Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
105. Hamil


__ADS_3

"Manusia, Menginginkan yang terbaik . akan tetapi lupa caranya menjadi orang baik."


...****************...


Perguruan Tianyi telah rata dengan tanah. menyisakan puing puing berserakan. Nanti, saat Orang orang tidak sengaja berkunjung ataupun Datang keperguruan ini. mereka akan menemukan mayat-mayat berserakan.


Itu Semua Balasan untuk Ke egoisan seseorang dimasa lalu. Lebih Memilih Membentuk Sebuah perguruan Daripada Bertanggung Jawab dengan baik sebagai seorang Kaisar.


Dan Hasilnya, Sekarang Banyak orang orang yang menjadi korban atas keegoisannya. Seandainya Tahta kerajaan Tin Tidak Tuan Jung Berikan kepada Ayah Ryu yang notabene nya Murid Terunggulnya.


Mungkin, Tidak akan Ada Anaknya Sendiri- Tuan seo Jung yang menjadi pembelot kerajaan karena menginginkan tahta.


Tidak akan ada Bibi Oh-jung sebagai orang ketiga dalam keharmonisan Keluarga Ryu dulu. Akibatnya, Ryu kecil jarang sekali mendapatkan Kasih sayang .


Dan Tidak akan mati Hiro maupun Angel . Seandainya mereka memilih untuk Berdamai menata masa depan lebih baik Ataupun merecoki kehidupan kaisar Ryu yang berantakan sejak kecil.


Jadi, lebih baik musnahkan Saja Semuanya Dari Akar pertama pembuat masalah hingga ke tunas baru. Bahkan Ketika Tuan Jung Meminta maaf dalam Detik detik terakhirnya. Ryu Tidak lagi Menatap pak tua itu seperti Terakhir kali dirinya bertemu.


" Ryu, Maafkan Aku. maaf atas segala keegoisanku yang telah memberikan beban besar kepada mendiang Ayahmu. Maafkan aku. jika saja dulu penolakan nya Ku terima karena tidak mau. mungkin semuanya tidak akan seperti ini" Tuan Jung bersimpuh sedih.


" Kau baru menyadari nya sekarang? Hahahaha Sudah terlambat pak tua" Ejek kaisar Ryu.


" Angel Cucuku. Dia tidak bersalah nak. mengapa kau sampai menghabisinya. Dimana janjimu dulu padaku" Tuan Jung Menuntut Janji Atas kaisar Ryu yang tidak akan menyakiti Angel se incipun Ketika ia tau bahwa Ayahnya adalah Tuan seo jung.


" Ichiro yang menghabisi nya. bukan aku."


" Kau benar pak tua. Cucumu Sangat lancang telah menyakiti Adikku. Jadi dia terlalu Buruk untuk hidup lama. Lagipula, Kau juga terlalu naif Saat dulu mengobati Ryu kecil karena keracunan. padahal racun itu sendiri Si Seo Jung bajingan ambil dari perguruan ini. Bukankah Asal racun pemberontak yang kau kirim sama dengan racun yang pernah Anakmu pakai dulu ketika meracuni Ryu kecil?" terang Ichiro membuat Tuan Jung Menciut tidak dapat membela lagi.


" Maaf kan aku"


Terlambat, semuanya telah Usai. Kaisar Ryu melampiaskan segala Amarahnya yang selama ini ia tahan.


Dulu, Cukup sudah ia terima kasih sayangnya terbagi dengan Para saudaranya yang lain.


Cukup sudah ia menjadi Mainan Para Menteri yang bermain licik di belakang nya Dan cukup sudah Pengabaian dirinya akan musuh yang ia biarkan hidup Namun masih banyak Tingkah untuk melemahkan dirinya.


...****************...


Hari berlalu, Hani masih Saja Bersedih. Ia tidak Mau makan meskipun Dinyatakan hamil. Suasana hatinya Kian buruk Hingga siapapun tidak Dapat Menaklukkan dirinya Untuk menurut.


Sudah hari Ketiga semenjak kepergian Kaisar Ryu. Dirinya tidak sedikitpun makan. hanya Meminum air Sesekali saat tenggorokan nya kering. Membuat nyonya Hana maupun mama Athena Kelimpungan.


" Sayang, makan ya? " bujuk mama Athena namun tidak mendapatkan reaksi apapun dari Hani . Tatapannya Kosong melihat kearah luar Jendela kamar.


" Dia seperti Diriku dulu, ketika ditinggal oleh dirimu" Curhat Nyonya Hana mengintip Hani dibalik pintu bersama dengan Panglima Han-Shin.


" Maaf. maafkan aku dulu sudah meninggal kan mu dengan Han-kang" Ada nada sendu diucapkan Panglima Hanshin rasa bersalah yang begitu besar telah Meninggal Sang istri dulu ketika Hamil.


" Tidak apa-apa Itu sudah berlalu. Lagipula dulu Aku masih beruntung memiliki Han kang yang begitu perduli Dan sangat keras kepala menyemangati ku untuk terus bertahan. Dan Ryeon-"


" Ya, Bu" Kalimat nyonya Hana terjeda karena Pemilik nama Hadir mengejutkan Keduanya.


" Oh ya tuhan. Kau sudah kembali Nak?"


" Dimana Ryu?"


" Dimana menantuku?"

__ADS_1


Serangan pertanyaan Dari kedua orang tua nya Menyambut kembalinya Ichiro.


" Dimana Hani?"


" Adikmu berada di dalam. ia tidak Makan apapun sepeninggal Ryu. Ibu tidak berani untuk mengatakan Apapun mengenai Keadaan Ryu karena sangat berisiko".


" Apa kalian berhasil?" Panglima Hanshin berharap permasalahan di kerajaan Tin Selesai. Dengan begitu tidak akan ada lagi pembelot maupun pemberontak yang menjadi Biang Hama Di kerajaan.


" Ya, Sudah kami selesaikan."


" lalu, bagaimana dengan keadaan Ryu? ia pergi menuntaskan Masalah yang terjadi disaat tubuhnya tidak Baik baik saja. bahkan jika posisi ayah seperti Ryu. mungkin ayah sudah mati tidak kuat merasakan Racun ganas itu ."


" Dia Baik baik saja" Jelas Ichiro berusaha menenangkan kedua orang tua nya.


" lalu, Dimana dia sekarang? " sergah nyonya Hana .


" Dirumah pengobatan untuk Mengobati luka bekas pertarungan. mengapa ibu sangat Terburu-buru dengan Ryu?"


" Adikmu sudah mogok makan tiga hari ini karena Ryu" .


" APAAA!?" Ichiro bergegas masuk ingin melihat keadaan Hani. Namun, yang terjadi justru ia menemukan Mama Athena tengah berteriak di pinggir jendela.


" TIIIIDDDAAAAAAAAAKKKKKK ! ! ! ".


...****************...


" Sayang, makan ya? jika tidak makan . kasihanilah Calon Anakmu dan juga calon cucu mama. Kasihan dia tidak Makan sedari kemarin."


Hani melengos, ia tidak mengindahkan perkataan mama Athena sedari tadi. pikiran nya sibuk melanglang buana mengingat sang belahan jiwa yang telah tiada.


lalu, Sekarang justru Hani menyesali dan menangisi kepergian kaisar Ryu. Ia berharap Kaisar Ryu tetap hidup Dan terus Bersamanya. menjaga Dan merawat Sang Anak bersama hingga tua nanti.


Mustahil Semuanya Hanya angan semu. Dia sudah pergi meninggalkan luka. Bahkan dengan Seenaknya Sosok itu masih dengan bebas hadir di penglihatan Hani.


Berjalan seorang diri dari arah rumah pengobatan. Ia memakai Pakaian serba hitam bersama dengan bekas Luka yang menghiasi wajahnya yang tidak tertutup.


" Yang mulia? " Lirih Hani berucap hingga mama Athena saja tidak dapat mendengar nya.


Ia dengan cepat bergegas dari atas ranjang. mendekat ke arah jendela . lalu meluncur dengan bebas. menghiraukan teriakan mama Athena yang melengking mengkhawatirkan dirinya.


" TIIIIDDDAAAAAAAAAKKKKKK ! ! ! ".


Wushhhh


Happpp


Seseorang menangkap tubuh Hani yang terjun bebas.


" Kau Tidak Apa apa? apa yang kamu lakukan? itu sangat berbahaya " perhatian orang tersebut bukannya membuat Hani tenang. Justru malah membuat nya tiba tiba menangis kencang.


" Huaaa.... Yang mulia jahat. Yang mulia tega meninggalkan ku Sendirian. Huaaa...." Hani memukul dada bidang itu secara brutal meskipun tidak berefek apapun kepada sang pemilik.


" Ku mohon maaf kan aku " Kaisar Ryu berharap Hani tidak marah Besar atas tindakan nya.


"Yang mulia Jahat" Hani menelungkup kan Kepalanya pada leher Kaisar Ryu .


" Maaf, setelah ini aku tidak akan melakukan nya lagi" janjinya.

__ADS_1


" Janji? " Kaisar Ryu mengangguk mengelus pipi pelan . ia sangat merindukan wanitanya ini yang kian hari semakin cantik.


" Apa yang telah terjadi dengan yang mulia? Mengapa wajah anda banyak Luka dan juga kemana topeng anda? "


" Aku memutuskan melepaskan Topeng itu. semuanya telah usai. Lagipula Aku juga sudah mendapatkan Seorang istri yang begitu Cantik . Beruntung sekali Kaisar Buruk rupa ini Sudah mendapatkan nya" Hani bersemu merah mendengar nya.


Bugh


pukulan telak dilayangkan ke dada bidang kaisar Ryu membuat sang pemilik meringis kecil.


" Ishh Istri ku Kasar sekali. tapi aku suka"


" Tolong hentikan Godaan Anda yang mulia. lihat lah Sekarang kita menjadi Sebuah tontonan" Hani menutup mata nya malu.


" Biarkan saja . aku tidak perduli. "


"Ehm.... Tetapi, tolong perdulikan kami Sebentar disini yang mulia" itu Suara Ichiro Yang membuat keduanya langsung mengalihkan pandangan.


Kini terlihat semua keluarga berkumpul. Keluarga Panglima Hanshin, Paman Dwayne maupun Kaisar William yang memilih tetap tinggal untuk beberapa hari kedepan.


" Oh, Maaf " Kaisar Ryu menggaruk kepalannya yang Tidak Gatal.


" Sayang makan dulu ya? " Mama Athena mendekat.


" Kau belum makan? " Kaisar Ryu terkejut menatap Hani yang memilih Membisu.


" Kamu tau yu. Istrimu tidak makan sedari kamu pergi. Kami tidak berani Untuk mengatakan Kebenarannya. Mama Takut Pesanmu menjadi kenyataan"


" Pesan apa? " Hani penasaran.


" Pesan untuk Menyatakan Aku Sudah tiada. jika Ichiro Tidak pulang Membawaku. Dan ternyata Aku tetap hidup karena Ichiro Sudah menemukan penawarnya. "


"Lalu, kau dapat darimana Bekas luka ini yang mulia?" Hani mengamati keseluruhan Wajah kaisar Ryu yang terluka . Namun, tidak menghalangi ketampanan nya sedikit pun.


Lihatlah bagaimana Sedari tadi Seluruh orang diistana Antuasias Berkumpul untuk mencuri pandang melihat Wajah Kaisarnya.


" Itu Rahasia. Jadi Sekarang, Permaisuri ku harus Mengisi perutnya Lebih dulu"


" Dan Calon penerus Kerajaan Tin" Sergah mama Athena membuat Kaisar Ryu membelalak Terkejut.


" Penerus? "


" Ya, nak . kau akan menjadi Seorang ayah " tambah panglima Hanshin.


" Aku akan menjadi seorang ayah? " Semua keluarga mengangguk tersenyum.


" Terimakasih, terima kasih banyak"


Kaisar Ryu Beralih menatap Hani . Memeluk Sang permaisuri begitu Erat . Tidak percaya atas semua Kebahagiaan yang telah Tuhan berikan untuknya.


Mungkin, Ia bukanlah Sosok yang baik Dimata orang lain yang tidak mengenalnya. Akan tetapi, tuhan mengetahui Segala perbuatan nya.


Karena Berbuat Baik tidak Butuh sebuah pengakuan. Cukup Kebaikan mu menjadi Alasan Untuk orang lain berbuat Baik Maka Semuanya Akan Terasa indah.


Sekian.


NB: Butuh S2?

__ADS_1


__ADS_2