Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
98.


__ADS_3

Terburu buru mengurus Dokumen maupun laporan Kerajaan . Kaisar Ryu sangat bersemangat hari ini untuk Segera menyelesaikan segala urusan nya.


" Yang mulia apa tidak di lanjutkan besok saja pekerjaan nya" Saran Kasim Lee karena Malam sudah larut. Ia Khawatir Melihat Kaisar Ryu yang sibuk Sedari pagi tanpa beristirahat.


" Sebentar lagi akan selesai. Paman Bisa pergi Beristirahat lebih dulu jika ingin. Aku ingin Semuanya selesai agar besok aku dapat menghabiskan waktu bersama dengan Permaisuri ku" ucap kaisar Ryu Penuh senyum membuat Kasim Lee turut bahagia.


" Baik jika seperti itu. Hamba akan menunggu yang mulia hingga selesai" ucap Kasim Lee penuh haru ketika melihat sang majikan kini telah berubah menjadi sosok yang lebih hangat daripada sebelumnya.


***************


Waktu sudah menunjukkan larut malam. Kaisar Ryu bergegas Menuju pavilliun Sakura Untuk menemui Permaisuri nya.


Lelahnya tidak terlalu berarti baginya . karena ia akan menemui obatnya saat ini. Entah sudah memasuki alam mimpi atau belum . Ia hanya akan melihat nya sebentar untuk mengisi Semangat yang terkuras habis seharian.


" Yang mulia" Nyonya Zuang terkejut ketika mendapati kaisar Ryu muncul secara tiba-tiba. beruntung ia tidak memiliki riwayat penyakit jantung dalam hidupnya.


" Apa dia sudah tidur?"


" Belum yang mulia . Nona Hani Sedang menunggu anda di peraduan"


" Benarkah?" Kaisar Ryu bergegas masuk untuk memastikan perkataan Nyonya Zuang.


" Kau belum tidur?"


" Yang mulia " Hani menyambut kaisar Ryu dengan Makan malam yang sudah dingin di meja.


" Kau menyiapkan ini semua? " Hani mengangguk mantap. ia sudah lama menanti kedatangan Kaisar Ryu.


" Terimakasih Dan maafkan aku karena datang sangat larut" Kaisar Ryu Bersiap untuk menyantap hidangan yang disajikan Hani. Namun Hani mencegahnya.


" Tunggu sebentar yang mulia. Akan lebih baik jika di hangatkan lebih dulu. Saya akan meminta tolong kepada nyonya Zuang untuk menghangatkan nya" Hani segera memberikan Instruksi kepada nyonya Zuang. Akan tetapi kaisar Ryu melarang nya.


" Biarkan saja, ini masih enak untuk di makan. biarkan Bibi Zuang untuk pergi beristirahat. Mari kita makan Aku sudah lapar sedari tadi"


" Baik yang mulia " Hani segera menuruti perintah kaisar Ryu . ia mengambilkan Makanan yang Kaisar Ryu pinta.


******************


Tidak langsung tidur, mereka berdua memutuskan untuk berbincang dibawah pohon sakura yang berada di halaman Pavilliun.


" Yang mulia "


" Iya, Gula Aren ku" pipi Hani memerah Karena sebutan itu. Ia segera menundukkan wajahnya merasa malu.

__ADS_1


" Ada apa? mengapa kau menundukkan wajahmu Permaisuri ku"


" Bisakah yang mulia Menyebut nama hamba saja. Karena sebutan itu terlalu cantik untuk hamba yang jelek"


" Benarkah? Lalu aku harus menyebut mu apa?" jeda sejenak " Bidadari ku?"


" Tidak. itu terlalu indah " Tolak Hani.


" Hm. Dewiku atau periku? "


" Tidak "


" lalu Apa? Permaisuri ku " Goda kaisar ryu


" Hani saja yang mulia "


" Hm, Jika Ryeon bagaimana?"


" itu nama Kakak hamba "


" dan kau pernah menggunakan nya menyamar menjadi seorang Laki-laki" Terang Kaisar Ryu.


Hani membeliak terkejut " Darimana yang mulia tau ?"


" Aku sudah lama tau. Sebelum kau memasuki istana"


" Ya. Sebelum nya aku harus berterima kasih banyak kepadamu saat dihutan Terlarang dulu. Kau sudah menyelamatkan ku Lebih awal. jika tidak, aku mungkin sudah mati di tangan Hiro Dan para sekutunya ".


" Mengapa yang mulia tidak membawa pengawal saat dulu berburu di hutan terlarang ?"


" Mungkin karena aku tidak sedikit waspada kepada orang terdekat. karena ya, kau tau aku telah mempercayai Hiro seperti layaknya seorang saudara. dan Ternyata Dia menghianatiku" Hani menggenggam tangan Kaisar Ryu menenangkan .


" Tapi, tidak mengapa. karena atas kejadian itu aku dapat bertemu denganmu dan Hiro juga tidak perlu susah payah untuk memberikan kesaksian palsu atas kematianku yang tidak wajar"


Setelahnya Kaisar Ryu tertawa membayangkan Bagaimana bisa ia mati konyol dengan seorang pembunuh bayaran . sedangkan dirinya sendiri adalah Pemimpin Klan setan Merah jika dirinya ingin.


" Lalu, Jika yang mulia mengetahui ku Sejak dari Hutan terlarang. apa saat Aku menyamar sebagai pelayan berkulit coklat Yang mulia juga Sadar Bahwa itu aku?"


" Em, jika itu Aku menyadari nya lewat wangi tubuhmu"


" Wangiku? " Hani mengernyit tidak faham.


" Ya, Bukankah setiap orang memiliki wangi yang berbeda? Dan aku menemukan Wangi yang sama Saat kamu dihutan dan Menjadi seorang pelayan. Awalnya, aku Mengelak jika pelayan itu kamu Karena kulit kalian berbeda " Hani mengangguk faham.

__ADS_1


" Namun, ketika saat aku terpanah dan tercebur ke sungai Dan kau menolong ku setelah dari kerajaan Tan. Aku benar-benar sadar Bahwa itu dirimu. Ramuanmu luntur saat tercebur ke sungai dan saat Terkena hujan deras Hahahaha"


Kaisar Ryu tertawa renyah ketika mengingat hal itu. Membuat Hani Memukul kecil lengan Kaisar Ryu karena gemas.


***************


Sejak Saat itu, Mama Athena tidak lagi menitipkan Nana kepada Cheche. Kedua gadis itu Mama athena terus pantau ketika sedang bersama. Seperti Pagi ini Nana terus berlatih dengan baik dengan Cheche yang selalu menggoda nya.


" Nana ikutlah bersama ku. Kita Panen Kurma lagi kau mau?" Melihat Mama Athena Yang memantaunya sambil menyulam dikejauhan Nana menggeleng.


" Tidak. Maaf Cheche, Aku harus menyelesaikan tugasku Memotong kayu ini"


percaya lah pelatihan mama Athena Sangat membagongkan. Nana disuruh memotong kayu menjadi Potongan kecil untuk Bahan pembakaran di perapian rumah.


PAK


PAK


PAK


Keringat membasahi tubuh Nana. ia sudah lelah, Lengannya terasa kebas. Kata mama Athena untuk memperkuat lengan ototnya secara alami Jadi ia harus melakukan hal itu.


Memang awalnya akan sakit. namun ketika sudah biasa, Lama kelamaan Tidak akan terasa. Maka dari itu Nana memutuskan untuk Membiasakannya Agar Bisa.


" Ayolah Na. Sebentar saja, ada Buah durian juga Yang aku lihat sudah matang. Ayo kita ambil !" Seru Cheche Tidak Pantang menyerah untuk Mengajak Nana.


" Tidak Che. maaf, aku tidak bisa. lain kali saja Setelah Masa pelatihan ku selesai"


" Kapan? " Jika tidak Karena langit menggelap Ibunya tidak akan membiarkan Nana terlepas dari pantauan Darinya. lalu Kapan Cheche dapat Bermain bersama Nana. lebih tepatnya mempermainkan Nana.


Merengut kesal Cheche mengelus kepala ular kesayangan nya yang ia pangku. Ia memilih beranjak mendekati ibunya yang menyulam.


" Kapan mama mengizinkan ku mengajak Nana untuk bermain? "


" lebih baik kau ajak kai saja, dari pada harus mengganggu Latihan nana".


" Bosan "


" Ya sudah Diam saja " Cheche mendumel kesal tidak setuju dengan perkataan sang mama. Ia pergi meninggalkan halaman belakang rumah nya.


**********


Nana Sudah selesai dengan latihan nya. Setelah memotong semua kayu, mengambil Banyak air dari sungai, Mengejar Babi liar agar masuk ke kandang, Lalu membantu meninju Adonan roti yang Mama Athena buat. Ia tergelepar lelah di kamar.

__ADS_1


Ini harus ia lakukan Untuk persiapan perlindungan diri. Nana harus mulai mandiri dari sekaranv dan berlatih dengan keras agar dapat memiliki ilmu bela diri yang mumpuni. kedepannya, ia tidak harus selalu bergantung kepada orang lain termasuk tuan Ryeon.


Memikirkan tentang tuan Ryeon ' kapan ia akan datang? Apakah perang sudah usai? kuharap ia baik baik saja'


__ADS_2