
Nana tertawa Kencang beranggapan bahwa tuan ryeon hanya melawak untuk menghibur dirinya. Tetapi setelah Tuan Ryeon memberikan berbagai bukti yang ia dapat dari dalam gudang penyimpanan. barulah ia sadar bahwa sosok yang ia kagumi selama ini berjenis kelamin sama dengan dirinya.
" Tidak. tidak mungkin " Nana hampir gila setelah membaca surat yang diberikan tuan ryeon Berisi tulisan orang yang telah mengajarinya cara menulis dan membaca. Surat berisikan rasa kerinduan seseorang bernama Hani Kepada nyonya Hana dan juga paman Han. Dengan Tanda bukti diujung surat Cap jempol darah ryeon tertera disitu.
Tuan Ryeon membiarkan Nana membaca surat dari sang adik Secara menyeluruh. ia berharap agar Nana tidak lagi menunggu balasan cinta dari sang adik karena sampai kapanpun Hani tidak akan membalas nya.
Tuan Ryeon berpikir jauh tentang bagaimana bisa surat Hani berada di gudang penyimpanan. Mengapa sang paman meninggal kan surat itu secara sembarangan digudang penyimpanan bukannya dirumah pengobatan.
' Tunggu dulu, seperti nya ada yang salah ' Tuan Ryeon segera beranjak masuk kembali ke gudang penyimpanan. meninggal kan Nana yang memilih untuk tidak masuk kembali karena rasa traumanya.
" Tuan mau kemana? "
" nona tunggu disini. aku akan segera kembali " Tidak butuh waktu yang lama. tuan ryeon sudah mendapatkan gulungan kertas ditangannya. Ia segera membuka gulungan kertas itu disebelah nana.
" Kertasnya kosong tuan " Nana bingung ketika melihat Tuan Ryeon menghadap kan kertas kosong itu pada sinar matahari.
' Dasar gila '
" Apa yang tuan lakukan? "
" Sebentar kau akan mengetahui nya setelah ini. Dan khusus untukmu Kuperingatkan untuk tidak boleh memberitahu siapapun tentang bagaimana cara keluargaku menulis surat rahasia"
" Apa surat rahasia? " Nana sedikit tertarik.
" Apa kau bisa membacanya? tekniknya adalah kau harus menghadap kan kertas ini pada sesuatu yang panas. maka pesannya akan timbul seketika". Tuan ryeon mengarahkan kertas tersebut agar Nana bisa membacanya bersama.
^^^Teruntuk Hani, keponakan Paman^^^
Paman harap engkau Membacanya ketika tiba lagi ke desa ini. entah Dalam waktu dekat ataupun lama. Paman tidak Yakin Ketika seseorang yang mengantarkan surat ini mengatakan bahwasanya dia adalah kakakmu, ryeon secara gamblang.
Paman sangat meragukan hal itu. Ada rasa asing di hati paman ketika berdekatan dengannya. Meskipun ibumu sangat yakin bahwa dia adalah kakakmu. Tetapi Dimata paman, Ia bukan kakakmu yang paman kenal.
Tolong ingat pesan paman, jangan percaya kepada siapapun. Jika engkau kembali ketempat ini dan tidak menemukan paman serta ibumu. paman berharap engkau rela untuk pergi hidup jauh menggapai kebahagiaan mu. hiduplah dengan apa yang Hani impikan.
Dan jangan pernah mencari paman dan ibumu.
Karena paman memiliki firasat orang itu memiliki rencana buruk kepada keluarga kita. Paman tidak bisa melakukan hal apapun untuk saat ini. kecuali mengikuti perintah nya yang beralasan desa ini sudah tidak aman. Dan ia menyarankan paman dan ibumu untuk pergi dari desa ini mengikuti nya. paman tidak bisa membantah lagi karena ibumu sangat percaya kepadanya. paman hanya bisa menurutinya untuk melindungi ibumu.
Maaf, jika selama ini paman sudah banyak merepotkanmu. paman berharap keluarga kita bisa bertemu kembali dalam keadaan utuh ataupun paman sudah tiada.
__ADS_1
^^^tertanda pamanmu^^^
^^^Han kang.^^^
Tangan Ryeon bergetar memendam amarah. Berani sekali seseorang itu bermain main dengan keluarga nya. Sudah lama Ryeon menunggu waktu ini tiba untuk bertemu dengan keluarga nya. Namun, seseorang justru mendahului dan menghalangi nya untuk ia penggal.
Nana yang berada disebelah ryeon ketakutan ketika merasakan hawa dingin dari tubuh Tuan Ryeon. Suasana tiba-tiba mendadak menjadi kelam.
"Tu-tuan ryeon, apa kau tidak apa-apa?" Nana dengan sengaja mengulur kan tangannya meraih tangan Ryeon yang masih menggenggam kertas.
Nana mencoba menenangkan Kemarahan ryeon dengan menggenggam tangannya. Kata Orang Sebuah sentuhan bisa membuat seseorang merasa lebih tenang. salah satunya adalah menggenggam tangannya agar la lebih baik. Dan Nana tidak mengira jika teknik itu berhasil ia lakukan.
Tangan tuan Ryoen yang bergetar menekan amarah kini berangsur tenang di genggaman tangan kecil Nana. tidak sengaja Nana terlalu fokus kepada tangan tuan ryeon. Ia merasa tangan tuan ryeon sangat kasar dan juga besar . Sehingga Bertanya tanya pekerjaan berat apa yang dilakukan tuan ryeon hingga menyebabkan banyak bekas luka ditangannya.
" Nona sedang apa? memeriksa nadiku masih hidup atau tidak? "
" Ah, tidak . Hanya saja aku penasaran tuan mendapatkan bekas luka sebanyak ini darimana? "
" Dari membunuh orang"
"APA?!"
Nana mengangguk lalu menggeleng sadar atas kebodohan nya.
" Aku tidak pernah membunuh orang. tetapi, JANGAN KATAKAN JIKA TUAN ADALAH PEMBUNUH BAYARAN" Nana terkejut dengan pernyataan nya sendiri. sedangkan Ryeon tertawa kecil karena tingkah konyol Nana.
Ha ha ha
" Sebaiknya nona memeriksakan kembali kepala nona. Seperti nya ada sedikit masalah didalamnya" Ryeon mengetuk kecil kepala Nana dengan telunjuknya hingga berbunyi.
Tuk
Awww Nana meringis kecil mengusap kepalanya Menatap Ryeon dengan sengit.
" Atau Nona Bisa juga memeriksakanya kepada ku karena aku juga seorang tabib hebat. Akan aku belah kepala nona untuk memperbaiki Jaringan otak yang tidak berjalan" Sungguh Sadis sekali mulut itu berbicara. Membuat Nana merasa murka ingin merobeknya.
' Wajahnya saja yang hampir mirip. Sifat dan perilaku nya sangat berbeda jauh dari ryeon ku. Yang ini terlalu kasar dan kejam sedangkan Ryeon ku sangat baik dan penyayang. sungguh, berbeda jauhhhhhh sekali '.
" Baiklah nona, aku harus segera pergi . Terimakasih atas waktu Berhargamu yang telah terbuang sia sia karna sudah membantuku. lain kali aku akan membalasnya"
__ADS_1
" Tuan akan kemana?" Nana penasaran dengan tujuan tuan ryeon selanjutnya. karena didesa ini ia tidak menemukan seseorang yang dicari.
" Mencari keberadaan ibu dan pamanku" Ryeon mengambil beberapa lembar kertas kosong dan menulis sesuatu disana. sedangkan Nana sibuk memperhatikan yang dilakukan tuan ryeon.
Suuuuuuuiiiiiiiiitttttttt
Itu suara siulan dari mulut Tuan Ryeon. Seperti Seseorang yang memberi Sinyal untuk didatangi. Dan Tidak butuh waktu yang lama Nana sudah bisa menebak siapa yang akan datang. namun tidak dengan beberapa ekor gagak yang Nana belum kenal.
Ada 4 ekor gagak yang yang datang. tetapi dari semuanya tetap Han yang paling Besar dari seluruh nya. Ketiganya masih gagak yang sangat muda.
" Han, kirim surat ini Kepada Ryu dan menetaplah disana" Ryeon menggulung Surat itu menjadi kecil dan mengalungkan nya keleher Han.
Kuaaaakkkk
Han segera melesat terbang meninggalkan ketiga ekor gagak tersisa yang belum mendapatkan perintah.
" Kau satu, kemarilah? " Perintah Ryeon kepada salah satu gagak. membuat Nana yang memperhatikan interaksi itu sedari tadi langsung melongo .
"Tuan memberikan nama untuknya satu? "
" Ya " .
" Tuan Sangat pilih kasih. tidak memiliki peri kehewanan. Han saja memiliki nama mengapa yang lain tidak?" Sindir Nana.
" Aishhh aku tidak memiliki banyak waktu untuk memikirkan nama mereka. Nama Han saja aku ambil dari paman yang sudah memberikannya" .
" Jadi, Han itu gagak Pemberian Paman Han? "
" ya. jika nona mau, bantu aku mencarikan nama terbaik untuk mereka. " Ryeon sibuk mengalungkan surat ke leher gagak satu. ia tidak terlalu memperhatikan Nana yang sudah berubah menjadi antusias.
" Benarkah? "
" ya, cepat lah ! sebelum mereka pergi".
" Baiklah. Kau kuberi nama Chen, chece dan Kai. bagaimana tuan?"
Uhuk uhuk
Tuan ryeon tersedak ludahnya sendiri mendengar saran Nana yang begitu luar biasa. Dan setelahnya, Kebun Tanaman obat Terisi dengan Tawa Meledak tuan ryeon. Serta Nana yang kebingungan atas reaksi tuan ryeon dengan sarannya.
__ADS_1
' Apa ada yang salah dari nama yang aku sarankan? seperti nya tidak. bahkan aku sudah berpikir keras untuk mendapatkan nama Cantik itu'.