Suami Pilihan Ayahku

Suami Pilihan Ayahku
Liburan 2


__ADS_3

"Hemmmmm" Cinta membuka matanya dan melihat ke sekelilingnya.


"Mana Vian ?" Cinta melihat-lihat kemana perginya suaminya itu. Cinta beranjak dari tempat tidurnya dan mencari Vian kedapur.


"Sedang apa?" Tanya Cinta menghampiri Vian.


"Bikin sarapan. Udah mandi?" Tanya Vian.


"Belum, masih males" Jawab Cinta.


"Hari ini mau di Hotel aja atau mau keluar untuk jalan-jalan ?" Tanya Vian sambil sibuk memasak.


"Aku masih capek, jadi di hotel aja" Jawab Cinta.


"Yaudah, kamu mau sarapan dulu apa mandi dulu ?" Tanya Vian lagi.


"Sarapan saja dulu". Mereka pun sarapan bersama.


***


Setelah bolak-balik sana kemari mencari penerbangan pesawat Vian dan Cinta. Akhirnya Laura menemukannya. Dan saat itu juga Laura bersiap-siap untuk menyusul mereka berlibur.


"Tunggu aku Sayang " Batin Laura sambil tertawa puas.

__ADS_1


"Halo Tuan, Sepertinya Nona Laura ingin mencari Tuan Vian dan Nyonya Cinta berlibur " Ucap Bawahan Pak Handoko lewat telvonnya.


"Terus ikuti dia, jika dia ingin menyusul Vian dan Cinta kamu juga pergilah. Untuk biaya dan semuanya biar saya yang urus" Jawab Pak Handoko.


"Baik Tuan besar " Jawab bawahan nya. Dia pun mengikuti Laura untuk menyusul Vian dan Cinta. Setelah beberapa jam menunggu pesawat untuk terbang, akhirnya jam yang ditentukan pun datang. Laura pun berangkat dan diikuti oleh bawahannya Pak Handoko. Setelah sampai di kot dimana Vian dan Cinta berlibur, Laura memesn hotel untuk beristirahat. Dan Bawahan Pak Handoko pun memesan hotel yang bersebelahan dengan Laura.


"Hah, akhirnya aku bisa merebahkan tubuhku " Ucap Laura sambil meletakkan tubuhnya di kasur empuk.


"Setelah ini aku akan mencarimu Vian. Dan akan aju pastikan kamu pulang dengan menjadi status sebagai Duda kaya dan tampan. Dan akulah yang akan menjadi istrimu seutuhnya. Hahahaha" Lanjut Laura dengan bahagia.


***


"Gus, menurut mu apa saya terlalu jauh untuk ikut campur masalah rumah tangga anak saya?" Tanya Pak Handoko.


"Saya harap seperti itu Gus " Jawab Pak Handoko.


"Siapapun yang membuat anak dan menantuku menderita, dia akan saya buat lebih menderita lagi. Entah siapapun dia" Batin Pak Handoko.


***


"Ma, makan dulu ya" Ucap Pak Tama sambil mengarahkan sendoknya kemulut istrinya. Istrinya diam saja tanpa membuka mulutnya dan malah melempar sendok yang ada di depannya.


"Ma...." Bentak Pak Tama.

__ADS_1


"Hah, Bagaimana aku bisa tahan jika istri dan anakku seperti ini" Ucap Pak Tama sambil mengusap kasar kepalanya.


"Ma, bantu Ayah ma. Jangan seperti ini. Cukup Bara yang merepotkan Ayah, kamu jangan Ma. Ayah masih membutuhkan kamu Ma" Ucap lirih Pak Tama sambil memeluk kaki istrinya itu.


***


"Nak, Sayang. Kamu kok pulang larut malam sih akhir-akhir ini. Kamu kenapa ?" Tanya Mama Kirana.


"Gak papa Ma, Kirana cuma ada kerjaan lain jadi Kirana biasahnya menginap di rumah temenku" Jawab Kirana santai.


"Ohh iya, nanti malam Kirana nginap lagi ya ma di rumahnya temanku. Jadi Mama sama Papa gak usah kawatir " Lanjut Kirana.


"Hah, iya Sayang. Hati-hati ya" Jawab Mama Kirana.


Skip malam di hotel.


"Malam Sayang " Ucap Pria yang baru datang dan disambut oleh Kirana.


"Kenapa lama banget sih?" Cemberut Kirana sambil menutup pintu hotel.


"Maaf Sayang. Tadi macet dijalan dan aku baru selesai meeting dengan Klain " Ucap Pria itu yang tak lain adalah Alex. Iya, dia adalah mantan kekasih Laura.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2