
Visual anjing Doberman.
" APAAA? " Nana Seketika menengadah kan wajahnya kepada tuan ryeon. Sehingga dirinya bertatapan langsung dengan Wajah milik tuan ryeon yang begitu menawan.
" Jadi, Tuan selama ini. tidak lekas pergi hanya karena menunggu mereka? " Tunjuk Nana kepada 3 anjing Doberman itu.
" Ya "
"Kenapa tidak mendatangkan orang saja dari pada mereka? jangan katakan jika gerbang desa juga dijaga oleh spesies seperti mereka daripada manusia".
" Tidak nona. Mereka yang berjaga untuk desa ini semuanya manusia. Mereka bertiga kutugas kan hanya untuk melacak jejak ibuku dan pamanku yang tersisa di rumah ini. Jadi, kau lebih baik duduk tenang disini agar pekerjaanku dan mereka lekas selesai dan kita segera pergi". Tuan ryeon membawa tubuh Nana menuju tempat duduk.
" mereka tidak akan menggigitku kan tuan?" Nana duduk dengan was-was sesekali melirik ketiga anjing itu waspada.
" Tidak. mungkin hanya akan menerkam, mencabik atau mengoyak tubuhmu menjadi kecil agar mereka makan dengan nyaman " .
Seketika itu juga, Nana Tidak jadi melepaskan genggaman nya pada tuan Ryeon. Justru malah menarik lengan Tuan Ryeon semakin erat.
Ha ha ha ha ha
" Mengapa tuan tertawa? " Nana bingung dengan Tuan Ryeon yang tiba tiba saja tertawa. ia tidak sadar jika tuan ryeon tengah menertawakan dirinya yang seorang penakut.
"Tidak. hanya saja menertawakan pemikiran dangkalmu itu. mereka bukanlah anjing yang seperti kamu pikirkan. mereka adalah spesies anjing terhormat yang pantang untuk menggigit orang seperti anjing anjing yang lain kecuali mereka lebih dulu di ganggu. Jadi jauhkan pola pikir burukmu itu. Dan lihatlah ! mereka lucu dan sangat menggemaskan. bukan? " Taun ryeon mengarahkan pandangan Nana untuk melihat kearah para anjing.
menggemaskan darimana nya? ternyata, tuan Ini tidak hanya gila tetapi juga buta penglihatan.
jelas jelas Nana melihat rupa mereka sangat beringas Dan juga memiliki gigi taring yang sangat tajam. Siap untuk mengoyak Daging buruan atau pun yang lain. Hingga Nana ngeri untuk membayangkannya jika mereka benar benar menggigit manusia.
Dengan sangat tega Tuan ryeon membiarkan Nana tetap tinggal di ruang tamu dengan janji sebentar. tetapi berbanding terbalik dengan kenyataan yang menyita waktu sangat lama.
Sesekali Nana melirik seekor Anjing Doberman yang patuh akan perintah tuan ryeon untuk menjaganya. Waspada akan anjing itu karena penampilan nya sangat sangar dan beringas.
siapa yang akan mengerti jika dia tiba tiba gila lalu menggigit ku. Aishhh aku memikirkan apa? jelas jelas dia hanya diam tidak bergerak seperti patung sedari tadi . mana mungkin akan menggigit.
Nana berjengit kaget segera menekuk kaki nya untuk naik keatas kursi. anjing itu tiba tiba mendekati nya dengan lidah yang menjulur seperti hewan yang sedang kelaparan.
Tolong Jangan mendekat. Ahhh bagaimana ini?
Nana menutup matanya, ia pasrah jika anjing itu menggigit nya. ia menunggu beberapa saat untuk adegan yang tidak pernah ada dalam khayalan nya. digigit oleh seekor anjing. akan tetapi ternyata tidak. Anjing itu justru berperilaku sebaliknya. Ia menjilati tangan Nana seperti Anjing lucu pada umumnya.
__ADS_1
Membuat Nana sadar bahwa Apa yang dilihat oleh mata belum tentu sebanding dengan hatinya. Anjing itu tentu memiliki Rupa yang sangar akan tetapi memiliki perasaan seperti Anjing lucu yang lain.
Ya, terkecuali Majikannya, wajah dan penampilan nya saja yang mempesona. akan tetapi tingkah lakunya sangat berbanding terbalik dari itu semua. terkadang kejam dan mengerikan. terkadang juga memiliki sisi baik yang tidak pernah terduga. Entah Nana bingung tidak dapat menebak sifatnya dengan benar.
Guk guk guk guk
Sepertinya, Pemeriksaan telah selesai. Ketiga anjing itu tiba tiba melesat pergi dari rumah pengobatan dengan terburu-buru seperti sedang mengejar hewan buruan.
" Ayo ! " Belum usai dengan kebingungan yang terjadi dengan Para anjing yang tiba tiba pergi. kini tuan ryeon sudah muncul di hadapan Nana dengan keadaan berjongkok memunggunginya.
" Apa yang-"
" Cepat naik ke punggung ku sebelum tertinggal dari pemandu jalan kita ". Belum sempat Nana mencerna habis perkataan Ryeon ia sudah dibawa Lari.
Aaaaaaaaaaaaaaa
teriakan Nana menggema bersama deng gerakan tuan ryeon yang melesat cepat meninggalkan rumah pengobatan.
Tuan ryeon membawa nana Melompati pepohonan dari satu dahan ke dahan yang lain. Nana tidak dapat mempercayai hal ini akan terjadi kepada dirinya. Seumur hidupnya baru kali ini ia dibawa lari namun terasa seperti terbang.
" Apa kau takut? " Tanya ryeon ketika tidak mendengar lagi suara teriakan Nana yang ketakutan.
" Sedikit. mengapa kita tidak berjalan kaki saja tuan? "
" kira kira hampir setahun tuan. itu sudah sangat lama setelah Ryoen-maksudku Adikmu Hani pergi ".
" pantas saja Para anjing hampir tidak dapat mencium bau Jejak nya lagi karena sudah lama " . Tuan ryeon mengalami kesulitan saat mencari jejak terakhir nyonya Hana. Karena Aroma ibunya hampir lenyap oleh keadaan rumah pengobatan yang sudah lama tidak ditempati.
" Lalu, kita akan kemana tuan? "
" Mencari keberadaan ibu dan pamanku sebelum musim Dingin tiba". Karena di musin dingin Para anjing pelacak akan kesulitan untuk mencari jejak sasaran.
***************
****Hatchhuuuuuuu****.........
Ini masih belum memasuki musim dingin tetapi Angel sudah lebih dulu Bersin. wajar untuk dia, mungkin ada beberapa pelayan yang sedang membicarakan keburukannya atau hanya karena terkena debu biasa.
Hal paling mustahil jika dirinya terkena flu karena Angel memiliki daya tahan tubuh yang sama seperti seorang Ksatria wanita. ia telah hidup dan tumbuh dengan asuhan sang kakek yang otoriter. mendidiknnya menjadi cucu yang berbakat serta kuat dalam kondisi apapun.
Ya, seperti itulah Takdir menjadi seorang cucu perguruan besar.
__ADS_1
Haaatccchuuuuuuuuu.......
hatchuuuuuuuuuu .....
Ini seperti nya salah.
Baru kali ini dirinya terkena flu Dan ini sangat aneh. bukankah masih terlalu dini untuk terkena flu sedangkan musim dingin belum tiba.
Haaatccchuuuuuuuuu.........
Angel melupakan tempat dimana kini dirinya berada. ia tidak menginginkan wajah kaisar Ryu menjadi seram karena ulah dirinya yang bersin sembarangan sepagi ini di tempat sarapan.
" Maafkan hamba yang mulia. hamba tidak bermaksud untuk- Haaatccchuuuuuuuuu.... " Sekali lagi Angel bersin Bersamaan dengan semburan lendir dari hidungnya. Yang dipastikan sudah mendarat dengan sempurna di beberapa makanan yang terhidang.
" Sebaiknya kau pergi menuju rumah pengobatan sekarang". usul kaisar Ryu menghiraukan wajah kusut angel karena terkena flu.
" nanti saja, hamba sedang lapar yang mul- Haaatccchuuuuuuuuu " .
" Paman Lee segera bawa angel menuju rumah pengobatan untuk di obati dan bereskan semua makanan di meja ini. aku akan langsung mengurus laporan kerajaan " Kaisar Ryu beranjak dari meja makan. Dirinya tidak berselera lagi untuk makan.
sedangkan Angel mengusap hidungnya secara kasar. berusaha untuk menghilangkan ingus nya yang meler. ia menatap kaisar Ryu dengan raut sedih karena telah mengacaukan sarapan paginya.
Beberapa menit kemudian setelah kaisar Ryu pergi. Hani tidak Berpikir bahwa Angel akan menjerit histeris disertai tangisannya.
" Huaaaaaaa........ Kasim Lee, apa wajahku seburuk itu ketika flu. sehingga kaisar Ryu tidak berselera untuk makan disini". tunjuk angel kepada wajah Hani sebagai contoh.
Aku ? mengapa aku yang harus ditunjuk nona . Hani tidak menduga nona angel akan menunjuknya sebagai contoh perempuan berwajah buruk. tetapi semisal seperti itu. mengapa kaisar Ryu yang rupawan itu lebih terpikat kepada ku daripada kepada nona angel yang bisa dikatakan wanita cantik? Dasar aneh.
"Bu-bukan seperti itu nona" Paman Lee berharap Nona angel untuk tetap tenang.
Prang
Angel menarik alas dimeja tersebut sehingga semua hidangan berjatuhan dan pecah.
" Lalu, mengapa yang mulia tidak ingin makan bersama ku pa-Hatchuuuuuuuuuu" Bersin ini sangat menggangu Angel ketika berbicara. ia segera mengusap lendir yang turun dari hidungnya dengan cepat.
" itu mungkin karena nona angel bersin mengarah kepada semua hidangan. sehingga yang mulia berpikir jika makanannya agak sedikit tidak bersih lagi"
" APA YANG - hatchhuuuuuuu"
" Ya. sebaiknya nona angel segera menuju rumah pengobatan agar cepat diobati" Paman Lee Mengarah kan Angel Secara paksa dari duduknya untuk beranjak. Dan itu membuat Hani dan beberapa pelayan lain Tertawa Sembunyi.
__ADS_1
Lihatlah bagaimana aku membalas perbuatan nona dengan mempermalukan nona dihadapan yang mulia. ini hanya sebatas hadiah kecil dariku. lain kali akan aku berikan yang lebih besar jika nona mempersulitku lagi.