
Para Kaisar, pangeran maupun kesatria yang sadar akan kembali nya Hani. Bersiap untuk mendekati nya. Namun, Langkah itu Terhenti ketika melihat seseorang yang kembali bersamanya. Kaisar Topeng yang terkenal dengan kekejamannya tengah menggandeng Sang Buruan.
Para pangeran maupun kesatria memilih untuk tetap ditempat . Namun, para kaisar yang masih sendiri maupun Yang ingin melamar untuk Pasangan anaknya tetap melangkah satu persatu menuju Hani tetapi dengan perasaan tidak karuan.
" Apa kalian masih belum mengerti?" Langkah para kaisar terhenti. mereka bergidik ngeri melihat kaisar Ryu tersenyum tipis dari balik topeng nya.
" AKU UMUMKAN ! MULAI SAAT INI DIA ADALAH MILIK KU. JIKA KALIAN INGIN MENGAMBIL NYA DARIKU. JANGAN LUPA KIRIM SURAT TERBUKA KALIAN MENUJU KERAJAAN KU . DENGAN SENANG HATI AKU AKAN MERATAKAN KERAJAAN KALIAN SEMUA. INGAT ITU BAIK BAIK !"
DEG
Semuanya terkejut mendengar peringatan Dari Kaisar Ryu yang langsung menyerukan perang secara terang terangan. mereka bisa merasakan Detak jantung masing-masing yang berhenti sesaat mengalir kan darah keseluruh tubuh karena Peringatan tersebut.
Ini bukan candaan biasa yang dapat disepelekan seperti angin berlalu. ini adalah ancaman mutlak dari seorang Kaisar yang begitu Kuat dan tidak terkalahkan. Kerajaan mana yang Mau dengan sukarela menukar kan nyawa para rakyat nya hanya dengan seorang Wanita Cantik saja. Itu tidak mungkin, nyawa para rakyat lebih berharga Dari pada seorang wanita. Bahkan asal muasal nya Saja belum tentu Seberharga nyawa para rakyat.
Para Kaisar kini membubarkan Diri dengan sendirinya. Berpura-pura tidak melakukan hal yang dicurigai Kaisar Ryu untuk berkenalan dengan nona Isabella. mereka enggan untuk berkenalan dengan nona Isabella lagi. terlebih mereka tidak ingin berurusan dengan Kaisar yang terkenal kejam tersebut. Nyawa mereka sangat disayangkan untuk melayang.
Alhasil, perayaan kembali normal dengan sendirinya. Tetapi, masih dengan beberapa mata para lelaki yang tetap mencuri curi pandang ke arah Nona Isabella. mereka masih penasaran dengan sosok cantik bak Dewi itu.
Kaisar Ryu ingin menggiring Hani menuju tempatnya yang telah disediakan. namun, Hani menolak nya . Ia tetap ditempat membuat Kaisar Ryu mengerutkan keningnya Heran.
Hani menengadah menatap Kaisar Ryu Tanpa rasa takut. " Apa yang sedang yang mulia Lakukan? " Tanya Hani pelan agar orang lain tidak mendengar Suara nya.
"itu - Maafkan aku nona Isabel" Dan untuk pertama kalinya seumur hidup . Seorang kaisar yang begitu kejam meminta maaf terlebih dahulu kepada Nona dari kaum biasa. Ia tersenyum kikuk Tanpa tau harus berbuat apa.
" yang mulia anda tidak perlu seperti itu. itu sangat berlebihan . Saya Sangat menyayangkan perkataan yang Mulia Untuk saya tadi. Saya memiliki Hak diri saya sendiri untuk berteman dengan siapapun . Terlebih Kita bukan seseorang yang saling mengenal satu sama lain. Maaf saya Harus pergi" Hani membungkuk hormat Segera berlalu dari kaisar Ryu. Ia sangat tidak setuju dengan perkataan Kaisar Ryu yang semena mena kepada dirinya.
Kaisar sialan, memang nya Aku barang miliknya?
Sementara Kaisar Ryu Masih ditempat nya berada. Ia merasa telah ditolak mentah-mentah oleh seorang kaum dari golongan rakyat biasa. Hatinya mengutuk kesal telah melontarkan kalimat yang membuat nona Isabella merasa Marah kepadanya.
Tetapi, itu harus dilakukan. jika tidak akan ada berbagai pihak Yang akan menjadi ancaman baginya untuk mendapatkan sang dewinya.
ia harus segera meluruskan perkataannya.
Nona Isabella yang dicari sungguh cepat untuk menghilang. kaisar Ryu ingin menanyakan Kamar bagian mana yang ditempati oleh sang nona kepada permaisuri Diana.
"Bisakah kau memberitahu ku dimana ruangan nya?"
Permaisuri Diana hanya menggeleng kan kepala enggan memberitahu. " Ia sudah pulang ke kerajaan nya".
"Semalam ini? dan itu sangat mustahil" Kaisar Ryu tersenyum mengejek.
" Diana. Pernahkah kau tau jika aku memiliki keinginan. maka itu harus kudapat kan. Kau mau aku membuat istanamu dibangun kembali?"
Ha~ha~Ha
__ADS_1
Permaisuri Diana tertawa Riang " Apa aku tidak salah dengar? Bahkan, jika nona Isabella menolak mu. apakah kau akan tetap memaksa nya dengan ambisi mu?"
"itu tidak seperti yang kamu fikirkan. aku tidak memiliki ambisi untuknya. Tetapi, aku memiliki keyakinan dia bisa menjadi penyembuhku. Dan untuk pertama kalinya aku melihat sosok ibunda dalam diri nona Isabella". Suara kaisar Ryu menjadi lirih membuat Permaisuri Diana tidak enak hati melihat nya.
" Baiklah akan aku usahakan"
****************
Pagi sekali Kaisar Ryu Sudah berkeliling istana. Menyelinap masuk kesegala ruangan Para tamu Jauh yang masih menetap. Mereka Memilih untuk bermalam setelah pesta perayaan Dan pulang keesokan harinya.
Terkecuali bagi para tamu yang Memiliki Kerajaan dengan jarak dekat ataupun memiliki kepentingan yang begitu Besar . Mereka akan memilih pulang lebih awal setelah pesta perayaan berlangsung.
Harapan nya nihil Untuk bertemu nona Isabella pagi ini. Ternyata apa yang telah disampaikan oleh Permaisuri Diana Memang benar . Nona Isabella telah Pulang lebih awal tadi malam. Namun, meski Permaisuri Diana sudah mengatakan hal tersebut. Kaisar Ryu Masih saja memastikannnya. mengendap dengan cepat seperti maling keberbagai tempat untuk mencari satu sosok tersebut.
"Kau sedang mencari siapa?" Ichiro Tiba tiba muncul seperti hantu Dan itu sudah biasa bagi Kaisar Ryu .
"Isabella" Kaisar Ryu tetap menfokuskan penglihatan nya kesegala arah menghiraukan Ichiro yang termangu menatap nya.
" Benarkah ? Berarti kita sama". mendengar hal tersebut perhatian kaisar Ryu langsung tertuju kepada Ichiro.
" Apa maksudmu"
" Kau tau kan, Klan keluarga dari ayahku terkenal dengan mata itu. dan nona itu memiliki nya. bukankah itu sesuatu yang sangat mengejutkan? Bahkan Aku saja, jarang menjumpai nya dipelosok negri Manapun".
Bahkan Ichiro saja yang notabene nya Dokter pengelana merasa terkejut ketika melihat Mata Nona Isabella.
Apa mungkin dia?
tidak, tidak mungkin. Kaisar Ryu menggeleng kan kepalanya mengelak.
" Apa yang kamu fikirkan?"
"Tidak ada" seperti nya Kaisar Ryu harus memastikan nya sendiri.
" Jika kau Bertemu dengannya. Katakan salamku untuknya. Aku memiliki firasat Ia memiliki Tali yang sama denganku". Kaisar Ryu langsung menatap tajam Ichiro.
" Apa !? mengapa kau menatapku seperti itu?"
" Dia milikku"
" Hoooo, jangan katakan jika sekarang kau mulai menginginkan seorang wanita? Dan kau menginginkan wanita yang sama dengan ku?" Kaisar Ryu hanya terdiam membisu mencerna perkataan Ichiro yang benar.
" Kau !? apa kau belum cukup wanita di haremmu? Masih banyak gadis atau wanita diharemmu yang bisa kau pilih sesuka hati. Dan Kau juga bisa menyuruh para menteri mu untuk mencari sosok yang kau inginkan. berikan ia padaku" .
"Tidak akan"
__ADS_1
" Baiklah, baiklah. dia tetap akan jadi milikmu tetapi, aku hanya penasaran dari mana dirinya berasal?" Kaisar Ryu Mengerutkan alisnya Mendengar penjelasan Ichiro.
" Apa kau tau ?" Ichiro meminta informasi Nona Isabella kepada kaisar Ryu yang tidak tau sama sekali.
" Kau tidak tau?" Hanya gelengan kepala yang ia dapat.
" Haishhh. Baiklah, kalau begitu jangan lupa jika bertemu dengannya kembali . titip salam untukku darinya. Aku akan Pamit lebih awal. jika tidak Penyihir jahat Diana akan meminta diriku melatih anaknya. sampai jumpa". Ichiro menghilang seperti asap meninggal kan Kaisar Ryu dalam kemurungan tidak menemukan Nona Isabella.
*********************
Malam yang sangat melelahkan bagi Hani. Untuk pertama kali seumur hidupnya mengikuti perayaan semegah itu. Dan berakhir menjadi Nona kelas atas yang sangat menawan. Diperebutkan oleh para pangeran maupun kaisar yang ingin menjadikannya menantu. itu kabar mulut yang ia dengar langsung dari permaisuri Diana ketika membantunya memperbaiki penampilan nya seperti pelayan berkulit coklat.
Hani menghela nafas lelah . sekarang ia baru sadar apa yang dilakukan oleh sang Ibunda Adalah hal paling baik seumur hidupnya menjadi sosok seorang lelaki dalam kepura-puraan. tidak ada para lelaki yang mengejarnya. Hanya Kaum wanita saja Dan ia bisa lebih mengatasinya. Mereka lebih bisa dijinakkan daripada para pria yang akan berakhir dengan Taruhan yang tidak main main untuk mendapatkan nya.
apakah wajahku kutukan?
Hani merasa Wajahnya membawa petaka untuk dirinya berlangsung hidup.
Apa aku harus merusaknya? setidaknya itu pilihan terbaik. Bayangan sosok ibunya tiba tiba Hadir.
tidak, tidak itu akan menjadi hal terburuk. Ibunya tidak akan mengampuni nya jika Hal itu dilakukan. Hani tidak ingin Kekecewaan hadir di mata ibunya. Itu akan sangat menyakitkan.
" Apa yang kamu fikirkan? " Tanya permaisuri Diana Tanpa mengalihkan pandangannya Dari Kegiatannya Memotong bunga.
Saat ini mereka berdua tengah berada di Taman bunga milik kerajaan. Memanen beberapa tangkai bunga untuk di Hadiahkan Kepada para tamu yang masih belum pulang.
Bahkan ada juga beberapa putri atau Permaisuri yang ikut serta memanen langsung. membiarkan tangan indah mereka terkotori oleh tanah. Tetapi dari itu, Hani bisa melihat senyum puas terlukis jelas Dari wajah mereka Masing-masing.
"Memanen bunga yang di suka akan lebih baik daripada Menunggu Bunga yang dihadiahkan oleh seseorang. Dan bunga itu, belum tentu mereka menyukainya, bukan?" Celetuk Permaisuri Diana membenarkan Apa yang fikirkan Hani.
"Aku ingin Kau berjanji sesuatu hal kepada ku" pinta Permaisuri Diana dengan suara pelan membuat Hani mengernyit heran. Sepertinya sesuatu hal yang penting mengingat mereka tidak sedang berdua ditaman tersebut.
"maksud yang mulia" Hani Berbisik pelan Sambil menerima Bunga yang dipotong oleh Permaisuri Diana.
" Berjanjilah untuk menjaga Kaisar Ryu dalam hal apapun. Aku mohon kepadamu, jika bukan karena dirinya. maka berjanjilah demi diriku"
" Mengapa yang mulia mempercayakan hamba untuk menjaganya. sedangkan ia adalah seorang kaisar kuat tidak terkalahkan. Musuh mana yang tidak akan takhluk oleh kekejamannya?"
" Hani, Diatas langit masih ada langit. Tidak selamanya ia akan menjadi pemenang terus menerus. Ia akan dikalahkan juga Oleh masa tuanya ataupun terbunuh sebelum tua. apa kau paham? maka berjanji lah"
" Akan hamba usahakan yang mulia" Hani mengangguk mengerti. Ia merasa bingung atas permintaan permaisuri Diana yang aneh dan itu sangat sama dengan permintaan Selir sassy waktu lalu. Ia segera merapihkan bunga dalam keranjang yang di berikan oleh Permaisuri Diana. Bergegas kembali menuju Rombongan selir sassy yang memanen bunga lain.
Sudah ada banyak jenis bunga Yang Selir Sassy panen. entah mengapa ia meminta bunga dibagian Permaisuri Diana memetik. dan itu menjadi Kesempatan dirinya untuk berbincang sesingkat mungkin sebelum pulang Nanti sore. Mungkin hanya kebetulan semata .
Dan sekarang pun juga sama. Kebetulan yang sangat tragis ia Bertabrakan Sorot mata dengan Sang Kaisar kejam. Namun, tidak dengan mata tajamnya melainkan dengan Sorot mata sayu yang tidak memiliki harapan .
__ADS_1
ada apa dengannya?