Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
31. Berpisah?


__ADS_3

Waktu sudah memasuki tengah hari, Keadaan kaisar Ryu semakin membaik. ia memakan banyak ikan yang didapat Hani sampai milik hanipun ia jarah Tanpa dosa .


Dan Hani mengalah dengan pasrah. Demi sebuah Kebebasan Dari hukuman Dan ketaatan kepada sang penguasa. Hani merelakan makanannya. ia sungguh merelakannya dengan wajah cemberut. jadilah ia mencari ikan kembali ke sungai.


Kaisar Ryu yang berada di pinggir Sungai hanya bisa melihatnya Berlari kesana kemari mengejar ikan yang melompat saat melarikan diri dari Kejaran Hani. Ia tertawa Senang Karena Tingkah Kocak Hani menangkap ikan. tanpa sebuah jaring atau pancing pun Hani Menangkap ikan yang telah ia makan . itu sangat mengesankan bagi kaisar Ryu.


Hani telah kembali dengan wajah lelahnya. menjinjing rok Hanbok nya yang basah kuyup karena menangkap ikan. Dibagian Bawahnya Kaisar Ryu dapat melihat Ada Sebagian Kain yang robek. Dan bagian tersebut ada pada lengannya yang terluka dan juga dadanya.


Kaisar Ryu Prihatin melihatnya. Ia merasa sedikit bersalah kepada pelayan nya yang satu itu.


"Kemarilah"


hani menurutinya tanpa Penolakan. Menghampiri kaisar Ryu Yang sedang duduk menunggu sambil tersenyum.


Apa Dia sedang menunggu ku? Ada apa dengan wajahnya ? mengapa dia tersenyum dengan wajah tampan itu? Membuatku tergoda saja untuk memukul nya.


" Apa kau menangkap ikan lagi untuk kaisar ini?"


lihatlah! Aku mempunyai seorang kaisar sialan yang begitu percaya diri. Tidak tau saja penderitaan pelayan ini. Hani menggigit bibir nya untuk menyembunyikan rasa kesalnya yang sejak tadi ia pendam.


" Iya yang mulia" Dan dengan bodohnya Hani Hanya bisa tersenyum mengiyakan apa yang dikatakan kaisar Ryu. Tanpa Perduli dengan dirinya sendiri.


Kreuukkkkk


Suara itu berbunyi dari perut Hani . Membuat Kaisar Ryu yang mendengar nya Langsung Mendatarkan ekspresinya seketika.


" Kau pembohong, Kau sama saja dengan yang lain" Hani Tercengang dengan perubahan itu. membuatnya Serba salah Harus berkata jujur atau tidak.


" Kemari ". Kaisar Ryu tetap menyuruh Hani mendekat. ia mengangkat tangannya yang tidak terluka ke udara . Bersiap untuk Mengayunkan Dan Hani memejamkan mata Takut untuk melihat.


Hani menutup rapat Matanya dengan kedua tangan. Menunggu Beberapa saat Namun tidak ada yang terjadi. Tidak ada tangan yang melayang Menampar atau memukul nya. Hanya Saja ia merasakan Hembusan angin lembut yang mengelilingi dirinya


Hani membuka Matanya perlahan. tangan kaisar Ryu masih tetap berada di udara. Ia mengayun ayunkan jemarinya seperti Menggerakkan sesuatu.


Hani bisa merasakan hembusan Angin disekitarnya menghilang ketika Kaisar Ryu menurunkan tangannya. Ternyata , Hani baru menyadari bahwa Kaisar Ryu berniat untuk mengeringkan pakaian yang ia kenakan.


aku telah berprasangka buruk padanya.


Hani Mengira Kaisar Ryu akan menghukum nya karena berbohong ternyata tidak. Ia melakukan sebaliknya yang tidak pernah Hani fikirkan.

__ADS_1


" Aku tidak ingin kamu kedinginan Dan terimakasih telah merawatku" Kaisar Ryu memalingkan wajahnya Dari hani . Telinganya seketika memerah Tanpa sebab Membuat Hani Panik.


" Yang - yang mulia Telinga Anda Memerah" Mendengar perkataan Hani kaisar rryu langsung menutupi telinganya dari penglihatan Hani.


" Jangan Lihat telingaku" Perintah Kaisar ryu . Membuat Hani mengerucut sebal Karena kekhawatiran nya tidak diperdulikan.


Ada apa dengannya , Apa telinganya akan memanjang Seperti kelinci Ketika aku melihat


" baik yang mulia" Hani menurut. Ia lebih memilih Mengambil ikan yang telah ia tangkap untuk dibakar Kembali. Mengacuhkan Kaisar Ryu yang sibuk sendiri.


" Hani, Apa kau melihat Topengku? "


Hani baru menyadari nya . ia meninggalkan Topeng Kaisar Ryu Di tepi sungai ketika malam tadi. Buru buru ia Melarikan diri dari kaisar Ryu. Ia Harus segera mencarinya ditepi sungai. Membiarkan ikan yang belum sempat ia bakar.


Masa bodoh dengan Lapar. Aku harus segera menemukan topeng itu. Semoga tidak ada orang yang menemukan nya.


***********


Jaraknya Agak jauh dari tempatnya berdiam diri dengan Kaisar Ryu tadi. Ia Bersyukur tidak ada orang lain yang menemukan . Beruntung sekali jika orang lain yang menemukannya. secara, topeng itu terbuat dari emas murni yang langka. Mereka yang menjual nya pasti akan kaya raya Dadakan.


Dengan kecepatan penuh Hani kembali. ia merelakan sisa tenaga yang ia punya untuk berlari ditengah matahari yang terik.


fuuhhhh Nafasnya tersengal. Mengaturnya secara perlahan agar kembali normal.


" Duduklah disini, Kau harus Makan. aku sudah membakar ikannya untuk mu" Kaisar Ryu Menepuk tempat disebelahnya.


"Te -terimakasih yang mulia" Hani tidak menyangka . seumur hidupnya ia tidak akan melupakan ini. dilayani makan oleh seorang kaisar yang sangat ditakuti oleh Seluruh Kerajaan yang ada. Mimpi yang Termustahil dan Hani Menerima didunia kenyataan.


*************


Langit Sore hari Menjadi Sesuatu yang disukai Hani. Menatap Langit yang berubah menjadi warna ke orenan. Ia dapat melihat Para burung kembali ke rumahnya sehabis mencari makan.


Tersenyum senang melupakan keadaan. Hani tidak menyadari Kaisar Ryu terus menatap nya sejak tadi ia selesai makan.


" Kau akan Tetap disini atau ikut? " Kaisar Ryu memecahkan lamunan Hani.


" Aku akan Kembali Kekerajaan. Akan terjadi sesuatu jika aku berlama-lama meninggal kan tahta" Kaisar Ryu Bangkit berdiri mengambil sesuatu dari saku celananya. sebuah peluit suara kecil. Meniup nya dengan nyaring membuat Hani menutup kedua telinganya karena melengking.


Seekor kuda hitam dari kejauhan Berlari dengan sangat cepat menghampiri Hani . Tidak, bukan menghampiri Hani melainkan Sang tuan yang telah ia temukan.

__ADS_1


Kuda hitam yang sangat Gagah. Baru kali ini Hani melihat Kuda milik kaisar Ryu Begitu dekat. Kuda tersebut mengikik Tidak suka Kepada Hani.


" Namanya Zero. Kuda terbaikku. ia persilangan Kuda Arab dengan kuda Clydesdale" .


Hani mengerut tidak paham dengan Jenis kuda yang di ucapkan Kaisar Ryu .


"Clydesdale?"


" Ya, Clydesdale. Kau tidak tau jenis kuda Clydesdale?" Hani menggeleng Tidak tau.


"kuda Clydesdale memiliki juntaian rambut putih di pergelangan kakinya seperti ini" Tunjuk kaisar Ryu ke arah pergelangan kaki Zero.


" Dia tidak memiliki nya yang mulia" Hani tidak menjumpai warna putih dipergelangan kaki Zero . semuanya berwarna Hitam.


" Kau benar, Zero Lebih Dominan ke jenis kuda Arab. Bisa dibilang, Hanya Pergelangan kaki dan tingginya saja yang Sama dengan jenis kuda Clydesdale. Ayahnya, jenis kuda Arab berdarah panas. Aku memilih nya karena ia memiliki kondisi tubuh yang prima dan tingkat kecerdasan cukup tinggi, sehingga mudah untuk aku melatihnya Berperang . Dia kuda yang kuat". Kaisar Ryu tersenyum mengelus rambut Zero yang menjuntai. Ia memeriksa pelana kudanya yang masih ada. Mengambil Sebuah Set pakaian.


Mengganti topeng emasnya dengan topeng Biasa yang dibagian pinggir nya terlihat retak. serta Akan mengganti Pakaian nya. Ya, mengganti pakaiannya yang masih ada Hani dihadapan nya.


" Kau ingin melihatku berganti baju disini?" Tanya kaisar Ryu Menggoda Hani yang terdiam ditempat.


Dasar Kaisar mesum. Hani langsung memalingkan arah pandangnya bersiap untuk pergi.


"Oh, Tunggu sebentar Aku melupakan sesuatu". Kaisar Ryu mengambil sesuatu dari pelana kudanya. melemparkan sekantong Koin emas ke arah Hani. Dan Hani Menangkap nya dengan tepat.


" Aku melepaskan mu Dari Tanggung jawab menjadi Seorang Pelayan ku. Kau aku bebaskan. Jadi, pulanglah Ke desamu Dimana tempatmu berasal. Aku sangat Senang dan bermurah hati saat ini." Kaisar Ryu tersenyum menawan kearah Hani dari balik topeng nya.


" Ta-tapi yang mulia anda belum sembuh total"


" Kau menolaknya? Selagi aku masih Belum berubah pikiran menjadi kejam kembali. lebih baik Kau Segera pergi. ishhh Aku tidak kuat melihat Bibir Menggoda mu itu. Pergilah ! " Usir kaisar Ryu Tanpa melihat Wajah Hani sudah berubah menjadi merah menyala.


Kaisar sialan, Mesum, tidak punya otak . pikiran Hani sudah bulat . Ternyata sejak tadi ia menjadi Bahan Vulgar Kaisar Ryu.


" Baik yang mulia. Hamba akan pergi. Terimakasih banyak atas pesangon yang -yang mulia berikan. Hamba Berharap Yang mulia tidak meminta Umpeti Denda Atas kepulangan hamba menuju kampung halaman". Kurasa ini keputusan yang sangat tepat untuk Hani. Ia bertekad akan segera pulang untuk bertemu kembali dengan ibu dan pamannya.


" Ya , pergilah! Dan Aku Berpesan kepadamu Hani. Jika saat kita berjumpa lagi diperjalanan dan kau masih belum tiba di kampung halaman mu . Kau harus menjadi pelayanmu kembali. apa kau mengerti? "


ah, perjanjian macam apa itu? Hani merasa dirinya dipermainkan oleh Kaisar Ryu. Lama kelamaan ia bisa gila jika terus bersama dengan kaisar Ryu. Permintaan nya sungguh gila.


" HAMBA MENGERTI YANG MULIA.SEMOGA KITA TIDAK BERJUMPA KEMBALI". dengan keberanian terakhirnya Hani mengucapkan secara lantang. menunduk hormat untuk terkahir kali. Lalu, Berbalik Pergi secepat mungkin dari hadapan Kaisar Ryu . Ia sangat marah karena kaisar Ryu yang sangat menjengkelkan.

__ADS_1


kaisar Ryu hanya terkekeh melihat tingkah lucu Hani. ia menggeleng gelengkan kepalanya. tidak sabar untuk melihat Pertunjukan sebentar lagi. ya, sebentar lagi.


" Kau tau zero, Tidak akan Pernah seorang pelayan berkulit coklat aku bebaskan. Dia akan kembali" Janji Kaisar Ryu disambut dengan kikikan Zero Padanya.


__ADS_2