
Istana Kini begitu sangat ramai dipenuhi oleh para undangan dari berbagai kalangan. Baik itu Dari Semua Tetua desa dibawah kerajaan Tin. maupun Perwakilan dari kerajaan tetangga. Mereka Hadir Sangat antusias untuk melihat Sang penakluk Kaisar yang terkenal kejam itu.
Beberapa undangan saling berbisik ketika mengenali Hani sebagai sosok nona Isabella di Kerajaan Tan.
Sebagian Pria yang hadir Merasa kecewa ketika mengetahui yang bersanding dengan kaisar Ryu adalah Nona yang Tengah mereka perebutkan Semenjak Muncul di Kerajaan Tan.
Sedangkan beberapa Wanita sangat mengasihani kesempurnaan nona Isabella Harus Jatuh ke tangan penguasa yang begitu kejam. Begitupun rumor tentang buruknya rupa kaisar Ryu yang masih ada. membuat mereka menyayangkan Nona sesempurna Dewi itu Harus menikah dengan Kaisar Ryu.
Ting Ting Ting
Suara Gelas yang didentingkan oleh Tuan Hanshin memecah Atensi para undangan.
" Baiklah Para undangan sekalian. Sebelum perayaan Berlanjut. Izinkan Saya Panglima Tertinggi kerajaan Tin memperkenalkan Putri Satu satunya yang belum saya perkenalkan ke khalayak umum. Dia Adalah Shin Hani Isabell . Putri Tercinta ku yang Sudah dipersunting oleh Yang mulia Kaisar Ryu" Hani menatap seluruh tamu undangan seraya menunduk memberi hormat.
Seluruh tamu undangan bertepuk Riuh. tidak mengira Pasangan Kaisar Ryu ternyata Masih lah Dari keluarga orang yang berhubungan dekat dengan Urusan Kerajaan Yakni panglima besar Hanshin .
Siapa orang yang tidak mengenali Kaki Tangan Kaisar Sebelumnya itu. Ia di gadang gadang Sebagai Ksatria terbaik Masa itu hingga dapat memenangkan hati putri Jendral yang bernama Hana. Sungguh, Diluar Perkiraan Mereka Semua Asal usul keluarga Hani tidak lah sepele.
Pantas saja Wajah paripurna itu Sudah pasti di wariskan dari Nyonya Hana yang begitu Mempesona malam ini, meskipun Ia Sudah cukup berumur tetapi kecantikan nya tidak pernah luntur. begitupun juga dengan mata sebiru samudera Kas Keturunan keluarga Hanshin, Hanya orang orang tertentu yang dapat mewarisi nya.
" Omoooo, Kau sangat Cantik sekali sayang. Mama Sangat merindukan mu" Mama Athena Bergegas menghampiri Hani lalu memeluknya. setelah menunggu Antrian panjang dari beberapa tamu yang mengucapkan serasa langsung kepada pasangan itu.
" Hani juga."
" Mama Berharap Kau akan terus selalu menemani Ryu. Bimbing ia jika dia membuat kesalahan. Jika dia Tetap membantah, pukul pantat nya" Pesan Mama Athena membuat Beberapa orang yang mendengar nya Sedikit cekikikan.
Mereka Hadir semua. Ada Chen, Paman Dwayne, Cheche yang memberikan Sebuah hadiah belati kecil pada Hani. Namun langsung di Rampas secara paksa oleh Kaisar Ryu yang tidak sengaja melihatnya. membuat Cheche memberengut kesal. Maklum dirinya sudah bersusah payah Membuat Dan mengasahnya sendiri. Akan tetapi, tidak sampai ke tangan Sang tujuan.
" Dasar Pria Posesif " Umpat Cheche Mendapat Delikan tajam dari Kaisar Ryu. Hani yang melihatnya hanya bisa tertawa kecil.
" Yang mulia tidak boleh seperti itu, Cheche sudah berusaha sangat keras untuk membuat nya" Bela Hani Ketika Melihat Cheche telah hilang dengan raut kesal.
" Tetapi, Tidak juga Dengan Sesuatu yang Membahayakan. itu pengecualian " Peringat kaisar Ryu. Hani menghela nafas kalah. percuma, ia tidak akan menang melawan Kaisar Ryu yang keras.
" Yang Mulia" Nana datang bersama Ichiro dan juga Pasangan Penguasa kerajaan Tan dibelakang nya.
" Oh tuhan. Kalian Datang? Terimakasih Banyak"Hani memeluk Permaisuri Diana.
" Lama tidak berjumpa Hani. Kau semakin Cantik saja. Sungguh, aku Merasa sangat Jelek ketika berdekatan dengan mu. Auramu Sangat memukau malam ini" Puji Permaisuri Diana .
__ADS_1
" Terimakasih Atas pujiannya, Yang mulia bahkan jauh lebih cantik dariku. "
" Panggil Diana saja. Aku sudah Katakan Berulang kali jika kau mengatakan yang mulia lagi kepadaku. Aku tidak akan Mau bertemu lagi dengan mu. Oh ayolah, kita sudah menjadi saudara sekarang" Hani mengangguk menurut.
" Ini untuk Anda yang mulia" Nana memberi Hadiah pernikahan untuk Hani.
" Cantik sekali, Terimakasih" Tersenyum senang Hani tidak mengira Nana akan memberi syal kepadanya.
Syal Buatan nya sendiri yang awalnya akan ia pakai Sendiri nanti di Musim dingin Tertunda. mungkin, ia akan membelinya saja di pasar sebagai pengganti. kapan lagi ia akan menghadiahkan sesuatu kepada Hani buatan tangan sendiri, jika tidak sekarang.
" Hani ! " Itu Suara merdu Sassy yang Terburu-buru mendekat. Pasalnya, Ia tidak mau ketinggalan bertemu Dengan Tuan Ichiro lagi. Berkali kali ia berusaha bertemu dengan Tuan Ichiro yang selalu sebentar di istana lalu Menghilang. membuat Sassy berusaha ekstra keras untuk berjumpa dengannya.
Sassy Mengagumi Tuan Ichiro semenjak Panglima besar Hanshin mengumumkan bahwa tuan Ichiro adalah Anaknya. Ia Berfikir Tuan Ichiro Begitu hebat Karena dimasa kecilnya dulu sudah Terdengar akan kepintaran nya dalam hal apapun. Sebelum rumor yang dibuat Beredar bahwa ia dinyatakan mati saat Peristiwa pemberontakan itu.
" Selir Sas-"
" Berhenti. Aku bukan selir yang mulia lagi. Kami sudah Dibebaskan oleh yang mulia untuk memilih jalan hidup masing masing. Jadi panggil saja aku Sassy "
" Em baiklah" Hani menyanggupinya .
" Ini Hadiah untuk mu. Semoga Kamu dan yang mulia selalu bahagia" Sassy tersenyum cerah Hingga menampakkan gigi gingsulnya.
" Tuan, Mau berdansa denganku?" Ajak Sassy Seraya Tetapi lebih menuju ke arah memaksa. Ia berhasil menggeret Ichiro ke lantai dansa.
Hani terkekeh melihat sang kakak yang begitu dingin dan cuek kepada Para gadis. Kini tengah memelas Dari sudut matanya. berharap Hani Mau menolong nya Dari jeratan Sassy.
Semuanya Sudah terlambat.
Perayaan Semakin Heboh, beberapa orang terlihat Turun untuk ikut berdansa bersama. Mencari kesenangan masing masing. Semuanya tidak luput Dari mata seseorang Dibalik Pilar.
Mereka memberikan Aba aba lewat tatapan satu sama lain. Seperti seseorang yang telah terlatih. bahkan Beberapa penjaga Beruntung dapat mereka kelabui.
" Sekarang " lirih seseorang memberikan arahan kepadanya.
Syuuutttttttttttt
Plang
Panah Meleset Jatuh mengenai Tembok. membuat Beberapa Orang terkesiap akan adanya penyerangan . Begitupun dengan
__ADS_1
Kaisar Ryu Dengan gesit Mendengkap Hani . menghindar dari panah yang melesat Cepat Ke arah mereka.
'Bajingan' umpat Kaisar Ryu kasar. Belum sempat dirinya melihat titik panah berasal. seseorang sudah lebih dulu menancapkan sebilah pisau kearah perutnya.
"YANG MULIAAAA" Teriakan Hani memenuhi Aula perayaan Malam ini. Orang orang Segera mengamankan diri satu sama lain . mereka tidak ingin menjadi sasaran selanjutnya dari korban penyerangan. Sedangkan Ichiro melesat cepat untuk menangkap sang pelaku.
" Yang mulia, Aku mohon bertahanlah" Hani Berharap Mimpinya tidak akan menjadi Kenyataan. ia memapah kepala Kaisar Ryu dalam pangkuan. Menangis tersedu Ketika melihat Perut Kaisar Ryu Mengucurkan darah .
" To-long jang-an me-na-ngis" Dalam keadaan terbata pun Kaisar Ryu Masih saja mencemaskan Hani. Ia dengan lembut mengusap air mata Hani yang turun.
"Yang Mulia"
" Per-mai-su-ri-ku su-dah ber-jan-ji un-tuk ti-dak me-nang-is" Keluh Kaisar Ryu Berharap Hani menghentikan tangisnya.
UHUKKK
" YANG MULIAA" Seluruh anggota Kerajaan Serempak berteriak. Saat melihat Kaisar Ryu memuntahkan Darah.
Paman Dwayne dengan sigap mengecek keadaan Kaisar Ryu dibantu oleh Cheche.
" Ini gawat. Yang mulia terkena Racun yang sama Seperti Dulu. Dan ini Sudah menyebar" Menggeleng lemah Paman Dwayne menarik nafas kasar melihat Sang ponakan Dalam keadaan sekarat.
" TIDAKKKKK. HIKS, AKU MOHON BERTAHAN YANG MULIA" Hani menggenggam tangan Kaisar Ryu begitu erat. berharap kaisar Ryu tidak menutup mata dan meninggalkan nya.
" A-ku me-min-ta ".
" Iya, yang mulia Meminta apa? Ayo, cepat katakan. Asal anda jangan pergi. Hiks ~" Cerocos Hani.
" Kau Cin-ta a-ku? "
" Hiks~ Iya " Hani mengangguk cepat.
" I-ya, a-pa? "
" IYA, HAMBA MENCINTAI YANG MULIA HIKS~" Tangis Hani semakin menjadi Dan Setelahnya Suasana menjadi Buram berakhir Gelap.
NB:
Ehm, Kaisar Ryu mati?
__ADS_1
Sad end or happy end?