
Setibanya Dirumah pengobatan. Kaisar Ryu langsung menerjang kerumunan para Tabib yang mengelilingi seseorang diranjang rumah pengobatan.
" MINGGIR ! ! ! " para tabib segera menyingkir memberi ruang untuk kaisar Ryu dapat melihat sosok tersebut.
" Apa kau tidak ap-" Suara kaisar Ryu tercekat mendapati sosok diranjang tersebut bukanlah seseorang yang ia cari.
" YANG MULIAAAAA HIKS" Angel terbaring lemah dengan lengan yang diperban. ia beraksi layaknya seseorang yang kesakitan.
" YANG MULIA HIKS, Kuda itu menjatuhkan ku. lengan ku terluka, kuda itu harus dibunuh hiks" adu angel mencari perhatian.
" Dimana dia?" namun, sebaliknya kaisar Ryu justru menanyakan sesuatu hal yang ambigu. membuat seluruh orang yang berada diruang tersebut kebingungan karena pertanyaan nya.
" Siapa yang-Yang mulia tanyakan? " tanya seorang tabib dengan penuh keberanian yang ia punya.
" pelayan hani. dimana dia?" tanya kaisar Ryu dengan nada penuh tergesa gesa. membuat Angel berpikir bahwa rencana kali ini berhasil. Seperti nya yang mulia kaisar Ryu marah karena Hani tidak melayani nya dengan becus. sehingga mengakibatkan dirinya terluka parah seperti itu.
Lalu hukuman seperti apa yang akan pelayan buruk itu dapatkan? Angel menerka dengan segala fantasi jahat di otaknya. Tanpa mengetahui pemikirannya sangat melenceng jauh dari yang kaisar Ryu khawatir kan.
" Pelayan Hani sedang dimintai keterangan oleh Para prajurit Yang mulia atas kejadian tersebut " Selesai tabib mengatakan perihal Hani. secepat itu pula Kaisar Ryu meninggal kan Ruangan. tanpa memberikan jeda untuk mereka melakukan Salam kepadanya.
************
"Apa kau baik baik saja? " itu kata pertama yang Hani dengar dari panglima Hiro setelah dirinya di interogasi.
Ada kekhawatiran di raut wajah panglima Hiro ketika melihat keadaan Hani. membuat Hani merasa diperhatikan oleh sosok seorang kakak.
Hani hanya menanggapi nya dengan sebuah anggukan serta tersenyum kecil sebagai bentuk bahwa ia tidak apa apa.
" Apa ada bagian tubuhmu yang terluka? jika iya, mari kita pergi kerumah pengobatan agar di tangani secepatnya "
" Tidak kakak. Hani baik baik saja " Hani berkata lirih agar orang lain tidak mendengar perkataan nya.
" Baiklah. apa kau sudah makan? " Hani menggeleng pelan.
" jika belum, akan ku ambilkan makanan untuk mu "
"Tidak kak. tidak usah" tolak Hani, ia tidak ingin menyusahkan orang lain.
__ADS_1
" Kau harus makan. tidak boleh terlambat makan " Panglima Hiro mengelus pipi chubby Hani perlahan. Mereka sedang berada diruang pemeriksaan berdua. karena para prajurit yang lain sedang sibuk Menulis laporan pernyataan kejadian ditempat lain.
" Siapa yang terlambat makan? " Kaisar Ryu tiba dengan wajah merah padam. Seperti ada Asap yang keluar dari hidungnya. itu membuat Hani bergidik ngeri karena sang kekasih.
" Ah, tidak itu- yang mulia mengapa anda disini?" Panglima Hiro mengalihkan pembicaraan.
" Jadi, aku tidak diperbolehkan datang kesini?"
" bukan seperti itu yang mulia. maksud ku-"
" Aku hanya menginginkan Laporan langsung dari saksi mata kejadian. apa boleh aku meminjam kekasih mu sebentar panglima Hiro? " pinta kaisar Ryu dengan nada penuh tekanan.
" Ah, silahkan yang mulia. Hamba undur diri lebih dulu " Salah tingkah panglima Hiro memilih untuk meninggalkan Ruang pemeriksaan dengan segera. Ia tidak ingin Lebih banyak mendapat kan pertanyaan Dari kaisar Ryu Mengenai dirinya dan Hani yang terlalu dekat. Itu bisa saja membuat Kaisar Ryu menaruh rasa Curiga kepada nya.
Setelah Kepergian Panglima Hiro, kaisar Ryu mendiamkan Hani untuk beberapa saat. membuat Hani merasa was-was akan perih
" Jadi, Hiro kekasih mu sekarang? "
" Tidak " Hani memilih memperhatikan tanah yang ia pijak. dari pada harus melihat wajah kaisar Ryu yang sepertinya bersungut-sungut marah kepadanya.
" apa yang mulia tidak merasa panglima Hiro begitu gugup karena kedatangan yang mulia yang sangat tiba-tiba? "
" jadi kau tidak berselingkuh? "
" Tidak "
" benar kah? "
" ya, yang mulia "
" jika kau berselingkuh, bisakah aku memenggal kepalamu sebagai jaminannya? "
"AP-APA?! " Hani dibuat merinding seketika dengan ucapan Kejam Kaisar ryu. Seperti nya Hani telah salah memiliki seorang kekasih. Dia itu terlalu sangat posesif dan pemarah.
**************
" Apa kau bisa lebih cepat ? " Perintah kaisar Ryu kepada Hani yang mengekorinya dibelakang. setelah beradu pendapat satu sama lain. Kaisar Ryu akhirnya memilih untuk mengalah dan dirinya menyuruh untuk Hani mengikuti nya.
__ADS_1
" YA, YANG MULIA " Hani segera mempercepat langkahnya sambil sesekali menggerutu lirih.
' Apa dia tidak melihat aku sedang kelelahan akibat ulah medusanya ' walaupun kecil, suara gerutuan Hani tetap terdengar oleh telinga kaisar Ryu yang tajam. Bahkan Kaisar Ryu sampai tersenyum kecil. mendengar gerutuan Sang kekasih yang ia paksa untuk ikut keruangannya.
Hani lelah, ia tidak diberikan waktu beristirahat sedetik pun. seharusnya, ia masuk ruang pengobatan untuk Memeriksa tubuhnya baik baik saja atau tidak. Tetapi, justru ia masuk ruang pemeriksaan dan berakhir di ruangan kaisar Ryu dengan perut kelaparan.
Tenaganya sangat terkuras habis. bahkan ia bisa merasakan beberapa bagian tubuhnya seperti pegal namun tidak sampai cedera. Ia butuh seseorang untuk memijatnya.
Tiba Diruangan nya, Kaisar Ryu langsung Kembali duduk memeriksa laporan kerajaan. Dia membiarkan sosok Hani berdiri sangat lama dihadapan nya tanpa satupun perintah.
Sehingga membuat Hani bertambah kesal. Kakinya bertambah pegal. bahkan ia bisa rasakan sebentar lagi ia akan mengalami Keram pada kakinya.
" Duduklah " Dengan cepat Hani mematuhi perintah yang mulia. Sebelum kaisar Ryu berubah pikiran. ada baiknya ia menurut seperti anak ayam.
Kaisar Ryu sendiri langsung mengesampingkan gulungan Laporan yang ia tekuni sedari tadi . ia langsung bangkit mengambil sesuatu dari meja lain.
Ternyata Senampan makanan besar . ia menyajikannya kepada Hani .
" Makan dan setelah nya beristirahat lah. aku akan memanggil mu kembali ketika Selesai mengurus Angel. untuk sementara Kau diberhentikan untuk melayaninya " Bagai angin segar yang langsung menerpa wajah kesal Hani. Ia langsung mengangguk senang Dan memakan makanan yang disajikan Kaisar Ryu Tanpa perduli Kaisar Ryu memperhatikan nya. toh, dia Kaisar Ryu sendiri adalah kekasih dari Pelayanan Hani yang sangat jelek ini.
hahaha rupanya menjadi kekasih seorang kaisar tidaklah seburuk yang Hani pikirkan. justru Hani seperti menjadi seorang permaisuri yang slalu diperhatikan oleh kaisar nya sendiri.
Selalu memberikan rasa aman kepada nya meskipun dalam waktu yang terlambat.
****************
Sama seperti didesa Nil, para utusan kerajaan sangat terlambat untuk tiba lebih cepat mengamankan desa Nil dari kaum pemberontak.
Kini, didesa Nil tinggal tersisa mereka orang orang yang masih mendukung kaisar Ryu di atas tahtanya. Sementara Mereka yang tergiur dengan kebebasan atas aturan ketat Kerajaan memilih ikut serta bergabung dalam pasukan Kaum pemberontak.
Mereka yang masih tetap bertahan dibawah kekuasaan kaisar Ryu. Menjadi mangsa untuk para kaum pemberontak merampas segala harta yang dipunya untuk penyokong rencana pemberontakan selanjutnya.
Banyak korban yang berjatuhan akibat melawan para pemberontak . bahkan tetua desa Nil ikut serta menjadi korbannya. membuat Nana terpuruk dan menjadi sebatang kara saat ini.
Desa sangat kacau, tidak ada seseorang yang menjadi pengganti dari tetua desa untuk memimpin bahkan paman Han serta Nyonya Hana ikut serta menghilang saat meninggal tetua desa. membuat Nana semakin membenci keluarga ryeon.
" Semuanya karena keluarga ryeon, hiks. Kakek ku meninggal karena mu ryeon hik hiks" Nana menangis dalam kehampaan seorang diri.
__ADS_1