
Gelap, Hani tidak dapat melihat apapun. Kepalanya dibungkus oleh Kain penutup. Ia di dudukkan di sebuah kursi dengan tangan Terikat.
Tuk
tuk
tuk
Seseorang mendatanginya Dan segera melepas penutup kepala nya dengan kasar. Orang itu berjengit kaget ketika menatap Hani.
" Siapa yang kalian bawa? " Tanya orang itu murka dengan tampang menyeramkan.
" Maaf tuan, kami tidak berhasil membawanya. Ada Kaisar disana"
" Tidak becus kalian. Lalu, mengapa Kalian membawa Gadis ini? " Tunjuknya kepada Hani yang kebingungan.
" Hamba Menemukannya tengah berada di salah satu kamar di rumah Itu, tuan"
" Kamar ? jadi, Pria itu memiliki Simpanan hingga Ia memutuskan untuk Mengucilkan diri? Hahahaha bajingan sekali ia " Cemooh Pria tua itu, entah pada Siapa.
" Kau cantik Sekali, Pantas saja pria itu menyembunyikan mu. Namamu siapa nona?"
" Aku?" Hani bingung akan menjawab dengan Nama yang mana . Sedangkan saat ini dirinya dalam bentuk Isabella.
" Ya".
" Is-Isabella ".
" Nama yang cantik seperti orangnya. Kalau begitu ikutlah denganku. Akan kuperkenalkan engkau dengan Seseorang" .
Hani Sangat bingung dengan perkataan Pria tua Di depan nya ini. ucapannya sangat Ambigu sehingga Hani tidak mengerti akan hal apapun.
***************
Hani digiring menuju ruangan yang begitu luas. Dengan penerangan yang sangat memadai. Disetiap ujung nya terdapat beberapa obor yang menyala.
" Hana, Aku membawa seseorang untukmu" Ucap pria tua itu memberi jalan kepada Hani untuk melihat seseorang yang namanya tidak asing ditelinganya.
" Ibu ! ! ! " Hani berhambur memeluk Nyonya Hana penuh kerinduan.
" Hani ! ! ! " Mereka berdua melepas kerinduan yang telah Lama Menggebu. Cukup lama Hani berada Di istana, ia tidak pernah sempat untuk mengambil cuti pulang ke desa. meskipun Para temannya sebagian sudah mengambil cuti. ia lebih memilih untuk sekalian pulang saja ketika masa kerjanya sebagai pelayan istana telai usai.
" Ibu merindukan mu, nak" Tuan Seo-jung ditempatnya bingung. ia merasa ada kesalah fahaman yang terjadi.
' Gadis itu bukan Simpanan si keparat itu melainkan anaknya. Tidak, tidak. Ini tidak boleh Dibiarkan '
Seo-jung Beranjak untuk memisahkan Kebahagiaan ibu dan anak itu. Namun, Seseorang muncul secara tiba-tiba.
__ADS_1
" Paman ".
" Ah- Hiro " Seruan Seo-jung menyadarkan kedua ibu dan anak yang tengah berpelukan itu berurai.
" Kakak " Panglima Hiro terkejut mendapati Isabella yang dicari . kini barada di tempat Tuan Seo-jung.
" Nona Isabella kau disini. seluruh orang saat ini Tengah mencarimu "
" Kakak ini aku " Hani memegang tangan Hiro.
" Kau - Hani? mengapa bisa? " Hiro tidak percaya akan hal ini. seseorang yang selama ini ia pandang Berbeda dari yang lain, Dalam orang yang dikagumi oleh banyak orang sebagai Nona tercantik di kerajaan.
" Maaf kak " .
" Ryeon, ini adikmu Hani " Nyonya Hana memperkenalkan Hani kepada Hiro. ia menjelaskan tentang penyamaran Yang dilakukan Hani selama menjadi pelayan di istana.
" Benarkah seperti itu? " Hani mengangguk membenarkan.
" Sebenarnya aku pun sama . Hiro Mengubah nama Juga semata mata hanya untuk mengelabui Kaisar itu. Dia terlalu begitu kejam Kepada rakyat miskin . Bahkan Hingga sampai tega membunuh ayah" Hiro menundukkan pandangan nya merasa sedih.
" Apa maksudmu, nak?" nyonya Hana terkesiap tidak percaya.
" Ibu, ayah telah tiada. Kaisar itu telah Memberikan hukuman mati kepada ayah karena telah membantu pemberontak pada masa itu" Jelas Hani.
" Tidak, tidak mungkin nak. Ayah mu adalah Seorang Panglima yang setia. Ia tidak akan mengkhianati kerajaan Seperti yang kamu katakan. bahkan ia Rela mengorbankan nyawa nya demi kedamaian Kerajaan Tin. Mengapa bisa ayahmu Sampai difitnah sekejam ini? dan Tiada Tanda penghargaan dari kerajaan Tin untuknya, Hiks hiks. dia tidak seperti itu"
' Rupanya, bocah ini Sedang bercosplay sebagai Ryeon. sangat pintar sekali kau nak, untuk bisa mendapatkan simpati Hana maupun anak gadisnya hahahaha'
Seo-jung Diam diam tersenyum karena Rencana Hiro yang memuaskan. Ia mengisyaratkan Hiro agar Mengikuti nya. memberikan waktu kepada Hana dan Hani untuk saling berbincang.
*************
" Kau tidak menceritakan tentang hal ini, kepadaku bocah " .
" Aku juga tidak mengetahuinya paman. Hani tidak menceritakan kepadaku bahwa dirinya juga menyamar memasuki istana. Dan Juga saat ini Dia sedang menjadi Orang yang di cari di seluruh kerajaan karena menghilang saat Masa perburuan " .
" Lalu bagaimana sekarang? "
" Hm , bagaimana jika Lanjutkan saja rencananya. Waktu yang sangat tepat untuk paman menyerang istana Atau jika paman ingin , kirimkan surat kepada Kaisar Ryu untuk memilih tahtanya atau gadis yang ia kasihi" Saran Hiro tersenyum menyeringai.
" Ide yang sangat bagus "
Keduanya terlihat puas. menantikan kehancuran kerajaan Tin yang ada didepan mata. Rencana yang sangat gila untuk menurunkan tahta dai kaisar Ryu yang begitu kejam dan sangat kuat.
****************
Sementara Di istana Kaisar Ryu tengah Menunggu kabar dari para bawahannya yang ia sebar luaskan untuk mencari keberadaan Isabella. Ia kembali begitu cepat untuk mengumpulkan seluruh pasukannya untuk siap berjaga.
__ADS_1
Paman Han Shin yang semulanya tidak pernah turun gunung setelah kejadian itu. Kini mau tidak mau, juga ikut turun mencari gadis itu. entah kenapa hatinya tergerak begitu saja untuk membantu. Sedangkan dirinya Jarang sekali ikut campur dalam masalah dikerajaan setelah mengucilkan diri.
" Ayah " Ichiro tiba begitu cepat menuju istana setelah mendapat kan informasi bahwa Isabella mendapatkan masalah.
" Nak, bagaimana kabarmu? "
" Baik "
" mengapa ayah disini? " Ichiro heran melihat Sang ayah tidak biasanya Berada di istana.
" Ayah Mau Membantu mencari Tau tentang gadis yang hilang itu "
" Ayah tau tentang gadis itu? "
" Ya, Ayah Sudah melihat nya ".
" Kapan? " Ichiro sedikit penasaran ketika ayahnya mengatakan sudah pernah berjumpa dengan Isabella.
"Musim Perburuan kemarin. Kaisar Ryu membawa nya ke rumah saat Dia sekarat. Ia mengalami Hipotermia yang begitu tinggi Hingga Ayah dan Ryu sempat menyerah untuk menyelematkan diri ya ".
" Lalu, apa dia selamat? " Tanya Ichiro khawatir.
" Ia dia selamat " menghela nafas berat tuan Han-shin menatap Ichiro.
" Dia sangat mirip sekali seperti ibumu ketika muda"
" Ya, akupun sama ayah. mata birunya mirip sekali dengan ayah" terang Ichiro.
" Benarkah? ayah tidak sempat melihatnya. karena ia sedang tidak sadar kan diri"
" Lalu sekarang dimana dia?"
" Sekelompok orang berpakaian hitam menculiknya. Aku terlambat menyelamatkan Isabella " Kaisar Ryu menyugar rambutnya frustasi.
" Jadi, Apa ada petunjuk mengenai Siapa dalang penculik nya? " Tanya Ichiro kepada kaisar Ryu.
" Aku berharap bukan dari kelompok pemberontak" jelas Kaisar Ryu tidak ingin hal itu sampai terjadi.
" Tetapi, menurut ku itulah yang terjadi. Peluang terbesarnya ada pada kaum pemberontak. karena saat ini mereka sudah bergerak sangat cepat merekrut banyak anggota baru " .
" Tidak bisa dibiarkan. Beberapa Daerah perlu Di jaga ketat dari sekarang " Kaisar Ryu memerintahkan para bawahannya segera berkumpul untuk membahas Keamanan Daerah dari Kaum pemberontak.
" Itu perlu, Karena dari laporan yang aku terima. beberapa Desa Sudah banyak yang dijajah oleh kaum pemberontak. Mereka mengambil beberapa pemuda yang sehat untuk di jadikan Anggota baru. Dan setelah nya memporak-porandakan Desa Hingga Rusak. bahkan yang lebih parah sampai membumi hanguskan rumah rumah warga " .
" Bajingan, Ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Segera persiapkan Seluruh pasukan untuk berkumpul dihalaman istana " perintah Kaisar Ryu kepada salah satu panglima yang langsung di Jalan kan.
" Baik yang mulia ".
__ADS_1