Suami Pilihan Ayahku

Suami Pilihan Ayahku
Liburan 15


__ADS_3

Pria itu memotret tubuh Laura dengan banyak dan dilanjutkan salah satu diantara mereka melebarkan kaki Laura dan menampakkan pink meronanya. Pria itu memotret nya dan jarinya masuk dan dimainkan. Pria itu merekam tubuh Laura dari bawah hingga wajahnya. Dan memusatkan pada jarinya yang digerakkan itu. Munafik jika Laura tak menikmatinya. Saat dia ingin sampai Pria itu segera mengambil vidio Laura saat dia ******** Keras. Dan cairan hangat keluar.


"Br*ngs*k..... Lepaskan aku" Teriak Laura. Pria didepannya sudah menjulurkan miliknya dan menutup kan ke mulut Laura.


"Nikmati saja Nona. Kau Akan puas dengan punyaku" Jawab Pria itu. Dia menggerakkan miliknya dan menghentakkan saat mau sampai. Laura memuntahkan kembali cairan itu.


"B*j*ng*n....." Teriak Laura.


"Ini hukuman untukmu karna sudah membuat anak bos kami meninggal. Dan ini hukuman karna kau berani membuat bos kami hampir berpisah dengan istrinya. Jika kau masih mengganggu bos kami, maka kami akan mengirim mu untuk menjadi wanita penghibur " Tegas Pria itu. Laura syok dengan ucapa Pria itu. Dia sangat kaget jika yang menyuruh Pria ini semua adalah Vian.


"Vi....Vian....." Guman Laura.


"Akhhhhhh....." Teriak Laura saat sesuatu memasukinya.


"Ayolah, aku tau jika kau sudah banyak tidur dengan Pria mana pun. Bahkan kau juga pernah hamil dan Pria mu membuat mu keguguran karna tidak mau punya anak darimu" Jawab Pria iti dengan senyuman nya. Dia melakukan dengan kasar membuat Laura mringis kesakitan. Namun dia juga merasakan getaran yang hebat, baru kali ini dia bisa menikmati nya. Mungkin karna ukuran dan cara Pria ini melakukan nya dengan hebat. Sebelum ini Laura tak pernah bisa merasakan kenikmatan ini.


***

__ADS_1


"Vian....." Panggil Cinta.


"Vian kemana ya?" Cinta melihat sekelilingnya namun tak menemukan Vian.


"Duh, kemana sih dia. Kok gak ada. Apa dia keluar ya?" Cinta duduk di sofa sambil menonton TV. Tak lama kemudian Vian datang dengan membawa beberapa kantong plastik.


"Kami dari mana?"


"Ehhh Sayang. Ini habis belanja buat keperluan dapur. Kamu udah bangun dari tadi?" Tanya Vian sambil meletakkan kantong plastik tersebut keatas meja makan.


"Sayang, tolong kamu bereskan ya. Aku mau kekamar kecil dulu" Ucap Vian.


"Iya" Jawab Cinta.


Vian pun segera berlari menuju kamar mandi. Karena dia sudah tidak tahan lagi.


"Sekalian mandi Vian. Aku kau nyiapin makan malam juga" Teriak Cinta.

__ADS_1


"Baik Sayang ku" Jawab Vian dari dalam sana.


Cinta pun memakai apronnya dan memasak untuk makan malam mereka. Setelah semua selesai, dia menata makanannya di atas meja makan dan Vian sudah menghampiri nya.


"Wangi banget. Sampai tercium di dalam kamar" Ucap Vian sambil mencium pipi Cinta.


"Vian.... Ini Hotel. Jelas saja jika baunya tercium. Beda lagi kalau Apartemen " Jawab Cinta.


"Apa kamu menyindir ku Sayang?"


"Maksudmu?" Tanya Cinta.


"Yaa.... Mungkin kamu nyindir aku karena ngajak kamu menginap di Hotel, bukan di Apartemen " Jawab Vian.


"Apaan sih, siapa juga yang nyindir. Aku ngomong apa adanya kok. Lagian kamu aneh juga, mau dimana pun asalkan nyaman buat ditempati. Aku juga suka karna gak buang-buang tenaga untuk membersihkan nya. Dan jaraknya juga dekat. Sudahlah jangan banyak omong. Aku mau mandi dulu. Kamu kalau laper makan dulu aja" Ucap Cinta dan berjalan menuju Kamar mandi.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2