Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
17. Keberangkatan Kaisar ryu


__ADS_3

awalnya ia tersenyum menemukan sosok berbaju zirah yang ia tunggu untuk menitipkan surat kepada ibunya tetapi ketika melihat sosok disebelahnya


'bukankah itu Panglima Hiro dan Ka-kaisar sialan itu' Raut muka Hani langsung bertekuk kesal.'ingin sekali kucabik cabik wajah dibalik topeng itu'


...***********...


Kedua sosok itu semakin mendekat Kearah posisi Hani berada. Dan sebagai Seorang pelayan yang mempunyai Ketaatan kepada yang berkuasa. Hani menunduk memberi salam penghormatan kepada kaisar Ryu. ya, meskipun Hani tidak mengharap Kaisar Ryu menghargai penghormatan nya.


" oh Hani, Kau sudah sembuh?"


"en" Hani mengangguk tersenyum kearah Panglima Hiro tidak menyangka Panglima Hiro akan menanyakan kabarnya ketika masih ada seorang kaisar Ryu disebelahnya.


Awalnya kaisar Ryu Hanya ingin melewati Hani saja . Namun, tanpa diduga Panglima Hiro membuat langkahnya ikut berhenti dan kini ia menjadi penonton Antara Hani dan panglima Hiro yang saling berbincang.


' Baru kali ini aku tidak memenggal kepala orang yang tidak menghormati ku berbicara berdua didepan mataku secara langsung. ish dimana rasa hormat mereka kepada penguasanya?'


Kaisar Ryu melirik Hani tajam. ia tidak menyukai senyuman Hani untuk Panglima Hiro.


'itu milikku, bibir itu milikku. oh, bukan senyum itu, ahhhhh ada apa dengan diriku'


Kaisar Ryu merasa dirinya mempunyai penyakit mental. seperti nya ia harus segera menjauh dari Tameng kecilnya itu yang bisa membuat nya gila secara mendadak.


" Hiro?" Panggil kaisar Ryu ia ingin segera pergi dari hadapan Hani.


" Ini , tolong Berikan ini kepada Keluarga Hani tuan Hiro, dan terimakasih" Hani terburu-buru memberikan sebuah gulungan surat kepada panglima Hiro yang akan dikirimkan kepada ibunya didesa. Ia tidak ingin melihat Kaisar Ryu murka melihatnya berlama lama berbincang dengan panglima Hiro.


Hani memberi penghormatan sebelum berlalu pergi karena takut melihat Kaisar Ryu menatap nya tajam semenjak tadi. jantungnya seperti akan jatuh.


Hani yang terburu-buru tidak luput dari pengamatan mata Hiro. 'ada apa dengan Hani? seperti nya ada sesuatu yang ia takutkan. lalu, apa?' dan ketika Panglima Hiro berbalik badan. ia baru menyadari satu hal bahwa Kaisar Ryu semenjak tadi menunggu nya. 'tidak seperti biasanya, ia rela menunggu'


"yang mulia, Maafkan hamba " Panglima Hiro segera menghampiri Kaisar Ryu dan mensejajarkan langkahnya kembali mengikuti Kaisar.


" Apa yang kau bicarakan dengannya?" Pertanyaan Kaisar Ryu membuat Hiro heran. Baru kali ini seorang kaisar Ryu mempertanyakan pembicaraan nya dengan seorang pelayan.


" Oh . Hamba hanya meminta maaf karena tidak bisa mengunjunginya ketika sakit" Pasalnya Panglima Hiro mengetahui bahwa Hani mengalami keracunan makanan . tetapi . ia tidak bisa menjenguk karna sibuk melatih Prajurit yang baru memasuki dunia militer tahun ini.

__ADS_1


"Lalu, Apa yang dirinya berikan kepadamu?"


"Hanya sebuah surat untuk keluarganya didesa. Para kurir istana tidak bisa menjangkau desanya karna terlalu jauh. Dan juga hamba akan segera berangkat ke negri sebelah untuk mencari tau asal tusuk rambut yang anda minta. Sekalian saja hamba menawarkan bantuan untuknya karena rute yang hamba lalui akan melewati desanya"


Panglima Hiro menjelaskan semuanya untuk membunuh rasa penasaran Kaisar Ryu.


"Apa tusuk rambut itu Aman Hiro?"


"tentu yang mulia. Benda itu hamba jaga sebaik mungkin"


"bisakah kau antarkan nanti kekediamanku dan membuat replikanya saja untuk mencari asal usulnya" Perintah Kaisar Ryu.


" Baik yang mulia"


...***********...


^^^Teruntuk ibunda^^^


Maaf Hani tidak dapat menemukan keberadaan ayah Maupun kak ryeon. Bahkan Seluruh penjuru istana Sudah Hani telusuri.


Hani sangat baik , Sepertinya ketika waktu nya telah tiba . ibu akan melihatku pulang dengan berat badan yang bertambah.


Salam untuk paman Han , Hani baik baik saja dan sukses menjadi pelayan istana.


Dan Ibu, kuharap ibu berkenan Melayani pengantar surat ini karena ia adalah seorang panglima yang begitu baik.


^^^penuh kasih Anakmu^^^


^^^Hani^^^


"Nama ini, aku seperti pernah mengenalnya. sebaiknya aku harus singgah sejenak bertemu dengan paman. ini akan menjadi kabar gembira" Seringai kemenangan bak menemukan Mutiara secara tidak sengaja. Membuat Panglima Hiro tidak sabar menemui pamannya.


...***********...


Sementara itu, Hari telah berlalu begitu cepat. Persiapan yang diminta oleh kaisar Ryu telah selesai dengan sempurna.

__ADS_1


Kereta kuda untuk mengantar perjalanannya menuju kerajaan Tan sudah menunggu didepan istana. Para penghuni istana terdalam seperti para selir yang berjumlah puluhan maupun Para petinggi istana di harapkan mengantar Kepergian kaisar Ryu sampai gerbang istana.


Sebelumnya, Kaisar Ryu yang terkenal otoriter telah berpesan kepada para jendral terbaiknya selain panglima Hiro. Untuk memperketat keamanan istana selama ia pergi. Karena ketika sang penguasa pergi dari Sarangnya . Rawan untuk orang lain menguasai nya secara mudah.


Selir Sassy yang begitu anggun telah memasuki Kereta kuda semenjak tadi. ia telah menunggu Sang kaisar untuk waktu yang lama.


' apakah kaisar Ryu membatalkan undangannya? tetapi , untuk apa kereta kuda ini disiapkan jika ia batalkan'. selir Sassy merasa was-was begitu pula orang orang yang mengantarkannya. mereka tidak yakin Kaisar Ryu yang akan bepergian menghadiri undangan.


Senyum ceria tercetak jelas di wajah selir Sassy . akhirnya orang yang dinantinya telah hadir . menuntun seekor kuda hitam besar yang sangat gagah . selir Sassy pastikan itu adalah zero kuda kesayangan kaisar Ryu.


semua orang menunduk hormat untuk Kaisar Ryu. Mantel kebesaran nya yang berwarna hitam tidak pernah menampik aura Kengerian dari dalam tubuh yang dibalutnya.


" Paman , apakah semuanya sudah siap?" Kaisar Ryu bertanya kepada Kasim Lee. namun, arah pandangnya meneliti orang-orang yang ikut serta dalam perjalanannya.


"sudah yang mulia"


Selir Sassy, 2 orang pelayan wanita , selusin prajurit terbaik serta Jendral Fang yang terkenal dengan keganasannya bertarung diikut sertakan


'sepertinya ada yang terlupakan. tetapi apa? ' Kaisar Ryu berpikir sejenak.


" Paman aku rasa ada yang terlupakan olehmu. Bagaimana dengan tameng makan ku?" pertanyaan Kaisar Ryu yang sangat gamblang itu membuat Kasim Lee tampak terkejut. Rasa lega karena telah menyelesaikan tugas dengan sempurna kini terlihat cacat karna perkataan tersebut.


" oh astaga, mohon ampuni hamba yang mulia. ampuni hamba atas kepikunan hamba yang sudah tua" Kasim Lee merasa was-was begitupun yang lain. ia takut Kaisar ryu marah. hingga ia memerintah kan para Prajurit untuk mencari dan membawa Hani dengan segera kehalaman istana. Karena waktu keberangkatan yang terbilang semakin menipis.


Hingga beberapa saat kemudian . beberapa pengawal menggeret seorang gadis dengan baju yang terlihat basah dimanapun. rambutnya terlihat berantakan serta ditambah oleh kulit coklatnya yang berbeda dari yang lain.


Dan itu membuat seluruh orang yang berada dihalaman istana menahan tawa melihat kehadiran Hani. bahkan Kaisar Ryu yang tidak pernah tertawa sekalipun . kini seluruh istana dapat mendengarnya .


" ha ha ha"


Deg


secara serentak seluruh orang yang awalnya menertawakan Hani kini berbalik arah kepada Kaisar Ryu. itu suatu kemajuan bagi kaisar yang mereka hormati. Akhirnya, mereka bisa tau seorang kaisar Ryu kejam yang terkenal sangat dingin bisa Tertawa karena ulah pelayan rendah seperti Hani.


Kasim Lee begitu bahagia melihat kaisar Ryu kembali tertawa . pelan namun pasti kasim Lee, berharap Kaisar Ryu kembali seperti dulu. kembali menjadi sosok yang ceria semasa kecilnya.

__ADS_1


'cih kaisar sialan. tertawa diatas penderitaan ku. mengganggu acara mencuci ku saja. sungguh aku begitu malu' Hani sangat malu karena seluruh mata yang hadir kini memusatkan perhatian kepadanya.


__ADS_2