Suami Pilihan Ayahku

Suami Pilihan Ayahku
Liburan 9


__ADS_3

"Hah, kamu semunafik ini ya sama aku. Dibelakang istri kamu, kamu bisa bermain denganku dan bilang bahwa tubuhku lebih indah dibanding tubuh wanita ****** ini. Dan sekarang didepan dia kamu seperti ini. Dasar Pria ********" Bentk Laura.


"Gila kamu. Jika bukan kamu yang memasukkan obat bius dan perangsang di tubuhku, aku gak akan seperti itu" Jawab Vian kesal


"Kami sendiri yang menarik ku dan kamu sekarang menuduhku seperti itu. Kamu waras?" Tanya Laura dengan nada keras


"Kami yang gila kamu yang gak waras. Sudah, jangan ganggu rumah tanggaku. Minggir, kita mau pergi " Bentak Vian


"Gak, kamu harus tanggung jawab Vian "


"Tanggung jawab apa?" Bentak Vian.


"Aku hamil"


"Hah, hamil?" Sinis Cinta.


"Iya, aku hamil anak Vian " Tegas Laura.


"Kamu yakin?" Jawab Cinta santai.


"Mengapa aku gak yakin. Apa kamu tau, bahwa malam itu kita menghabiskan malam yang panas bersama. Kamu sudah lihat kan fotonya" Jelas Laura


"Ohhh, jadi itu kamu yang kirim?" Tanya Cinta.


"Iya, kenapa? Kamu kaget, atau Kecewa dengan suamimu ini" Ejek Laura.


"Hah,Asal kamu tau. Cuma wanita murah yang rela dirinya dipermainkan oleh Pria lain. Apalagi Pria tersebut memiliki seorang istri. Dan lagi, bisa dilihat disini siapa yang murah dan siapa yang gak punya harga diri sama sekali" Ketus Cinta


"Kau...."

__ADS_1


"Apa? Benar kan kataku. Jika kamu tidak murah, lantas apa ?" Ketus Cinta lagi.


"Vian tidak mencintai mu. Jika di mencintai mu, dia gak akan tidur denganku" Ejek Laura


"Dia hanya mencari wanita sesaat untuk dijadikan pelampiasan saja. Jika dia bosan dia akan pergi meninggalkan mu, dan kamu terlalu membawa perasaan. Atau memang kamu suka dijelajahi oleh Pria manapun? Dasar ******" Ucap Cinta membuat Laura marah dan mendorong tubuh Cinta kuat sampai Cinta terjatuh keras.


"Awwww" Rintih Cinta.


"Sayang" Panik Vian.


"Ahhhhhh"


"Hah, rasakan itu. Dasar wanita ******. Kamu gak ada bedanya dengan perempuan *******" Ucap Laura.


"Kenapa perut ku sakit" Batin Cinta sambil terus memegangi perutnya.


"Per-ut ku..... Sa-sakit....." Jawab Cinta sambil menahan sakit. Tiba-tiba darah segar keluar dari perut Cinta.


"Darah?" Kaget Vian dan Cinta.


"Kita kerumah sakit sekarang " Jawab Vian yang langsung mengangkat Cinta dan membawa kemobil.


"Viannn......" Teriak Laura namun tak di hiraukan Vian. Karna baginya Cinta lebih utama.


"Darah? Apa jangan-jangan Cinta....." Guman Laura.


"Hah, Bagus jika memang benar. Biar dia gila lagi dan aku akan jadi wanita Vian satu-satunya. Hahahah"


***

__ADS_1


Pyarrrr .Tak sengaja gelas yang Bunda cuci pecah.


"Kenapa perasaan ku gak enak ya? Semoga Cinta dan Vian baik-baik saja" Batin Bunda.


"Kenapa Bun ?" Kaget Pak Bram.


"Ahhh, tangan Bunda licin Yah. Jadi gelasnya jatuh" Jawab Bunda.


"Hati-hati Bunda. Lebih baik Bunda istirahat saja,biar Ayah yang meneruskan. Pasti Bunda capek "


"Iya Yah. Makasih ya Yah " Ucap Bunda. Dan Bunda berjalan menuju kamarnya untuk beristirahat.


***


"Gimana dok keadaan istri saya?" Tanya Vian.


"Istri ada keguguran Pak " Jawab Dokter itu. Membuat Vian lemas.


"Ke-keguguran Dok ?" Jawab Vian kaget dan takut.


"Iya, usia kandungannya masih sangat muda, masih 2 Minggu. Istri Bapak seharusnya jangan diajak berpergian dulu. Apa lagi sampai kelelahan. Atau gak jangan dibuat berhubungan dulu. Terutama jangan dibuat sedih sampai berfikir terlalu berlebihan. Karna itu semua akan membuat janinnya bahaya" Jawab Dokter nya. Vian hanya bisa diam tak berbicara. Dia bingung dan takut jika Cinta akan depresi seperti sebelumnya.


"Ohh iya, apa sebelumnya istri Bapak pernah keguguran ?" Tanya Dokter.


"Iya Dok, sekitar 3 bulan lalu" Jawab Vian.


"Hah, Pak. Untuk pemulihan kali ini mungkin membutuhkan waktu lama. Bisa sampai satu tahun untuk bisa hamil, bahkan lebih" Jawab Dokternya. Vian hanya bisa diam tak berkutik.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2