Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
51. Kejamnya Tuan Ryu


__ADS_3

Bermalam dan menginap Di desa desa tertentu telah Hani Lakukan bersama kaisar Ryu Beberapa hari ini. Membuat nya mengetahui kehidupan beberapa Desa yang berada di bawah naungan kekuasaan Kerajaan Tin secara langsung.


Mereka hidup Dengan memiliki Alam yang melimpah. Tumbuh dan hidup subur dengan Kerjasama Manusia yang mengolahnya sendiri.


Mereka Sangat Makmur Dengan Kondisi Alam yang mendukung.


terkadang, Hani juga menemui beberapa desa yang masih terbilang jauh lebih sulit kehidupan nya dari desanya sendiri. Faktor nya Kebanyakan Hani perhatikan dari manusia itu sendiri.


tidak mau berusaha untuk mengolah sumber daya alam yang ada. sehingga menyebabkan lingkungan disekitar ikut serta terkena imbasnya.


Seperti lingkungan yang menjadi kumuh Karena jarang dirawat. serta tanah tandus karena tidak Adanya pengaliran air dari sungai . Mereka sangat pemalas hanya untuk membuat sebuah Irigasi kecil.


Disini, Hani menilai desa Mak sendiri tidak terlalu buruk untuk dikatakan Desa yang sudah mampu untuk Maju. Desa itu Masih memiliki Para warga yang rajin bergotong royong. Mereka Saling membantu untuk menciptakan Lingkungan yang asri dan bersih satu sama lain.


Seperti pagi ini, Kaisar Ryu mengajaknya untuk memeriksa beberapa lahan desa yang mengalami Kekeringan. Mencari solusi untuk Lahan tandus tersebut. Karena musim hujan yang ditunggu tidak kunjung datang.


Selesai memeriksanya, Mereka berdua kembali ke Kediaman Tetua desa. Untuk Mencari Solusi memperbaiki Lahan yang kering tersebut .


Namun, ditengah perjalanan Kembali. mereka malah disuguhkan oleh Sesuatu yang ditunggu oleh kaisar Ryu sedari tadi malam.


Rombongan Prajurit dari utusan kerajaan Datang Kembali Ke desa Mak. Membawa sebuah keributan Dengan beberapa Kereta Kuda Khas kerajaan membuat para Warga merasa ketakutan.


mereka Membawa sebuah pesan Atas perintah kaisar Ryu untuk membayar Umpeti yang belum sempat Desa Mak berikan. Sebuah kekonyolan yang dibuat Dengan sangat nyata. Bahkan kaisar Ryu sendiri pastikan ia tidak pernah memberikan perintah semacam itu kepada Para bawahannya.


Pedang yang belok Harus Segera diluruskan. Mereka harus dilunakkan dalam bara api terlebih dahulu untuk menjadi pedang yang kembali sempurna.


Dan Mereka sudah dengan sangat lancang tidak mematuhi peraturan yang Telah kaisar Ryu buat. Bahkan membuat Peraturan sendiri Dengan membawa nama Baik Kaisar Ryu. itu akan menyebabkan nama besar kaisar Ryu menjadi buruk Dimata para rakyatnya.


pertunjukan keributan itu membuat Tangan kaisar Ryu menjadi gatal. Sudah lama, pedang di pinggang nya tidak ia asah. Kaisar Ryu takut pedang kesayangan nya akan berkarat jika tidak diasah secara teratur. Dan Seperti nya Mereka Dengan sangat Sukarela untuk menjadi bahan asahannya.


" Tetap disini " Kaisar Ryu menyuruh Hani untuk tetap berada ditempat. Sedangkan kaisar Ryu segera mendatangi Rombongan prajurit tersebut yang sepertinya sedang Mengintimidasi Beberapa warga yang ada.


" Kalian ini tidak mematuhi peraturan Kerajaan hah?" Seorang Prajurit membentak kepada Beberapa warga yang berlutut ditanah.


"Kami mohon, beri kami waktu. Bahan makanan kami sedang menipis saat ini. Kami sangat memerlukan uang untuk itu. Kami janji akan segera membayarnya"


" Persetan " Mereka menendang barang barang milik para warga yang bisa mereka jangkau. menghancurkan nya tanpa rasa bersalah.


" Bayar Sekarang umpeti kalian. Kemana Tetua desa kalian? tidak becus. apa perlu Kami melaporkannya langsung kepada kaisar Ryu bahwa kalian tidak mematuhi aturan nya" .


" Kurasa mereka ingin Desa ini Hancur tanpa Campur tangan Perlindungan keamanan kaisar Ryu lagi. benar begitu? ha"


" Tidak. bu-bukan seperti itu tuan " Dengan wajah sendunya. Para warga meminta keringanan waktu untuk dapat mengumpulkan uang supaya bisa membayar Umpeti dengan segera.


Namun yang terjadi, malah penekanan waktu terus saja dilakukan oleh Utusan kerajaan yang selalu datang.

__ADS_1


Brengsek, Kalian seperti menyiram kotoran langsung didepan wajahku.


Api kemarahan terus berkobar didalam hati kaisar Ryu. disetiap langkahnya mendekat . mendengar betapa bejatnya dirinya Dimata rakyat nya sendiri. Dan pernyataan tersebut bahkan disuarakan oleh orang orang yang mengkhianati dirinya.


Crashhhhhh


Sebuah kepala menggelinding didepan seluruh orang. Mereka yang tidak pernah menyaksikan kejadian tersebut. Hanya bisa menjerit histeris ataupun ketakutan setengah mati dengan Tindakan Kaisar Ryu yang secara tiba tiba menggegerkan orang orang.


Pedang Kaisar Ryu sudah dikeluarkan dari sarungnya. Ia rindu akan darah penghianat sebagai Asahan.


Dari sudut bibirnya, kaisar Ryu tersenyum menyeringai. memandang rendah kepada Sekumpulan penghianat didepan nya.


" SAMPAH ! " lantangnya suara kaisar Ryu membuat para utusan kerajaan terbakar api kemarahan. mereka menganggap diremehkan oleh kaisar Ryu.


" HEI KAU? APA YANG KAU LAKUKAN KEPADA TEMANKU? " Beberapa prajurit Tidak menerima atas kematian teman mereka yang secara tiba-tiba. Bahkan Hal itu bukanlah sesuatu yang manusiawi untuk dilakukan.


" KAU HARUS MATI JUGA HIAAAAAA " Seorang prajurit segera menghunuskan pedangnya ke arah Kaisar Ryu. berusaha untuk membalaskan dendam Atas Kematian temannya.


Crashhhhhh


darah bermuncratan. seluruh orang terlihat ngeri menjadi saksi bisu atas tontonan yang terjadi. Hani yang berada ditempat nya Terduduk kaku tidak berdaya.


Dia -Dia benar benar monster.


Kini, bukan hanya Satu mayat saja yang tergeletak di tanah. melainkan Sebagian Utusan kerajaan telah dibantai habis oleh kaisar Ryu.


Seorang utusan bertanya kepada kaisar Ryu dengan jarak yang cukup begitu jauh. Agar sesuatu yang tidak di inginkan bisa ia hindari. Dia masih sangat menyayangi nyawanya.


Tersenyum menyeringai dengan wajah penuh dengan cipratan darah kaisar Ryu menjawab.


" Aku Ryu. Tangan kanan Panglima besar klan setan merah "


Deg


Semua orang terlihat mematung ditempat. seperti mendapatkan sebuah undangan maut dari seorang Malaikat.


Mereka yang dari awal terlihat menentang dengan Kaisar Ryu. Menciut menggigil ditempat nya masing-masing.


Tangan kanan Klan Setan merah Bukanlah seseorang yang biasa saja untuk mereka dengar. Rumor mengatakan Dia bisa Membantai 100 orang Prajurit seorang diri Dalam waktu yang singkat. Dan sekarang, Mereka Melihatnya sendiri secara langsung.


Satu persatu Para utusan mengambil langkah mundur . Mereka Berniat untuk melarikan diri. melupakan Tujuan Awal kedatangan mereka.


Namun, Semuanya sudah terlambat. ketika Beberapa orang utusan Hendak pergi . Kaisar Ryu Sudah dengan cepat mengeksekusi nya.


Crashhhhhh

__ADS_1


Crashhhhhh


Crashhhhhh


Cipratan darah bertambah lagi dimana mana. Para warga disekitar semakin Bertambah takut tiada Tara.


Kaisar Ryu menyisakan Beberapa utusan yang masih berada ditempatnya tanpa perlawanan. mereka yang tidak bergerak sedikitpun dengan keringat yang mengucur deras. Kaisar Ryu Membiarkan Meraka untuk tetap bernafas.


" Ada lagi yang ingin bermain dengan pedangku? " Tawar kaisar Ryu Dengan senyuman puas Seperti Malaikat maut.


" Am- ampun Tuan. Tolong Ampuni kami-"


"Ya tuan. Ampuni kami tuan ".


" Kami minta maaf tuan. Kami tidak akan mengulangi nya lagi"


Seruan permohonan Saling bersahutan dari para utusan yang tersisa. Mereka meminta sebuah pengharapan Kepada kaisar Ryu Atas nyawa mereka masing-masing.


" Apa Kalian Mengetahui kesalahan kalian? "


Mereka Menggeleng tidak tau Dan sebagian yang lain mengangguk mengerti.


" Kau- " Tunjuk kaisar Ryu kepada utusan yang mengangguk.


" Jelaskan kesalahanmu? "


" Ka-kami tidak me-menagih umpeti Secara Sopan "


" Lalu ? "


" Ti-tidak Ada tuan " .


para utusan saling melirik satu sama lain. menelan ludah mereka yang terasa kering.


Mereka tidak tau, Apalagi kesalahan yang telah mereka perbuat.


" Siapa yang menyuruh Kalian untuk Menagih Umpeti Ke Desa ini? "


" It-itu Atas perintah Langsung dari Yang mulia kaisar Ryu, Tuan"


" Kaisar Ryu?" Mengangkat alis nya rumit. Kaisar Ryu ingin sekali tertawa mendengar kekonyolan itu. Sejak kapan ia pernah memberikan perintah Hal itu. Jika tidak, ada orang terdekat nyalah yang memerintah sampai mempermainkan Segel Tanda tangan kebesaran nya menjadi sebuah Perintah.


" Berikan surat perintah nya" .


Utusan tersebut memberikan sebuah gulungan surat kepada kaisar Ryu dengan tangan gemetar.

__ADS_1


" SURAT INI PALSU " teriak kaisar Ryu supaya para warga disekitar mendengar atas seruannya.


__ADS_2