Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
58. Mengintimidasi Jalur Pertunjukan


__ADS_3

Mengoreksi satu persatu para pelayan kaisar Ryu adalah langkah awal untuk memusnahkan para pesaing dalam hal penampilan. Wajah yang menarik melebihi Cantiknya Diri sendiri, Akan Langsung menjadi penilaian Paling utama di mata Angel.


Mereka berbaris rapi dihadapan Angel yang kini sedang mengunyah Apel dengan mata Meneliti satu persatu pelayan baru. membuat seluruh bulu kuduk para pelayan terbangun ketakutan.


Pantas saja Seluruh Penghuni istana takut Akan orang satu ini. Mencuri pandang saja dengan sedikit lirikan, maka kau akan menemukan langsung mata tajam milik Nona Angel menusukmu.


Angel adalah sosok Malaikat berhati iblis. Diluar ia terlihat seperti sosok putri yang luar biasa cantiknya dan sangat mulia. namun siapa yang akan mengira jika perlakuan nya sangat bertolak belakang dengan Sifat seperti ular.


ia membolak-balik salah satu wajah pelayan baru bagaikan membalikkan selembar kertas halaman buku. sangat ringan hingga memberikan bekas tangan yang seperti menekan.


" Lumayan untuk seorang gadis desa. wajah ini kan, yang mengantar dirimu hingga sampai ketempat ini. Dan dengan wajah ini pula, Kau juga harus pulang kedesamu. atau dengan wajah lain? hihihihi "


Kuku cantik milik Angel menekan dalam. memberikan sebuah goresan memanjang kepada pipi pelayan tersebut. Sehingga membuat sang pelayan meringis kesakitan.


" Am -ampun nona, ahh sakit" Tenyata Sun menjadi pelayan pertama yang ditanyakan. Ia Tersakiti Namun tidak ada seorang pun yang mau menolongnya. Sungguh, ia sangat menyesal ketika dulu menerima permintaan Tetua desa untuk dijadikan seorang pelayan.


Ternyata perkataan Tetua desa hanyalah bualan semata. ia dijanjikan hidup yang nyaman jika berada di istana. Sebagai pelayan ia akan mendapatkan upah yang lumayan besar ketika pulang kedesa. Dan orang orang akan menganggap nya serta menghormati nya sebagai penyelamat desa dari membayar umpeti. Namun kenyataannya, ia harus menanggung segala konsekwensi yang ada ketika tiba di istana. Sungguh, khayalan yang tidak pernah sesuai dengan kenyataan.


" no- nona " Nyonya Zuang hanya bisa memperhatikan perlakuan Angel kepada sang bawahan tanpa bisa mencegahnya. ia Tidak memiliki keberanian untuk melarang Angel atau ia bisa menukarnya dengan nyawanya sendiri.


" Apakah kau Tameng baru Kaisar Ryu? "


" Bu-bukan No-na ahh... " Kuku Angel semakin menekan dalam. Membuat sun menangis kesakitan karena lehernya mengeluarkan darah.


Yang Lainn hanya bisa meratapi nasib. Menunggu giliran mereka untuk Ditanyakan.


Menghempas Sun setelah mencekiknya dengan tidak berperasaan. Kini, Giliran pelayan lain yang akan Angel eksekusi dengan beberapa pertanyaan.


Mereka Seperti didatangi oleh seorang malaikat pencabut nyawa. Bukan hanya dari golongan juru masak kaisar Ryu yang berkumpul. bahkan para pelayan baru yang bertugas hanya membersihkan ruangan kaisar Ryu saja dikumpulkan. Beberapa dari mereka menggigil ketakutan ditempat.


Semuanya rata mendapatkan perlakuan keras dari Angel. Ada yang Kakinya Angel injak hingga membiru, ada yang kedua pipinya Angel tampar agar memberikan kesan Merah pipi alami, dan ada juga yang sampai terkencing ditempat karena Angel menyuruhnya meminum Seember air sampai Habis. Sungguh, prilaku yang sangat keji.


Sampai tiba di tempat Lily, Angel menyorotnya tajam.


" Apa kau Tameng baru Yang mulia? "


" Bu-bukan hamba nona " Lily Agak takut. Terus terang saja ia ingin menangis detik ini juga. Angel mencondongkan kepalanya. Mengoreksi Lily dari ujung kepala hingga kaki.


" Apa kau tau siapa tameng baru Kaisar Ryu?"


" I-itu, Hani nona. Namanya Hani, teman hamba yang diberikan tugas untuk menjadi Juru penyicip makanan Yang mulia kaisar Ryu"


" Jadi begitu. Lalu dimana gadis itu sekarang?" Angel menyukai pelayan ini. ia tidak bertele-tele Menjawab pertanyaan nya meskipun Dalam keadaan takut.


Bruakkkkkkkk


'Huh huh huh huh ' seseorang sedang mengatur nafas nya setelah menerobos masuk tanpa izin.


Ia masih belum menyadari bahwa seluruh pasang mata kini tertuju padanya tanpa terkecuali.


" Apa yang dilakukan Badut jalanan disini? Siapa yang mengundangnya untuk datang? " Angel mengerutkan dahi Tidak senang. ia terganggu dengan kedatangan Seorang gadis berbaju pelayan yang berdandan seperti badut jalanan. Wajahnya Sangat coklat seperti dilumuri Lumpur.

__ADS_1


" Mohon maaf menyela Nona Angel. Dia Adalah Hani, Pelayan baru yang bertugas khusus untuk menyicip Hidangan Kaisar Ryu" Nyonya Zuang akhirnya angkat bicara . Ia ingin Segera mengakhiri eksekusi yang terjadi kepada para bawahan nya.


Nyonya Zuang mengetahui bahwa nona Angel sangat manipulatif. bertele-tele menanyai satu persatu pelayan baru untuk memberikan siksaan kepada mereka. Dikemudian hari, agar mereka takut dan menghormati dirinya.


Bahkan jika seandainya Angel mencari Sosok tameng baru Kaisar Ryu. ia bisa langsung memanggil Hani secara khusus tanpa harus mengumpulkan seluruh pelayan baru Kaisar Ryu. Sangat mudah Tanpa harus Menyiksa yang lain untuk ditakuti.


" Ah- Salam hamba, Nona Angel. Maaf hamba terlambat untuk berkumpul karena masih bertugas melayani Kaisar Ryu" Hani segera membungkuk kan badannya.


"Kau - " Tunjuk Angel kepada Hani. Sedangkan Hani merasa Gugup karena Angel berekspresi rumit .


"Ha ha ha " Tawa Angel meledak. ia geli melihat Wajah Hani Bak terkena lumpur. Ia sangat tidak yakin Mengenai Hani yang menjadi tameng baru Kaisar Ryu.


'Apa mata Kaisar Ryu sudah buta? tidak bisa memilih Pelayan baru yang berkualitas? hah'


Angel segera menghentikan tawanya. " Apa Kau benar benar Tameng baru yang mulia? ha ha" Sungguh, ia tidak dapat menahan Geli melihat wajah Hani. Ia sangat tidak percaya kaisar Ryu memilih nya.


" Ya, nona. nama hamba Hani, bertugas untuk menyicipi seluruh hidangan yang mulia " Hani dengan Mantap menjawab. Sehingga Angel terdiam seketika. Namun tertawa kembali lagi.


" HA HA HA itu sungguh sangat menggelikan " Angel mengusap ujung matanya yang berair karena tertawa berlebihan.


" kurasa tidak ada yang menggelikan, ANGEL " Satu Panggilan yang membuat Angel bisa berhenti tertawa seketika. bahkan Ruangan yang awalnya biasa saja kini terasa bertambah mencekam karena kehadiran sosok Kaisar Ryu yang tiba-tiba.


Kaisar Ryu duduk dengan Santai nya bersandar didaun jendela. Mengamati Keseluruhan Ruangan. Bahkan kehadiran nya tidak satupun yang menyadari. Ntah ia sudah lama melihat perbuatan Angel kepada para pelayan barunya Atau tidak.


" Yang-yang mulia" Angel sangat Khawatir Kaisar Ryu melihatnya menyiksa para pelayan baru sedari awal. Angel berdoa semoga Kaisar Ryu baru saja tiba dan tidak menyaksikan hal apapun yang ia perbuat. Ia tidak ingin Mendapatkan Ancaman dari kaisar Ryu lagi.


" Sejak kapan yang mulia berada disitu? "


" Apa ?!" Angel tidak memahami perkataan kaisar Ryu kepadanya. Ia sedikit bingung.


" Aku tidak akan mengulangi nya kembali. apa kau menyukai pertunjukan Jalanan Angel? "


" Ah hamba sedikit suka yang mulia " Angel Langsung menjawab nya dengan spontan. ia tidak ingin melewatkan kesempatan yang ada. Sangat jarang Kaisar Ryu menanyakan sesuatu hal yang angel sukai.


" Segera Perintah kan Kasim Lee untuk mengurus pertunjukan nya bibi Zuang. Dan bereskan semua ulah Angel Diruangan ini. dimasa mendatang aku tidak ingin melihat Orang-orang ku menjadi Pertunjukan penyambutan yang engkau buat sendiri. Kau mengerti Angel? "


" Ya . Hamba mengerti yang mulia " Angel sedikit gagu karena Kaisar Ryu ternyata mengetahui Tindakan buruknya. Ia sangat Kesal karena mendapati dirinya ditegur secara langsung di depan para pelayan rendahan . Itu sangat memalukan bagi dirinya yang seorang Nona besar. tetapi tidak mengapa, Karena sebuah Pesta pertunjukan untuk menyambut Dirinya sudah lebih dari cukup.


...******************...


Dengan Sangat cepat Berita bahwa Kaisar Ryu akan Mengadakan pertunjukan Jalanan untuk Penyambutan Angel tersebar luas. Mereka yang Tinggal di kawasan Istana Segera berbondong-bondong untuk meramaikan acara tersebut.


Pertunjukan Di gelar Di depan halaman istana. Sehingga siapapun dapat menikmati nya Dengan sangat jelas.


Hani merasa tidak nyaman, perasaannya Gelisah. Semenjak Kaisar Ryu mengatakan akan menggelar pertunjukan jalanan. Seperti Ada sesuatu yang kaisar Ryu rencanakan dibelakang Hani.


Itu terlihat ketika saat Sebelum kaisar Ryu meninggal kan Ruangan berkumpul nya Para pelayan waktu lalu. Kaisar Ryu Bahkan Masih sempat nya Menatap dirinya dengan Intens Sambil tersenyum misterius sebelum berlalu pergi.


Dan itu membuat Hani berpikir kaisar Ryu merencanakan sesuatu kepada nya.


'Apa jangan jangan Yang mulia mengingat Perkataan ku Waktu itu? '

__ADS_1


####( Chapter 40. Godaan)


" Apa mereka Memang orang orang berbakat yang mulia? " Tanya Hani Kepada kaisar Ryu yang berjalan disampingnya. kini mereka hendak Menyusuri jalanan untuk mencari Makanan ringan.


" Hm, seperti yang kamu lihat. Apakah kau menyukai pertunjukannya?"


" En, Mereka semua sangat mengagumkan. Aku tidak pernah melihat nya" Hani tersenyum senang Mengungkapkan perasaan nya yang begitu bahagia.


" Lain kali Akan aku adakan pertunjukan Di istana jika kamu menyukai nya".


####


' tidak. tidak' Hani menggelengkan kepalanya . Ia menolak untuk mempercayai bahwa pertunjukan ini Kaisar Ryu persembahkan untuknya. Bahkan jika benar itu sungguh diluar Akal sehatnya. Bagaimana mungkin seorang kaisar mempersembahkan sebuah pertunjukan untuk pelayanan rendahan seperti dirinya. lagipula Kaisar Ryu tidak mengatakan kepada dirinya jika pertunjukan nya Untuk Hani.


Sangat ramai sekali, Para penghuni istana langsung menggelar tempat untuk duduk di tanah. Sedangkan bagi para bangsawan dan yang lain memiliki reputasi tinggi. mereka mendapatkan tempat lebih istimewa dengan Duduk dibawah tenda yang telah disediakan.


perbedaan yang sangat mencolok.


Seseorang memberikan sesuatu kepada Hani. sehingga membuat nya Sadar dari lamunan.


Kasim Lee memberikannya sekeranjang kecil Jagung kering yang sudah digoreng. Cemilan ringan untuk teman Menikmati pertunjukan.


" Terimakasih paman" Hani langsung menerima nya dengan gembira. Kasim Lee tau saja jika Hani sedang butuh makanan.


" Bukan dari paman " Setelah mengucapkan kalimat itu. Kasim Lee tersenyum lalu pergi Tanpa kata kata lagi. membuat Hani di buat kebingungan Dengan perkataan Kasim Lee.


" lalu, cemilan ini dari siapa?" lirih Hani, Ia segera membuka nya untuk dimakan. Namun, ia menemukan Sebuah pesan singkat didalam keranjang tersebut.


**Semoga kamu menyukai pertunjukan nya**


Nona manis. Kuharap engkau Menikmati nya dengan cemilan yang aku berikan.


^^^Tertanda^^^


^^^Kekasih gelap mu Ryu^^^


'Uhuk ~ uhuk'


Hani Tersedak Cemilan yang ia makan. membuat Lily disebelah nya langsung menoleh.


" Kau kenapa Hani?" Lily Segera mencari Air minum untuk Hani. sedangkan Hani mengambil kesempatan untuk menyembunyikan pesan singkat dari Kaisar Ryu.


" Minumlah " Lily menyerahkan minuman kepada Hani untuk Meredakan tenggorokan nya.


" Apa sudah membaik?" Tanya Lily khawatir.


Sudut mata Hani tidak sengaja Melihat tatapan seseorang kepadanya. Dari Singgasana tertinggi itu, Sang kaisar tersenyum manis dari balik topeng nya. Membuat Hani Tersedak kembali Karena air yang diminumnya belum tertelan Sempurna.


' Uhuk ~ uhuk ' Dan untuk kedua kalinya ia tersedak kembali dengan muka memerah.


' Kaisar Ryu sialan ' Ingin sekali rasanya Hani Tenggelam. ia Sadar Sekarang wajahnya seperti kepiting rebus.

__ADS_1


" Aiya, Kau kenapa Hani? minum, minum. makanlah dengan hati hati " peringat Lily kepadannya. Lily tidak tau saja bagaimana perasaan Hani yang kini terombang ambing bagai kapal oleng karena Kaisar yang terkenal kejam itu.


__ADS_2