henti-hentinya ayahnya berdoa agar Tuhan membukakan pintu hati Melatu untuk bertobat. Hanya menangis yang bisa ayahnya lakukan. Hati ayahnya hancur ketika melihat kelakuan Melati yang semakin menjadi-jadi.


Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang, Melati pun bergegas pergi ke kamar mandi. Seusai mandi dia pun langsung menuju meja makan.


"Bibi" ucap Melati.


"Iyah non ada apa?" jawab bibinya.


"Bi Ijah sekarang buatkan saya jus jeruk yah" ucap Melati dengan lembut.


"Siap non" jawab Bi Ijah.


Melati memang memiliki kepribadian yang buruk tapi, dia tidak pernah lupa akan hormat kepada orang yang lebih tua.

__ADS_1


"Ini non jusnya, bibi mau pergi cuci piring dulu" ucap Bi Ijah.


"Terima kasih Bi" jawab Melati sambil menyantap makanan yang ada di meja.


Tak lama kemudian ayahnya pun datang menghampiri Melati yang sedang makan.


"Melati ayah mau bicara sama kamu sebentar saja nak" ucap ayahnya.


"Ayah sebentar yah Melati lagi makan nih, nanti aja yah nunggu Melati selesai makan" jawab Melati.


"Sebentar saja nak" ucap Ayahnya.


"Yaudah Ayah mau ngomong apa?" tanya Melati menghentikan makannya.


"Ayah mau kamu berhenti dari pekerjaan kamu itu nak, dan segera menikah" ucap Ayahnya.


"Ayah bisa bantu kamu bekerja di perusahaan teman ayah nak" ucap Ayahnya.


"Enggak Ayah, pokoknya Melati gak suka dipaksa begini. Melati sudah dewasa, Melati tahu yang mana salah dan benar Ayah" jawab Melati.


"Tapi nak, ayah malu dengan pekerjaan kamu ini" ucap Ayahnya.


"Ayah dengerin Melati yah, ayah gak usah dengerin apa kata tetangga mereka gak tahu apa-apa yah tentang Melati. Sudahlah Melati mau masuk ke kamar saja" ucap Melati bergegas meninggalkan meja makan.


"Melati dengerin ayah dulu nak" ucap Ayahnya sambil melihat Melati yang bergegas pergi ke kamar.

__ADS_1


"Apa aku harus menjodohkan Melati saja yah, agar dia bisa berubah dan mencari pekerjaan yang benar" gumam ayahnya sambil tersenyum.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.........


Episode selanjutnya akan segera hadir yah teman-teman

__ADS_1


Jangan lupa like dan masukin saran yah kalau aja ada yang kurang pas, terus jangan lupa vote yah.


Terima kasih 😁😊


__ADS_2