
Cinta yang menunggu Vian untuk keluar dari Apartemen Laura sudah hampir 30 menit. Ingin rasanya Cinta mendobrak pintu apartemennya, namun Cinta tak kuat jika kenyataannya Vian memang benar masih mengharapkan mantan tunangannya itu. Cinta masih menunggu dengan terus memandangi Apartemen Laura.
"Hah, sudah 40 menit lebih dan mereka masih didalam bersama. Apa aku sebodoh ini menunggu orang yang sedang bersenang-senang ?" Air mata Cinta sudah tak kuat lagi dan menetes dengan sendirinya.
"Kenapa aku sangat lemah, mungkin mereka hanya membahas tentang pekerjaan saja dan tak lebih. Iya, benar mereka hanya saling membahas kerjaan saja" Ucap Cinta untuk menguatkan hatinya. Namun kenyataannya dia tetap mengetes air mata dan semakin deras.
"Ahhh sayang. Kenapa kamu sangat gagah sekali" Ucap Laura saat memandangi semua bagian tubuh Vian tanpa terkecuali. Tak lupa Laura melepaskan semua pakaiannya dan mulai mengambil foto dengan diambil dari sisi samping yang nampak Vian seperti memeluknya. Tak hanya itu Laura juga berpose diatas Vian dengan tanpa menggunakan apapun.
"Sempurna, dengan foto ini sudah sangat cukup untuk membuat kamu selalu di pihakku Sayang " Ucap Laura tertawa dengan puas.
"Tapi aku sangat ingin mencicipi milikmu Sayang " Ucap Laura lagi saat melihat milik Vian yang gagah dari pada milik Pria yang selama ini dia temui.
"Hah, sudah hampir satu jam mereka di dalam sana. Mengapa aku masih bodoh untuk menunggu mereka?" Cinta pun berjalan cepat menuju mobilnya dan pergi dengan hati kecewa.
"Kenapa sangat menggoda sekali " Laura mulai bermain dengan benda milik Vian. Sesekali dia ******* dengan agresif. Membuat milik Vian berdiri tegak.
"Aku sangat menginginkan nya. Aku ingin memiliki nya" Ucap Laura lagi.
"Saat Laura ingin memasukkan benda berotot itu kemiliknya Vian tengah sadar dan kaget saat Laura sudah siap diatasnya.
"Laura ?" Kaget Vian dan reflek mendorong tubuh Laura.
__ADS_1
"Ka.. kamu kenapa seperti itu? Ini dimana?" Binggung Vian.
"Aku menginginkan kamu Vian, aku mencintaimu. Ceraikan istri mu yaa dan menikah denganku" Rayu Laura lagi sambil mendekati Vian.
"Gila kamu, aku gak akan ceraikan istriku" Bentak Vian. Vian mulai merasakan tubuhnya sedikit panas.
"Kalau begitu aku siap jadi selingkuhan mu. Aku mohon Vian jangan tinggalkan aku " Renggek Laura sambil memeluk Vian.
"Kamu gila Laura. Minggir ..." Bentak Vian lagi. Vian dengan cepat memakai pakaiannya lagi. Dan mencoba keluar dari Apartemen Laura dengan kepada yang sedikit pusing.
"Aku akan buat kamu yang datang sendiri Vian " Ucap Laura.
"Hah, hampir saja. Kenapa Laura bisa senekat itu. Kenapa aku gak bisa menyadari sebelumnya. Sial....." Kesalnya. Vian dengan cepat melajukan mobilnya kerumah. Karna dia takut jika dia melakukan yang tidak-tidak di luar sana.
"Ada apa denganku, mengapa rasanya tubuhku panas setelah aku pingsan. Minuman apa yang diberikan Laura kepadaku. Mengapa aku bisa tak menyadarinya" Ucap Vian sambil berusaha menahannya. Setelah sampai dirumah Vian dengan cepat berjalan mencari Cinta.
"Sayang kamu dimana?" Panggil Vian tapi tak ada sahutan.
"Haish.... Lebih baik aku tidur sajalah. Jika memikirkan kejadian tadi rasanya seperti orang gila saja" Ucap Cinta sambil menghela napas panjang.
"Akhhh...." Teriak Cinta saat ada yang menariknya.
__ADS_1
"Vian... Kamhp...." Vian langsung mencium Cinta dengan agresif. Cinta memukul-mukul dada Vian tapi dibiarkan oleh Vian.
"Tolong aku Sayang " Bisik Vian sambil menciumi leher Cinta.
"Kamu kenapa?" Binggung Cinta.
"Tubuhku, ....."
"Panas ..." Lanjut Vian lagi sambil melepas semua pakaiannya.
"Aku mau kamu Sayang. Bantu aku...." Lanjutnya. Vian melepaskan semua pakaian Cinta dengan tergesa-gesa, seperti seorang yang kehausan.
"Vi.....an Pelan..." Ucap Cinta saat Vian memainkan buahnya dengan agresif.
"Tak biasahnya dia seperti ini. Dia kenapa ?" Batin Cinta sambil menahannya. Vian terus bermain dan turun menuju pink merona Cinta. Dia mulai menjulurkan lidahnya kedalam dan bermain dengannya.
"Viaannnnhhhhhh....." Cinta sedikit kesakitan, tak biasahnya Vian seperti ini. Biasahnya dia selalu lembut.
"Sial........ " Ucap Vian sambil mengarahkan miliknya kedalam pink meronanya.
"Viiaannnnnnnhhhh" Teriak Cinta sambil meremas lengan Vian. Vian langsung menutup mulut Cinta dengan tangannya dan mulai menggerakkan pinggulnya. Perjalanan panas mereka berlangsung cukup lama membuat mereka tertidur pulas sampai malam.
__ADS_1
...****************...
Note: Assalamualaikum pembaca novel mangan toon yang cantik dan ganteng. Maaf yaa jika ceritanya kurang bagus atau menarik. Jika ada kritik dan saran boleh kok dikomen dikomentar, supaya bisa saya perbaiki. Terimakasih untuk waktunya. Dan selamat menikmati. Waalaikumsallam 😘