Suami Pilihan Ayahku

Suami Pilihan Ayahku
Lelah


__ADS_3

Suara yang bergema mengisi ruangan kerja Alex. Begitupun diisi kepala Laura.


"Hah, aku sangat puas" Kata Alex sambil membaringkan tubuhnya dengan nafas yang terengah-engah.


"Apa kau menginginkan lagi Sayang " Goda wanita Alex.


"Nanti... Nanti jika aku merindukan mu, aku akan cari kamu. Sekarang pulang lah dulu, aku ingin istirahat" Jawab Alex sambil membelai nya.


"Akhhhhh, kamu mengusir ku?"


"Tidak Sayang, aku hanya lelah dan ingin istirahat dulu, agar saat bersamamu aku bisa lebih semangat lagi" Bujuk Alex.


"Baiklah, aku oergi dulu" Jawab wantai itu, dia memungut pakaian nya yang tak karuan dibuang kesana kemari oleh Alex. Selesai berpakaian wanita itu pergi dan tersenyum sinis saat berjalan didepan Laura.


"J*l*ng" Ucap Laura diiringi senyuman sinisnya.


"Akhhhh, aku lupa jika ada bidadari ku yang menantikan belaian ku. Kemarilah Sayang, pijat aku" Ucap Alex tapi tak dihiraukan Laura.


"Apa kau ingin aku seret ?" Ucap Alex sedikit kesal. Dengan terpaksa Laura berjalan mendekati Alex. Dengan sigapnya Alex menarik Laura hingga jatuh kebawah kendali Alex.


"Kenapa kau begitu cantik Sayang !" Goda Alex sambil melepaskan baju Laura.


"Alex.... Apa kamu gak capek ? Tadi katanya mau istirahat dulu, aku akan pijat sambil kamu tidur" Hindar Alex.

__ADS_1


"Kau ingin lembut atau kasar Sayang ?" Tanya Alex. Laura sangat paham betul apa maksud Alex. Dengan kata lain, Jika Laura terus menolak, Maka kasar adalah jawabannya. Terpaksa Laura mengikuti kemauannya.


"Bagaimana Sayang ?" Tanya Alex lagi sambil membuka pelan baju Laura. Dengan sigap Laura mengalungkan tangannya dileher Alex dan mulai menciumi Alex. Alex tersenyum puas dan membalas ciuman Laura. Suara mereka bergema diruangan Alex.


***


Tampak Vian yang sedang menatap kosong sambil menyenderkan tubuhnya dikursi kerjanya. Vian yang tampak memikirkan sesuatu, sampai karyawan nya memanggil berkali-kali tapi tak dijawab.


"Pak..." Suara keras yang membuyarkan lamunan Vian.


"Ahh, iya. Ada apa?" Kaget Vian.


"Maaf pak, tapi dari tadi saya sudah panggil berkali-kali tapi Bapak tak menjawabnya. Maaf jika saya lancang" Ucapnya.


"Ohhh, tak apa. Maaf, saya melamun. Ada apa?"


"Baik, kamu bisa pergi" Jawab Vian.


"Baik Pak "


"Hah, Kenapa denganku. Kenapa akhir-akhir ini Cinta seperti menghindari ku, Dan apa salahku sampai Cinta bersikap dingin denganku. Apa aku melakukan kesalahan, atau aku melupakan sesuatu ? Hah, aku sangat bingung dan tidak bisa berfikir ". Kesah Vian.


***

__ADS_1


"Papa, Kok tumben Papa masih pagi sudah kesini? Apa Papa mencari Vian ?" Tanya Cinta kaget saat mengetahui mertuanya berkunjung kerumahnya.


"Tidak Cinta, Papa ingin bertemu denganmu" Jawab Pak Handoko.


"Cinta pa? Tapi, mengapa ?" Heran Cinta.


"Ada yang ingin Papa tanyakan "


"Masalah apa Pa?" Tanya Cinta semakin heran.


"Jadi, Sebelumnya Papa minta maaf jika Papa ikut campur masalah ini. Dan Papa harap kamu bisa mengerti dan selalu mempercayai suami kamu dalam kondisi apapun ".


"Papa...."


"Pa, tolong jangan mempersulit Cinta dengan kata-kata yang Cinta gak mengerti. Langsung saja keintinya pa". Potong Cinta. Dan Pak Handoko menarik nafas panjang.


"Cinta, apa kamu sudah bertemu dengan Laura ? Mantan tunangan Vian ?" Tanya Pak Handoko yang sudah jelas mengagetkan Cinta.


"Ada apa Papa tiba-tiba menanyakan hal itu?"


"Cinta, apapun masalah yang menimpa rumah tangga kalian, Papa harap kamu masih percaya dengan Vian. Jangan menyimpulkan masalah sendiri, alangkah baiknya jika kamu dan Vian saling terbuka. Jika ada jangkal dihatimu, tanyakan kepada Vian jangan menyimpulkan sendiri. Kamu harus percaya jika Suami mu tak akan bermain api dibelakang mu". Tegas Pak Handoko.


"Maksud Papa, Cinta harus percaya dengan Vian ? Dan tidak menaruh curiga saat Vian diluar sana entah dengan siapa?"

__ADS_1


"Cinta, Jika kamu masih penasaran, tanyakan dengan suamimu. Pasti dia akan bicara dengan jujur kepadamu. Dan perlu kamu tau, bahwa Vian menolak dengan tegas saat Papa ingin menjodohkan nya dengan Laura, sampai dia menawarkan diri untuk membantu Ayah mu dengan balasan kamu mau menjdi istrinya. Karna sudah sangat lama Vian memperhatikan dan selalu menginginkan kamu menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya. Papa harap, dengan masalah yang belum kamu ketahui kamu jangan sampai menyesal ii nya". Tegas Pak Handoko lagi dan semakin membuat Cinta penasaran dengan hubungan Vian dan Laura.


...****************...


__ADS_2