Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
93. Perang sesungguhnya.


__ADS_3

Bukan Mimpi lagi yang hadir dalam penglihatan Hani. Ia benar benar Sudah berdiri tegak bersama Ribuan orang yang akan berperang.


Pasukan dari Kelompok Sang kakak sangat kalah jumlah dengan Ribuan Pasukan milik Kaisar Ryu yang berbaris Rapi menanti.


" Mengapa kita harus Berperang kak? apa tidak ada jalan lain?"


Hani masih Bertanya-tanya Perihal Sang kakak memilih berperang daripada harus berdamai Dengan tenang. mengapa dirinya juga harus ikut serta dalam peperangan. sedangkan ia adalah seorang perempuan yang tidak wajib untuk ikut .


" Kau diam saja"


Sangat aneh, sifat Sang kakak akhir akhir ini tidak seperti biasanya yang lemah Lembut dan ramah kepadanya. Ia seperti sosok yang dingin dan tidak berperasaan setelah menentang permintaan nyonya Hana untuk tidak membawa Hani ke Medan perang.


*************


Di kejauhan Tempat pasukan Kerajaan berada. Hani melihat sosok yang dirinya rindukan sedikit berbeda. Kaisar Ryu menunggang kuda Putihnya dengan Gagah.


' Tunggu dulu, tidak biasanya ia tidak membawa zero dalam peperangan? '


Hani sedikit heran ketika tidak menemukan Kuda paling gagah dan gila seantero Kerajaan itu disini. Padahal yang Hani ketahui keberadaan Kaisar Ryu dan zero bagaikan Separuh jiwa yang tidak dapat dipisahkan.


' Kemanakah perginya kuda itu? '


Sementara Zero yang dicari kini tengah membelah hutan rimbun penuh jurang bersama sang pemilik. menuju tempat yang berada di balik lembah.


" Sebaiknya kita berpencar?" Peringat Seseorang untuk mengurangi Ditemukan.


" Baik, paman " Zero berbelok berpisah dengan beberapa orang yang mengekorinya.


*********


" Lama tidak berjumpa Penghianat" Teriak Kaisar Ryu ditengah Medan perang.


" Hahaha Apa kabar Kaisar Sialan? " Tanya Hiro dengan seringai licik.


" Kabar ku sangat baik setelah penghianat seperti dirimu memilih untuk menampakkan diri hahahaha" Sindir kaisar Ryu.


Hiro menggertak gigi mendengar Perkataan kaisar Ryu yang Memang benar Adanya.


" Nona Isabella atau ku Panggil saja Hani. Apa kabar Calon ratu masa depan kerajaan Tin?" Hani membeliak, ia tidak mengerti maksud perkataan Kaisar Ryu. sedangkan Hiro bertambah Geram dengan Kaisar yang menyulut emosi nya.


" Kemari kau"


Sentak Hiro Cepat Memeluk tubuh Hani. Menjadikannya sebagai tameng Hingga Hani terkejut.


" Apa yang Kakak lakukan?"


" Diamlah" Hiro menyandera Hani dengan sebilah Pisau dilehernya. Dan itu mengundang kilatan marah Dari tatapan Kaisar Ryu.

__ADS_1


" Lepaskan dia penghianat Sialan"


" Hahaha kau memang Kaisar bodoh" Cemooh Hiro meremehkan Kaisar Ryu yang Lemah akan seorang wanita.


" Jadi yang mana kau pilih, Turun dari tahtamu atau nyawa gadis ini melayang" Hani tidak mengira sang kakak akan berbuat kejam kepadanya seperti ini.


'benarkah dia kakakku? '


" KAKAK " Hani berusaha melepaskan diri dari cengkeraman tangan Hiro dilehernya namun nihil.


" AKU BUKAN KAKAKMU" Teriak Hiro memberi pengakuan.


****DEG****


Hancur Sudah Kepercayaan Hani kepada Hiro. Tidak terasa air mata nya telah menetes begitu deras. Ia tidak percaya selama ini dirinya telah dibohongi.


" Hahahaha kalian memang benar benar pasangan yang bodoh. hahahaha" Hiro berteriak Senang melihat Kekecewaan dimata Hani. Menjambak rambut nya membuat kaisar Ryu Seketika geram.


" LEPASKAN DIA, BAJINGAN" Perintahnya tidak lagi di Dengar oleh Hiro.


" Hahaha Asalkan kau tau adikku Tersayang. Aku akan membalas semua yang telah kekasihmu perbuat Kepada ibuku dulu, yang telah ia hukum mati dengan kejam. lihatlah sekarang bagaimana ia Hancur juga ketika melihat mu disiksa olehku Hahahaha" Bisik Hiro ditelinga Hani.


" Mengapa kau lakukan ini kepadaku?" Hani tetap tidak menerima jika dirinya harus menjadi umpan Bagi Hiro untuk mengalahkan kaisar Ryu. ia tidak mengira Hiro akan berbuat sepicik ini.


" Hahahaha, Kau ingin Gadis ini selamat bukan. Sekarang, Pilihlah Kau serahkan tahtamu atau-" Hiro merentangkan tangan kanannya meminta sesuatu kepada seseorang dibelakang nya.


Tuan Seo-jung datang Membawa sebuah botol kecil berisi cairan kental.


" Tahta atau kau minum itu" Hiro tersenyum licik.


" JANGAAAAAANNNN ! ! !" Teriak Hani Sekuat tenaga. mencegah kaisar ryu agar tidak meminum Racun yang diberikan oleh Hiro.


" Kau memberiku Racun. Bagaimana jika aku tidak memilih Kedua duanya. Aku menginginkan perang" Kaisar Ryu tersenyum Sinis.


" Sialan kau" Umpat Hiro marah, ia Tidak tinggal diam ketika kaisar Ryu menolak permintaan nya. Sehingga melampiaskan Kekesalannya kepada Hani. Ia menjambak Hani sekuat tenaga. lalu menggores urat nadi ditangan Hani dengan kejam.


" Hahahaha kau menginginkan ini bukan "


" Ahhhhhh hiks hiks" Darah segar Segera mengalir deras ditangan Hani.


' Persetan ' Kaisar Ryu mengumpat Kesal ketika melihat Hani terluka.


" Baiklah, Aku akan meminum nya. Jika kau Melepaskan nya" putus kaisar Ryu.


" Hahaha keputusan yang sangat tepat. Cepat minum Dan Pergilah kau gadis bodoh sebelum mati ditangan ku dengan sia sia.


Hiro melepaskan Hani untuk pergi bertepatan dengan kaisar Ryu yang menenggak racun pemberian Hiro hingga tandas.

__ADS_1


" TIIDAAAAAKKKKKKKKKK ! ! ! " Hani berlari sekuat tenaga yang tersisa, untuk bisa sampai kehadapan Kaisar Ryu yang perlahan mulai roboh akibat Racun itu.


" Yang mulia"


Beberapa Bawahan Kaisar Ryu terlihat khawatir. Mereka berniat untuk membantu kaisar Ryu. namun Kaisar Ryu menolak nya untuk tidak mendekat kecuali Hani.


Hani terduduk, ia mengambil kepala Kaisar Ryu untuk direbahkan dipangkuannya.


" Aku mohon jangan mati, hiks hiks "


" Jangan menangis " Kaisar Ryu mengusap air mata Hani.


" maafkan aku uhuk" Kaisar Ryu mengeluarkan cairan kemerahan.


" TIDAK, TIDAK ! ! ! KAU HARUS BERTAHAN KAISAR SIALAN. AKU MENCINTAIMU HIKS, AKU MENCINTAI MU MESKIPUN KAU TELAH MENGHUKUM MATI AYAHKU. HIKS KUMOHON" Pinta Hani.


" Siapa ayahmu? " Tanya Kaisar Ryu disisa nafasnya.


" Panglima besar Han-shin " .


Dilain Sisi, Hiro Begitu Senang karena pihak dirinya Akan memenangkan peperangan dengan matinya kaisar Ryu. beberapa saat lagi, tinggal menunggu racun itu menyebar ke seluruh tubuh kaisar Ryu lalu, membuat nya mati seketika.


" Hahahaha, Tidak ku duga memusnahkan Kaisar itu sangat lah semudah ini"


" Kau Jangan terlalu senang dulu. kita tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya" peringat tuan seo-jung kepada Hiro yang Sangat congkak.


" Kau bercanda paman. Selanjutnya adalah aku akan Memerintahkan Mereka yang berada dipihakku untuk mengikuti ku"


Hiro segera menghadap kearah ribuan pasukan Kaisar Ryu didepan sana.


" PARA PENGIKUT KU KEMARI DAN BERGABUNG LAH BERSAMA KU"


Beberapa orang maupun Jenderal yang sedari dulu telah menjadi bawahan Hiro segera mengeluarkan diri dari barisan pasukan kaisar Ryu. mereka membuat sebuah barisan berbeda disisi pasukan Kaisar Ryu yang tetap setia.


Kini Pasukan Kaisar Ryu Tersisa sedikit. Menyisakan mereka orang orang yang tetap Tunduk kepada pemerintahan Kaisar Ryu.


" HAHAHAHAHA, BAGAIMANA RYU? APA KAU SUKA CARAKU BERMAIN? MEREKA SEMUA TELAH MENJADI ORANG ORANG KU BERSIAP UNTUK MENGHANCURKAN KALIAN KALIAN YANG MASIH TUNDUK KEPADA KAISAR SIALAN ITU"


Hani yang melihat itu Semua terlihat geram. Ia sangat marah ingin membunuh Hiro. Namun tak ayal, Kaisar Ryu mencegahnya. menggenggam tangannya begitu erat meskipun dalam keadaan sekarat.


Melilit Sebuah Kain untuk menghentikan Darah yang keluar dari lengan Hani.


" Kurasa Semuanya sudah cukup, Jangan Menangis lagi" Hani terkejut ketika Kaisar Ryu tiba tiba membuang topengnya secara asal. Lalu, mempertontonkan Wajahnya keseluruh orang .


' Dia bukan Kaisar Ryu?'


Hani melotot begitu pun juga dengan yang lain.

__ADS_1


" Tuan " Jelas Hani menutup mulutnya tidak percaya. Air mata nya yang sempat keluar Terhenti karena Tangan Ichiro mengusapnya dengan lembut.


" Lama tidak bertemu Adik. Jangan menangis, Kau tidak boleh menangis".


__ADS_2