Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
47. Perjalanan meresahkan


__ADS_3

" Tidaaaakkkkk. Ryu sayang . kamu tidak boleh pergi" Aira menghadang di depan zero agar tidak bisa pergi.


Sementara Mama Athena kini sibuk menutup Mata Suaminya Agar tidak tergoda pada Aira si ratu Gisaeng Desa penghubung.


" Sudahlah sayang. Tangan mu tidak akan berguna menutup kedua mataku. Aku sudah terbiasa melihat hal itu dari dirimu. dan Kupastikan milikmu yang terbaik " Paman Dwayne melepaskan tangan mama Athena dari kedua matanya. lalu, mengecup nya dengan sayang.


" oh sayang, Apa yang kamu lakukan? Masih ada anak anak disini " Mama Athena tersipu malu ketika paman Dwayne menggodanya secara terang-terangan.


" Justru seharusnya kau menutup mata Chen. lihatlah ! dia hampir meneteskan Air liurnya " Mama Athena melupakan Anak termudanya yang belum cukup umur . Ia terlihat histeris mendapati Chen yang cengo melihat kedatangan Aira.


" CHECHE, CEPAT TUTUP MATA ADIKMU DAN BAWA MASUK DIA KEDALAM !" Cheche Dengan secepat kilat melakukan hal yang diperintah mama Athena .


Kini Mama Athena Menatap Aira Dengan nyalang.


" Kau itu ya, Coba ubah cara berpakaianmu itu. kamu masih seorang gadis yang seharusnya memakai pakaian yang lebih sopan. bukan seperti seorang janda yang ditinggal suaminya. sangat memalukan". sindir mama Athena dengan terang terangan.


" Oh Calon Mamanya Aira, maaf. Aira belum sempat mengganti pakaian Aira yang sangat mewah ini. Aira terlalu terburu buru untuk bertemu dengan Ryu. Kei memberitahukan jika Ryu akan segera pergi. Jadi, Aira memutuskan untuk segera datang kesini". Aira menjelaskan dengan suara merdunya sampai Ichiro Yang melihat nya berdecak.


" haishhh ck. Ada kepentingan apa nona Aira datang kesini? " tanya Ichiro.


" Aku ingin bertemu dengan Ryu, kekasih ku. Benarkan sayang?" Aira tersenyum menebar kecantikan nya sembari mendekat kepada Ryu yang sudah menunggang kudanya.


" Kei, benar kau yang memberitahukannya?" Baru saja tiba dengan nafas yang memburu. Kei sudah mendapatkan Pertanyaan yang membuat Detak jantungnya semakin bertambah cepat.


" I-itu, Aku Tidak memberitahukan nya Seperti itu Ryu. Justru dia yang menanyakan padaku sambil mengancam ku dengan sebuah ciuman darinya, iuhhhhh. sungguh, aku tidak mau" Kei memperagakan tangannya seperti orang jijik kepada Aira.


" Sayang, Dia menghinaku" Aira semakin mendekat kepada Kaisar Ryu. membuat zero mengikik tidak suka. Ia mengangkat kedua kaki depannya. Sehingga membuat Aira dan Hani berteriak bersamaan.


"AAAAAAAAAAAAA "


Aira jatuh terduduk. Sedangkan zero yang ditunggangi oleh kaisar Ryu dan Hani melompat Diatasnya Layaknya kuda Atraksi.


Seperti waktu yang diperlambat. orang orang disekitar tercengang ketika melihat lompatan zero yang begitu memukau. Dan berakhir mendarat dengan sempurna.


Ichiro dan seluruh orang ditempat itu tertawa melihat wajah Cantik Aira yang berlumuran debu akibat sapuan kaki Zero. Terkecuali Kaisar Ryu yang hanya menahan tawanya Dan Hani yang masih dalam Keadaan terkejut. Hampir saja ia terkena serangan jantung dadakan.


" Maaf, Untuk perlakuan zero padamu Aira" Kaisar Ryu menarik tali kekang Zero agar lebih tenang.


" Seharusnya kau tidak menghalanginya Secara tiba tiba. ia akan lebih agresif jika bertemu dengan seseorang yang tidak pernah ia kenal" Peringat Kaisar Ryu kepada Aira yang menatap nya Sendu meminta Pertolongan tetapi tidak diperdulikan.

__ADS_1


" Semuanya, Aku berangkat. Sampai nanti dipertemuan selanjutnya" Kaisar Ryu segera melanjutkan perjalanan nya yang tertunda. Membiarkan Aira yang berteriak histeris kepada nya.


"RYU SAYANG , KAU TEGA SEKALI PADAKU HIKS" Tidak terbendung lagi air mata turun membasahi wajah cantik Gisaeng desa penghubung pagi ini.


" Nona Aira, sudahlah Jangan menangis seperti itu. Lebih baik dirimu Membantu ku membuka Klinik pengobatan pagi ini. Kurasa akan banyak para pejantan yang akan memeriksa kan diri mereka" Saran Ichiro ditempatnya.


" Tidak mau hiks" Aira bangkit dan langsung memutuskan pergi tanpa sepatah katapun.


Di ikuti Kei yang tidak enak hati melihat Suasana Aira . Ichiro mengisyaratkan Kei untuk mengejar Aira.


......*************......


" Di tetap sama saja". Didalam perjalanan Kaisar Ryu bergumam lirih namun, tetap bisa Hani dengar.


" Siapa yang Yang Mulia maksud?"


" Aira"


"Apakah nona Aira kekasih anda?" Tanya Hani penasaran.


" Apakah Kamu cemburu? "


"Benarkah?" Kaisar Ryu menggoda Hani yang berada didepan nya.


" I-iya yang mulia"


" Kalau begitu aku tidak akan menjawab pertanyaan mu"


" Mengapa?"


" Karena Kekasihku, tidak cemburu kepadaku "


Blush pipi Hani tiba tiba merona mendengar pernyataan Kaisar ryu.


' Kaisar Sialan, Mengapa Jantungku tiba-tiba berdetak kencang '


Hani langsung mengusap Dadanya, Mengatur nafasnya dengan pelan agar tidak diketahui oleh Kaisar Ryu.


" Kenapa? Apa terjadi sesuatu kepada jantung mu?" Bisikan kaisar Ryu membuat Hani merinding seketika.

__ADS_1


" Dengar perkataan ini baik baik dan Kupastikan detak jantung mu akan kembali normal" Kaisar Ryu menarik nafas pelan Sembari memperpendek pegangan tali kekang zero agar bisa memeluk tubuh mungil Hani dari belakang.


" Dia salah satu orang yang pernah melihat wajah asliku dan masih kubiarkan hidup seperti mu hingga saat ini "


Deg


Mata Hani Seketika terbuka lebar. Kenyataan bahwa bukan dirinya saja yang pernah melihat rupa Dibalik topeng kaisar Ryu.


" Apakah kau pernah dengar Rumor tentang Selir selir ku yang kubunuh?"


Deg


Hani hanya bisa menanggapi nya dengan sebuah anggukan. karena saat ini Jantungnya sedang tidak Baik baik saja.


" Karena mereka telah melewati batas yang telah aku buat. Dengan sangat lancang ingin mengetahui rupaku lewat bermalam dengan ku. Ketahuilah, Mereka bukan tipeku"


Blush Hani tersenyum mendengar Kenyataan itu.


" La-lalu mengapa yang mulia tetap membiarkan Nona Aira hidup?" Cicit Hani kecil, namun masih bisa didengar oleh kaisar Ryu.


" Itu karena, Dia warga asli desa penghubung dan sebagian Anggota keluarganya termasuk juga dalam klan setan merah. Jadi, Aku tidak membunuh nya untuk menghindari konflik antar anggota. Lagipula, dia bukan sebuah ancaman bagiku"


Hani mengangguk mengerti dan entah sejak kapan Detak jantung nya kembali normal seperti biasa.


Kaisar Ryu yang juga merasakan Jantung Hani Kembali Normal. Segera melancarkan Aksinya yang ia tahan semenjak tadi.


Tubuh Hani ia putar Sampai menghadap dirinya . membuat kedua bola mata Hani yang sebiru samudra itu terkejut karena Aksi Kaisar Ryu yang tiba-tiba.


Melahap bibir Semerah Cherry itu dengan rakus tanpa meminta persetujuan si pemilik terlebih dahulu.


Mencecap nya Seperti tidak ada hari esok lagi. Hani meronta karena ia hampir Kehilangan nafas. Dan Kaisar Ryu akhirnya melepas pagutan nya. Ia tersenyum senang mendapati Hani kehabisan nafas.


" Lain waktu , kita lakukan lagi sambil menunggangi zero seperti ini. Aku sangat menyukainya" goda kaisar Ryu membuat pipi Hani bersemu merah.


Blush


Dan godaan itu berhasil. Hani segera menunduk kan kepalanya. Bersembunyi Pada dada bidang kaisar Ryu yang disambut dengan sukarela.


" Entah mengapa, Pilihan ku hanya tertuju padamu meskipun Banyak Gadis-gadis cantik yang dapat aku pilih sesuka hati. Namun, aku tetap menyukai Gadis coklat yang sangat manis seperti dirimu. Apa kau bisa Beritahukan Padaku Apa Ramuan cinta yang telah Kau Tabur pada hatiku?"

__ADS_1


Tanya Kaisar Ryu begitu polos membuat Hani semakin menenggelamkan kepalanya di dada kaisar Ryu. Sungguh Hani sangat malu sampai dirinya tidak berani untuk melihat wajah menyebalkan kaisar Ryu saat ini.


__ADS_2