Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
20. Permaisuri diana


__ADS_3

tangan kecil itu terus menarik Hani melewati lorong-lorong istana yang begitu besar, para pelayan hilir mudik memberi hormat kepada pangeran Gabriel. namun bocah kecil itu mengabaikan nya.


Langkah kecil itu semakin memburu ketika menemukan pintu besar didepannya. Dan Hani hanya dapat menyeimbangkan langkahnya dengan baik.


Brak


pangeran Gabriel menerobos masuk menghiraukan pengawal yang menjaga memberi hormat serta ingin membuka kan pintu. ia telah membukanya terlebih dahulu tanpa bantuan pengawal.


pangeran ini begitu fokus kepada tujuannya.


"ibunda"


"oh astaga, bisakah pangeran membuka pintunya dengan pelan" Permaisuri Diana terkejut mendapati pangeran Gabriel mendobrak pintu dengan keras. Membuat Putri Kecilnya yang tertidur menggeliat tidak nyaman.


"Maaf, Gabe terlalu bersemangat ibunda"


"siapa gerangan nona ini, Gabe?" Permaisuri Diana merasa penasaran dengan Hani yang pangeran Gabriel bawa.


"Atas permintaan ibunda, Kakak ini adalah Calon ratuku" Pangeran Gabriel tersenyum menawan sedangkan Hani sedikit terperanjat dari tempat nya berdiri . Ia seperti bukan mendengar penuturan seorang bocah melainkan Pria dewasa yang mengenalkan pendamping nya kepada sang ibu.


puffff Ha~ ha~ ha~ha


Tawa Permaisuri Diana pecah . menutup mulutnya dengan tangan . ia takut putri kecilnya akan terganggu dengan suara tawanya yang menggema. Al hasil, ia menahannya sampai air mata keluar dari ujung penglihatannya.


Hani sangat gugup, ia tidak berfikir pangeran Gabriel akan membawa nya ke kediaman Permaisuri Diana.


" sudah sudah. sudah cukup " permaisuri mengusap sudut matanya yang ber air akibat menahan tawa.


"tunggu disini sebentar" permaisuri Diana berlalu dari keduanya. ia mendekat kearah pintu dan seperti memerintahkan sesuatu kepada para penjaga di luar sebelum menutup kembali pintu tersebut dan mendekat kearah Hani.


" Ikutlah denganku" permaisuri Diana menarik tangan hani . membuat Hani sangat bingung Dengan Keadaan tersebut.


Ada apa ini sebenarnya? mengapa tidak anak ataupun ibunya mengajakku secara tiba tiba? ini membuatku merasa was was


Dari Sudut yang berbeda tanpa Hani ketahui permaisuri Diana tersenyum riang bagai mendapatkan sebuah harta Karun. Sedangkan Pangeran Gabriel membuntuti sang ibu dan Hani dari belakang.


Sosok kecil itu sangat gembira sejak tadi . ia tidak ingin melewatkan apa yang akan ibundanya Lakukan kepada Hani.


*************


Awalnya Hani waspada ketika permaisuri Diana mengajaknya memasuki lorong tamaram dibalik dinding kamar yang mereka tempati beberapa waktu lalu.


namun, ketika Hani telah melewati ujung lorong tersebut. ia begitu sangat terpukau ketika mendapati berjuta-juta ataupun lebih berbagai buku tertata rapi menjulang tinggi sampai ke ujung-ujung langit ruangan.

__ADS_1


apakah ini sebuah perpustakaan? bagaimana cara seseorang membersihkan nya sampai kesana?


" Ada sebuah tangga khusus untuk pelayan yang membersihkan. Jika Kamu penasaran" Seperti mengetahui akan pemikiran Hani. Permaisuri Diana menjawab nya secara tenang. Dan Hani kembali terkejut akal hal itu.


"Ini, ini begitu menakjubkan yang mulia . pelayan ini sungguh baru melihatnya seumur hidup"


"benarkah?"


" Ya, Perpustakaan ini lebih besar dari perpustakaan umum dikerajaan tin"


"ini adalah perpustakaan pribadi milik istana. Bahkan ini belum sebanding dengan perpustakaan umum milik kerajaan Tan. Baiklah kita sampai. sejak tadi aku masih belum mengetahui namamu dan dari mana kamu berasal? " permaisuri Diana kini duduk disalah satu kursi yang berada diruangan tersebut sedangkan Hani tetap berdiri.


" Maaf kan Hamba yang mulia. hamba lupa memperkenalkan diri hamba. Hamba bernama Hani berasal dari Desa Nil. Hamba adalah pelayan Kaisar Ryu bertugas menyicip hidangan yang kaisar Ryu makan". Hani menunduk hormat memperkenalkan diri.


'Cihh'


Bagai tersedak air liur nya sendiri Permaisuri tersenyum sinis mendengarnya.


" Oh Dia meremehkan Kerajaan Tan ternyata. sehingga sampai membawa tameng makanan nya sendiri. ishh Paman topengmu itu sepertinya harus mendapatkan sebuah hadiah Gabe. Bagaimana Gabe?" permaisuri memberi tatapan menyeringai kepada Gabriel membuat Hani bergidik ngeri.


"itu harus ibunda" Gabriel tersenyum ceria mendukung.


benar benar gila. apakah aku telah salah tempat? mengapa semuanya di isi dengan orang orang aneh. bahkan ini lebih buruk dari cucu tetua desa.


" Ti-tidak yang mulia. Hamba tidak memiliki kekuasaan untuk duduk sejajar dengan yang mulia "


"Astaga, apa harus dirimu memiliki kekuasaan baru mau duduk bersama ku?" Permaisuri bukan orang yang memiliki kesabaran lebih . ia langsung menyeret Hani untuk segera duduk.


"baiklah. begini lebih baik jika aku berbicara denganmu" permaisuri masih memegang tangan Hani. sedangkan Hani langsung menarik tangan nya kembali. Hani merasa tidak tenang dari awal berjumpa dengan permaisuri Diana . meskipun permaisuri Diana terlihat begitu baik namun, ada sesuatu yang hal yang Hani rasa harus diwaspadai.


"Bolehkah aku bertanya sesuatu kepadamu? Dari mana kau mendapatkan mata sebiru itu, apakah dari ayah atau ibumu?"


"Hamba tidak tau secara asli yang mulia. tetapi, ibuku pernah berkata bahwa mendiang ayah ku bermata biru"


"benarkah? Kau tau hanya orang orang tertentu saja yang bermata seperti dirimu. aku pernah bertemu dengan seorang jenderal yang bermata sama seperti mu".


"seorang je-jenderal?"Hani merasa penasaran dengan sosok jenderal yang dibicarakan oleh permaisuri Diana.


"ya. tetapi, kau tampak lebih istimewa darinya. oh tuhan, aku ingin sekali mempunyai kulit coklat sepertimu" permaisuri Diana begitu sangat heboh Sampai teh yang ingin diminumnya tumpah ke tangan Hani.


awww


Hani meringis kesakitan karna teh yang tumpah masih mengepulkan asap. ia segera mengusap tangannya yang kepanasan.

__ADS_1


"oh tuhan, maafkan aku. Gabe ambil cawan yang ibunda siapkan tadi dimeja" sosok Gabriel yang hanya diam semenjak tadi membaca salah satu buku perpustakaan kini melesat cepat membawakan sesuatu yang permaisuri Diana inginkan.


Permaisuri Diana membasuh tangan hani begitu pelan dengan air yang dibawakan oleh Gabriel. ia sangat berhati hati sampai sesuatu terjadi tanpa terduga. lulur yang Hani gunakan luntur. Hani yang menyadari akan hal itu langsung menarik tangannya segera.


"Ha-hamba bisa melakukan nya sendiri yang mulia" Hani merasa takut permaisuri Diana telah melihat penyamaran nya.


"Aku tau, Belum pernah ada Ras negro yang memasuki wilayah ini. dan itu sangat mustahil, kebanyakan mereka meninggal Akibat mengarungi lautan begitu lama untuk mencapai wilayah ini. Dan ketika aku melihatmu itu sungguh menakjubkan. Akhirnya aku bisa melihat ras itu kembali" ada nada sendu dalam ucapan permaisuri Diana.


"tetapi, itu semua semu. kau berbohong. mengapa kau menyamarkan dirimu? katakan"Permaisuri Diana menatap Hani Dengan tajam meminta penjelasan.


Deg deg


"ap-apa maksud yang mulia?" Hani menekan ketakutan nya. ia tidak ingin penyamaran nya terbongkar begitu awal.


mengapa ini bisa terjadi? aku masih belum menemukan nya. tolong, Jangan Sekarang.


hani berharap permaisuri Diana salah mengucapkan sesuatu.


"tidak, aku tidak salah berucap. Dari awal aku telah mengetahui dirimu. Dan jelaskan mengapa kau melakukan semua ini?"


Tamat sudah riwayat Hani. ini bukan sesuatu yang ia harapkan begitu awal.


"bicaralah dengan jujur mungkin aku bisa mengampunimu. aku berjanji".


"Ya-yang mulia" lebih baik Hani mengatakan semuanya. ia tidak ingin tujuan yang ia susun secara rapi dari awal terbongkar sia-sia.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Hani menceritakan seluruh nya tanpa terkecuali. awalnya ia ingin menutupi sesuatu yang tidak seharusnya ia katakan seperti halnya keluarga nya. namun, ketika permaisuri Diana mengucapkan


"Aku bisa membaca pikiran seseorang"


seluruh kehidupannya Hani ceritakan. bagaimana tidak, permaisuri Diana bisa mengetahui apapun dari seseorang tanpa melukai sekalipun. Dan ketika permaisuri Diana meminta penjelasan dari mulut Hani sendiri. artinya permaisuri Diana meminta Kepercayaan penuh kepada Hani.


Terkadang ada rasa terkejut Dimata permaisuri Diana mendengar cerita Hani.


"bukankah sangat menggelikan jika seumur hidup mu menjadi seorang lelaki? "


" tetapi, hidupku terbebas akan kegiatan seorang gadis yang sangat mengekang"Hani tersenyum menceritakan nya.


"Kau sangat pemberani, maka dari itu aku akan memberikan mu sebuah hadiah". permaisuri Diana tersenyum simpul membuat Hani merasa curiga .


"Gabe tolong ambilkan sekotak alat perias di Kamar ibunda" Hani meremas hanboknya ketakutan.

__ADS_1


apa yang akan dilakukan permaisuri diana kepadanya?


__ADS_2