
Ryeon akhirnya menemukan sesuatu yang ia cari selama ini. pencarian nya membuahkan hasil. ia menemukan keberadaan Sang Adik, ibunda Beserta pamannya.
Meskipun hanya sebuah Tebakan dari penjelasan tulisan Nana yang tidak jelas mengenai penghuni Rumah pengobatan. Akan tetapi, ryeon sudah memiliki titik terang. jika mereka masih hidup dan selamat dari para pemberontak yang mngejar.
Ryeon bangga karena pengorbanannya berhasil untuk menyelematkan keluarganya saat itu . Dimana para pemberontak menemukan ia, ibunya dan pamannya di desa Nam. Mereka dikejar layaknya hewan Buruan bagi kaum pemberontak. karena lebih memilih Mendukung keputusan Kaisar Hyun Shik yang agung daripada harus bergabung dalam golongan pemberontak.
Ryeon terpisah sebab Kebakaran yang melanda Desa Nam. para pemberontak membakar desa tersebut agar ia, adiknya, ibu beserta pamannya Musnah. Akan tetapi takdir masih berkata lain. Ryeon selamat bahkan dia sempat Melindungi sang adik dan ibunya sebelum berpisah.
Ia di temukan oleh Paman Dwayne dalam keadaan sekarat dan dibawa ke desa larangan untuk segera di obati. Karena saat dirinya ditemukan tubuhnya penuh dengan luka dan bermandikan darah.
mama Athena merawat nya dengan baik hingga sembuh. menganggap Ryeon seperti anaknya sendiri. Kasih sayang nya sama besar seperti halnya ibunda Hana menyayangi Ryeon.
Akan tetapi, Hati Ryeon tetaplah kosong meskipun Takdir sudah memberikan mama Athena kepadanya sebagai ibu pengganti Dari ibundanya yang menghilang.
Ada ruang kosong yang menganga dilubuk hatinya yang terdalam. ketika merindukan sosok sang ibu yang sangat susah ditemukan. Beserta sang adik perempuan yang baru saja lahir ketika itu.
ryeon masih belum sempat mengajak sang adik perempuan yang memiliki pipi gembul serta bermata biru itu bercengkrama. Mengajaknya bersenda gurau layaknya seorang kakak. Dan masih belum mengetahui akan namanya.
Tunggu, ada yang terlupakan. ryeon belum mengetahui nama sang adik. ibunya masih belum sempat memberikan nama sang adik ketika itu.
" Jadi, nona Nana. Siapa nama anak dari Nyonya Hana? "
Nana segera menjawab pertanyaan ryeon dengan sebuah tulisan.
" Ryeon? Apa maksudmu? " ryeon kebingungan ketika Nana malah menulis namanya.
Namanya ryeon tuan. nama anak dari Nyonya Hana adalah ryeon. persis seperti namamu.
" Tidak, kau salah. Bagaimana mungkin adikku seorang perempuan diberi nama ryeon ha ~ ha itu sungguh aneh " ryeon tertawa tidak percaya akan tulisan Nana.
sedangkan Nana mengerutkan alisnya tampak berpikir . menganggap Tuan didepannya ini sedikit tidak waras. Bukan karena apa, Nana sudah memberitahu kannya dengan jelas namun dia tetap tidak percaya.
'Dasar tuan aneh'.
Nyonya Hana tidak memiliki Anak perempuan.
Selesai membacanya, kini Ryeon bungkam dengan Alisnya yang mengerut berpikir keras.
' ini sangat aneh, dengan jelas aku menemukan pakaian wanita muda, pria muda, serta dua pakaian yang kupastikan itu milik Paman dan ibu. lalu, apakah aku memiliki dua orang adik?'
__ADS_1
" Apa nyonya Hana menikah lagi? " Nana menggeleng tidak.
" Apa anak nyonya Hana sudah menikah? " Ryoen memastikan sang adik mungkin yang sudah menikah. sehingga Pakaian di rumah ini bertambah satu orang.
Nana menggeleng tidak sekali lagi. namun dengan raut wajah yang tiba-tiba menjadi sendu. membuat ryeon yang melihatnya sedikit khawatir.
" Apa nona tidak apa apa?"
Sebelum Nyonya dan paman Han menghilang. Ryeon terlebih dahulu pergi meninggalkan desa ini. Kakekku mengatakan jika ryeon pergi untuk menikahi kekasihnya yang tengah hamil.
Ryeon menganga tidak percaya, bagaimana mungkin adiknya menghamili seorang gadis. sedangkan dia sendiri adalah seorang perempuan.
ryeon ingat betul saat adiknya masih bayi. dia sangat cantik dan imut dengan mata birunya. ibunya pernah berkata bahwa adiknya bisa menjadi penyebab kehancuran dari suatu kerajaan nanti setelah ia dewasa. lalu bagaimana mungkin ada pernikahan sesama jenis.
'oh itu tidak mungkin bukan?'. " Kapan Adikku menghilang? maksud ku kapan Nona melihat ryeon yang disukai nona menghilang dari desa ini?"
Hari dimana Kerajaan menjemput salah satu gadis desa ini untuk Diutus ke istana menjadi seorang pelayan.
' sudah kuduga '
Ha ~ ha ~ ha
itu membuat Nana mengepalkan tangan marah.
Tidak sengaja mata Nana melihat teh yang berada di atas meja. tangannya gatal untuk mengambilnya. Selagi masih ada kesempatan terbaik, dan si calon korban belum sadar dari mode tertawanya.
Byurrrrrrr.
' seperti nya cukup ' Nana tersenyum senang karena ulahnya. melihat tuan ryeon seketika menghentikan tawa Dan menatap dirinya dengan Tajam.
Nana menggigil ketakutan ketika melihat tuan ryeon beranjak menghampiri dirinya dengan wajah penuh amarah.
' tidak. seperti nya aku melakukan sesuatu yang salah ' . Mata tuan ryeon berubah. Membuat Nana terkejut melihat nya. karena sama persis seperti mata Ryeon-nya dulu.
' Tidak dia bukan ryeon ku. Dia iblis . seseorang kumohon tolong aku' Nana berusaha untuk menjerit . akan tetapi, tangan tuan ryeon sudah berada dileher Nana. mencekik nya dengan sangat erat sampai sesak nafas. ditambah dengan dirinya yang menangis semakin kencang meminta bantuan.
" Nona tidak tau diri, Apa yang nona fikirkan? hah ! apa nona berfikir aku sedang mengolok olok nona karena tidak di nikahi oleh adikku.
Haha haha haa" Tawa Tuan ryeon menggelar diruangan sepi itu.
__ADS_1
" Kau ku beri tau. adikku adalah seorang perempuan. Dan sangat lucu sekali jika adikku menyukai nona yang sesama jenis ini. itu sungguh menggelikan ".
" Dan ku ingat kan sekali lagi. jangan pernah melawan ku. jika tidak, nona ataupun seluruh orang yang berada didesa ini bisa kubumi hanguskan sekaligus, Apa nona mengerti? " Nana menelan ludah nya kasar. Mendengar Ancaman dari tuan ryeon yang begitu kejam. Ia hanya bisa mengangguk pasrah mengikuti semua perintah dari Tuan ryeon tanpa bantahan.
" Bagus " Mata itu berangsur normal kembali. Melepas cengkraman dileher Nana begitu pelan.
" Kau perempuan pertama yang berani sekali membuatku marah " Tuan ryeon menepuk pundak Nana lembut Sambil tersenyum misterius.
********
Baru kali ini Nana bertemu dengan seseorang yang sangat kejam dan juga misterius secara bersamaan. Bahkan Nana tidak menyangka bawahan yang berada diluar rumah pengobatan tabib Han untuk menjaganya. Ia temukan tidak sadarkan diri dibawah pohon.
Dan itu semua karena ulah tuan ryeon. Ia Tersenyum manis setelah mengatakan bahwa ia dengan sengaja menyuruh seseorang untuk membuat paman penjaga nana pingsan.
Memang biadab tamu asing satu itu . alasannya sepele, hanya karena ia tidak ingin orang lain mengetahui atau menguping pembicaraan nya dengan Nana. Dengan sangat tega orang itu membius paman penjaga nana tidak sadar kan diri hingga pagi tiba.
Tidak memiliki belas kasih, Kejam dan tukang tipu. Wajahnya saja seperti malaikat berhati baik. Tetapi hatinya siapa yang akan tau Dengan apa yang direncanakan.
Dan kini ia memerintahkan Nana untuk mendampingi dirinya untuk menelusuri seluruh desa. mendatangi tempat dimana dulu Ryeon dan Nana selalu datangi. salah satunya adalah sungai yang berada diantara perbatasan desa dengan hutan larangan.
" Apakah nona pernah kesini bersama adikku? "
" Ya, kami berdua sering kemari untuk menangkap ikan bersama " Nana tersenyum kecil mengingat dulu. ia sering ke tempat ini bersama ryeon hanya untuk menangkap ikan atau sekedar menemani Ryeon Agar tidak diganggu oleh Para gadis desa yang kegenitan seperti ulat bulu.
" menangkap ikan? hanya itu?" Tuan ryeon Mengulang perkataan Nana tidak percaya.
" Apa? Tuan berfikir kami akan Berbuat hal mesum begitu. Ingat ya Tuan, Meskipun kami anak desa yang tidak pernah mendapatkan pendidikan seperti kelas atas. namun kami masih memiliki Rasa menghormati satu sama lain, menjaga sopan santun dan memiliki aturan yang harus dipatuhi. tidak seperti tuan yang- " Nana tercekat karena baru sadar atas kebodohan nya.
"apa?" Tuan ryeon justru menantang Kelanjutan perkataan Nana.
"Ti- tidak tuan. tidak ada". Nana langsung mengunci mulutnya rapat-rapat.
"kenapa dengan ku? Apa aku berbeda dengan Adikku? "
' iya. sangat berbeda, anda sangat kejam dan licik' . Alih-alih perkataan itu yang keluar dari mulut Nana justru malah sebaliknya.
" Ti-tidak. an-anda sangat baik" Nana memaksakan senyuman agar tuan ryeon mempercayai nya.
" Ha ha ha Rupanya kau pembohong ulung juga nona. Dan Kau tidak berhasil meyakinkan ku. lain kali kau harus belajar kembali". Jantung Nana berdetak lebih cepat karena ia ketahuan berbohong.
__ADS_1
" jadi, Sekarang mari kita mencari Ikan terlebih dahulu karena aku sangat lapar. dan setelahnya kau bisa kembali melanjutkan semuanya tentang adikku". Tuan ryeon segera mendorong Nana menuju tepi sungai untuk mencari ikan.