
Seusai sarapan pagi, Melati langsung pergi ke kamarnya.
"Siapa sih wanita itu?" gumam Melati.
Ponsel Melati tiba-tiba berdering, Melati langsung mengambil ponselnya dan melihat.
Melati terkejut karena yang menelponnya adalah Ardha sepupu laki-lakinya yang sudah lama tak menelponnya. Melati langsung saja mengangkat telpon itu.
"Halo" ucap Melati.
"Hola. Good morning Melati, sudah lama sekali kita tidak bicara" ucap Ardha.
"Iya kak sudah lama sekali, ada apa emangnya kak?" jawab Melati.
"Melati aku rindu sekali sama kamu, 13 tahun aku sudah meninggalkan kamu untuk kuliah di luar negeri. Aku harap kamu juga merindukan aku, aku sangat penasaran dengan wajah mu yang sekarang kamu pasti sangat cantik" ucap Akbar.
"Iya kak aku juga rindu sama kakak, gak terasa udah tua aja sekarang" jawab Melati sedikit mengejek.
"Tua siapa yang tua?" ucap Ardha.
"Hahahaha gak papa kok kak" jawab Melati tertawa kecil.
"Kamu ini sampai sekarang masih aja lucu gak berubah" ucap Ardha.
"Hehehe iya kak Ardha yang tua, dadah kak Ardha" jawab Melati tertawa dan langsung menutup telpon.
"Eh belum juga selesai ngomong udah dimatikan, ini nih yang membuat aku gak bisa move on dari kamu tambah cinta deh kalo kek gini" gumam Ardha senyum-senyum sendiri di rumah.
Melati lalu keluar dari kamarnya dan menemui ayahnya di ruang tamu.
"Ayah. Kenapa ayah gak bilang kalau kak Ardha udah pulang?" tanya Melati.
"Ardha sudah pulang yah, kok ayah gak tahu" ucap ayahnya pura-pura tidak tahu.
"Kirain ayah udah tahu terus lupa kasih tahu Melati" jawab Melati.
"Yaudah cepetan kamu ke rumahnya Ardha temuin dia cepat, kalian kan sudah lama tidak main bersama" ucap ayah Melati.
"Iyah ayah Melati siap-siap dulu" jawab Melati.
Setelah berganti baju Melati langsung bergegas pergi ke rumah Kak Ardha. Setelah sampai Melati langsung mengetuk pintu rumah Kak Ardha.
Tok tok tok tok............
Ardha langsung membuka pintu rumahnya. Ardha terkejut melihat wanita cantik yang sedang berdiri dihadapannya.
"Kamu Melati?" ucap Ardha.
"Iyah kak ini Melati" jawab Melati sambil tersenyum.
__ADS_1
"Kamu cantik banget" ucap Ardha.
"Kak Ardha juga makin ganteng kok, yaudah kak yuk kita ngobrol udah lama banget gak ngobrol sama kakak" jawab Melati.
"Iyah Melati silahkan masuk" jawab Ardha.
Ardha semakin terpesona dengan kecantikan Melati, dia tidak bisa berkata-kata apapun ketika melihat Melati berbicara dengan lembut padanya. Pipi merah merona yang menghiasi wajahnya sangat membuat Ardha terpesona dan seakan tak ingin berpaling.
"Kak, kak Ardha" ucap Melati sambil melambaikan tangannya tepat di depan wajah Ardha.
"Hmmmm Iyah Iyah Melati kenapa" jawab Ardha terkejut.
"Kakak kenapa sih" ucap Melati tertawa.
"Enggak papa kok, Kakak gak papa" jawab Ardha.
"Oh iya kakak sendiri aja di rumah?" ucap Melati sambil melihat-lihat sekeliling.
"Iyah ayah sama mamah lagi ada kunjungan ke luar kota, terus bibi lagi pulang kampung" jawab Ardha.
"Jadi kakak hidup mandiri dong" ucap Melati sedikit mengejek.
"Iyah Melati" jawab Ardha.
"Kak gak kerasa sekarang kita sudah dewasa aja" ucap Melati tersenyum.
"Iyah kak masih SD, sekarang mah udah 25 tahun" jawab Melati.
"Kakak juga semakin tua udah 29 tahun tapi sampai sekarang masih belum punya pasangan" ucap Ardha mulai sedih.
"Emangnya kakak nungguin siapa sih. Masa kakak gak nemu, cewek di luar negeri kan cantik-cantik kak" ucap Melati tertawa.
"Kakak lagi nunggu seseorang yang dari dulu sampai sekarang tetap kakak cintai" jawab Ardha menatap ke arah Melati seakan mengisyaratkan bahwa Melati adalah orang yang dia cintai.
"Emmm gitu yah, kenalin dong kak sama Melati masa gitu sih jahat banget. Melati kan juga mau kenal sama orang yang kakak cintai itu" jawab Melati.
Lalu mereka tertawa bersama, mengingat masa-masa kecil mereka dulu yang sangat bahagia. Tak tahan rasanya Ardha ingin mengatakan perasaannya sama Melati saat itu. Tapi Ardha masih mengingat satu hal yang tidak akan dia ingkari.
Melati pun pulang dari rumah Ardha.
"Ayah" ucap Melati langsung memeluk ayahnya.
"Eh anak ayah sudah pulang, gimana tadi?" Jawab ayahnya.
"Emmm kak Ardha udah tua yah sekarang" ucap Melati.
"Kamu ini, emangnya kamu masih muda sampai bilang kalau Ardha tua" jawab ayahnya.
"Hehehe Iyah yah Melati juga udah tua" ucap Melati tertawa.
__ADS_1
"Yasudah kamu cepetan ganti baju terus cuci kaki langsung tidur yah nak jangan main hp kamu harus istirahat" ucap ayahnya.
"Siap ayah, otw kamar nih" jawab Melati langsung bergegas menuju kamar.
~Di rumah Ardha~
Ardha menelpon seseorang..............
"Halo, Tante tadi Melati ke rumah" ucap Ardha.
"Dia sendirian kan atau dengan ayahnya?" jawab wanita ditelpon.
"Sendiri kok Tante, Tante sabar yah sebentar lagi Ardha akan mempertemukan Tante sama Melati" ucap Ardha.
"Iya Ardha Tante sudah tidak sabar bagaimana wajahnya sekarang, bagaimana suaranya" jawab wanita ditelpon.
"Melati sekarang cantik Tante, tapi tadi Ardha gak sempet foto sama Melati maaf yah Tante" ucap Ardha.
"Iya Ardha tidak apa-apa, tapi kamu harus ingat dengan tujuan kita dan janji kamu. Tante tahu kamu suka sama Melati tapi Tante mohon jangan sampai kamu katakan yah. Tante tidak mau Melati tahu, Tante takut Melati akan marah sama kamu. Kamu tahu kan karakter Melati" jawab wanita ditelpon.
"Iya Tante tenang aja Ardha sangat ingat sekali, yaudah Tante Ardha mau makan malam dulu" ucap Ardha.
"Iya Ardha" jawab wanita ditelpon.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG
Siapa yah wanita ditelpon simak terus yah kisahnya nanti teman-teman akan tahu wanita ditelpon itu siapa, mungkin ada juga yang udah nebak, pokonya simak terus deh siapa tahu tebakannya benar.
TERIMA KASIH
__ADS_1