Suami Pilihan Ayahku

Suami Pilihan Ayahku
Curiga


__ADS_3

"Bun, besok Ayah akan keluar kota untuk membeli beberapa bahan yang sudah kosong. Apa kamu mau ikut ?". Tanya Ayah Cinta sambil meneguk kopinya.


"Emmm, sepertinya Bunda gak bisa Yah. Karna besok ada pesanan kue bolu untuk acara tetangga sebelah. Jadi Ayah berangkat sendiri saja yaa, atau mungkin sama Toni saja Yah, untuk membantu membawa bahannya " Sahut Bunda.


"Yahh, gak papa juga sih. Nanti takutnya ada yang ngambek kalau gak ditawarin ikut. Salah lagi nanti ". Jawab Pak Bram lagi


"Memangnya aku seperti itu?". Kesal Bunda dengan wajah cemberut.


"Tidak, Bunda tidak seperti itu kok. Ayah hanya asal bicara saja".


"Alah, tadi Ayah bilang kalau aku suka ngambek kan kalau gak diajak?". Ketus Bunda lagi


"Bulan kemarin yang gak Ayah ajak keluar kota untuk mempromosikan Cafe kita, siapa yang marah sampai berhari-hari ? Dan mogok ngomong juga?" Tanya Pak Bram.


"Ehem, kan... kalau masalah itu karna....-"


"Karna apa?". Potong pak Bram.


"Yaa karna ada mantan kamu" Sewot Bunda dan dibalas ketawa oleh Pak Bram. Sangat lucu sekali bagi Pak Bram karna diumur mereka yang bukan lagi remaja tapi Bunda Cinta yang masih seperti anak SMA saja yang masih cemburu an. Persis seperti Cinta anaknya.


***


Mas jangan lupa yaa nanti malam. Isi pesan dari nomor yang asing.


"siapa yang mengirim pesan seperti ini ?" Batin Cinta.

__ADS_1


"Kenapa Sayang " Tanya Vian yang baru keluar dari kamar mandi sambil menggosok rambutnya dengan handuk.


"Gak papa". Kaget Cinta yang reflek menaruh kembali ponsel Vian.


"Kenapa aku jadi takut gini. Kan seharusnya aku bertanya itu tadi nomor siapa. Malah aku panik sendiri dan menghindar ". Batin Cinta lagi.


"Kamu kenapa sih, seperti ada yang kamu fikirkan dari tadi". Tanya Vian lagi


"Gak papa, aku cuma capek aja". Jawab Cinta kesal


"Capek kenapa, kan semalam cuma tidur aja gak ngapa-ngapain ". Jawab Vian.


"Atau itu sebenarnya kode untuk ku supaya kalau malam harus ngapa-ngapain biar capek beneran ?". Goda Vian.


"Apa sih, udah cepet sana ganti baju dan kerja".


"Oke kalau begitu, aku cepet-cepet siap-siap dan pergi kekantor saja. Yang dirumah lagi ngambek". Goda Vian lagi dan malah membuat Cinta semakin kesal.


"Iya bilang saja kamu cepet-cepet mau ketemu dia yang ngirim pesan tadi. Jangan-jangan dia Laura yang kemarin? Kan setelah kemarin dia kesini terus ada pesan gitu. Apa Vian benar-benar masih ada rasa sama dia yaa?"


Batin Cinta lagi. Dan tanpa disadari Vian sudah siap untuk oeegi kekantor.


"Aku berangkat dulu nih yaa". Pamit Vian dengan disengaja tanpa mencium kening Cinta.


"Seinginnya itu ingin ketemu cewek itu sampai lupa sesuatu denganku?". Batin Cinta kesal .

__ADS_1


"Seperti nya istriku sedang kesal karna aku tidak mencium keningnya. Salah siapa tadi malam cuekin aku dan sekarang malah nyuruh aku cepet-cepet kekantor. Awas aja yaa aku balas ganti. Hehehe". Batin Vian sambil menuju mobilnya dan melajukan mobilnya. Tampak Cinta yang melihatnya dari dalam sambil kesal karna Vian yang tak balik untuk menciumnya.


"Hih, dasar cowok sama saja. Awas aja ya kamu nanti. Huh" Kesal Cinta dan berlari menuju kamarnya.


***


Teriak Laura saat sesuatu masuk miliknya.


"Kenapa kamu sangat nikmat Sayang ". Teriak Alex sambil ******** dua bongkahan Laura membuat Laura hilang kendali dibawahnya.


Semakin cepat Alex menggerakkan semakin membuat Laura meremas kasurnya.


"Akh... akhuhh ingin sampai" Teriak Laura dan semakin kuat Alex menggerakkan membuat mereka sampai bersama. Alex meletakkan tubuhnya disamping Laura sambil mengatur nafasnya yang terengah-engah.


"Apa kamu menikmati nya Sayang ?" Tanya Alex sambil menciumi pipi Laura membuat dia jijik sekali.


"Alex aku capek dan setelah ini aku harus kekantor" Hindar Laura.


"Kenapa kamu terburu-buru. Kita baru bermain 3 ronde Sayang dan aku masih menginginkan nya". Ucap Alex sambil memasukkan tangannya keselimut Laura. Tangan Alex kini telah menjajah inti Laura dan memasukkan jarinya membuat Laura kaget dan refleks teriak saat tangan Alex menggerakkan nya.


"Alex aku lelah". Ucap Laura dan Alex semakin kuat menggerakkan nya membuat Laura mengigit bibir bawahnya.


"Nan... nanti aku kesini lagi" Tahan Laura untuk tidak ********.


"Tapi aku ingin sekarang Sayang " Ucap Alex sambil menjilat bongkahannya.

__ADS_1


"Ahhlex... kumohon". Tahan Laura lagi membuat Alex bangun dan menekukkan kaki Laura. Dia mulai memasuki Laura dengan kasar membuat Laura meringis kesakitan. Dengan kuat dan wajah sinis Alex menggerakkan miliknya dengan sesekali dihentakkan dengan kuat membuat Laura kesakitan. Laura pasrah dengan perlakuan Alex karna jika menolak akhirnya akan semakin disiksa. Sampai tengah hari Alex melakukan nya tanpa ada rasa lelah sedikit pun membuat Laura sampai kewalahan dan tertidur pulas .


...----------------...


__ADS_2