Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
40. Godaan


__ADS_3

Pertunjukan Jalanan yang sangat mengagumkan. Hani jarang sekali melihatnya saat Di desa. ia hanya dapat menyaksikan nya sesekali ketika ada perayaan desa saja.


Itupun Pemainnya dibawakan oleh para warga didesa Hani yang tidak terlalu terlatih. Mereka tidak seperti Pemeran yang Barusan Hani saksikan bersama kaisar Ryu.


" Apa mereka Memang orang orang berbakat yang mulia? " Tanya Hani Kepada kaisar Ryu yang berjalan disampingnya. kini mereka hendak Menyusuri jalanan untuk mencari Makanan ringan.


" Hm, seperti yang kamu lihat. Apakah kau menyukai pertunjukannya?"


" En, Mereka semua sangat mengagumkan. Aku tidak pernah melihat nya" Hani tersenyum senang Mengungkapkan perasaan nya yang begitu bahagia.


" Lain kali Akan aku adakan pertunjukan Di istana jika kamu menyukai nya".


Hani menghentikan Langkahnya seketika. terkejut dengan penuturan Kaisar Ryu yang Diluar dugaan. Mungkin, ia salah mendengar.


Hani menggeleng kan kepalanya menyadarkan Halusinasinya yang sangat tidak masuk akal. Meneruskan langkahnya yang sempat tertinggal mengikuti sang kaisar . Sampai mereka tiba disebuah Kios jajanan ringan.


Kaisar Ryu Menyuruh Hani untuk membeli makanan yang dirinya sukai. Awalnya Hani menolak . tetapi, Dengan Keahlian Kekuasaan memerintahnya. Kaisar Ryu akhirnya berhasil mentraktir Hani.


"Te-terima kasih yang mulia" Hani merasa Malu dan sungkan Karena Perlakuan baik kaisar Ryu yang jauh berbeda dari Cerita yang dirumorkan.


" Tidak masalah, Ayo" ajak kaisar Ryu untuk kembali menuju rumah Paman Dwayne. ia berpikir malam semakin larut dan kegiatan lingkungan sekitar tidak baik untuk seorang Hani yang dikenal Hanya seorang tamu oleh para warga desa penghubung.


Kaisar Ryu Takut Hani terpisah darinya. Bisa saja ketika para warga lain yang tidak mengenali Hani sebagai Orangnya. mereka akan mengira Hani sebagai Tamu yang nakal. Tidak mematuhi aturan desa penghubung dan akan langsung di eksekusi ditempat. Kaisar Ryu tidak menginginkan hal itu terjadi.


Segerombolan wanita Gisaeng Berpapasan dengan kaisar Ryu dan juga Hani. Salah satu dari mereka mengenali Kaisar Ryu. Ia langsung menghadang perjalanan kaisar Ryu Secara tiba tiba. sehingga Membuat Hani ikut serta Menghentikan langkahnya.


" Ryu" Panggil Gisaeng tersebut Dan setelahnya mendekat Ke arah Kaisar Ryu Dengan Tersenyum lebar.


CUP


Sebuah kecupan singkat diujung bibir kaisar Ryu berhasil Gisaeng itu dapat kan. Hani yang berada ditempatnya Langsung membelalakkan matanya melihat adegan tersebut. Sedangkan Kaisar Ryu hanya menanggapinya dengan Tersenyum Canggung.

__ADS_1


"Aku merindukan mu" Gisaeng tersebut Langsung memeluk Kaisar Ryu tanpa tau diri. Rasanya Hani ingin muntah mendengar perkataan sang Gisaeng.


Apa mereka saling mengenal? Rasa penasaran kini tumbuh dibenak Hani. ia segera melirik Kaisar Ryu yang berada disamping nya . Hani melihat kaisar Ryu sempat terkekeh kecil karena ulah Gisaeng tersebut.


" Apa kabar Aira? Kukira kau sudah melupakan aku?" Canda kaisar Ryu membuat Hani bertanya tanya Siapa gerangan Wanita tersebut.


" Aku baik, sangat baik. Kapan kau pulang ? mengapa tidak mengabariku? "


" Hanya berkunjung sebentar. Aku akan segera kembali lagi"


" hiks , mengapa cepat sekali? padahal Aku baru berjumpa denganmu Dan kamu akan segera kembali. Aku sangat merindukanmu" Hani tidak pernah Melihat wanita Secantik itu begitu tidak tau diri menggoda Kaisar Ryu.


Bahkan para selir nya saja diistana enggan untuk menggoda kaisar Ryu yang di rumorkan kejam dan begitu menakutkan. Wanita ini malah dengan beraninya Menggoda dan bermanja kepada kaisar Ryu ditempat umum.


Kaisar Ryu hanya Terkekeh mendengar penuturan Aira. Dan itu tidak luput dari Pengamatan Hani yang terus memperhatikan Keduanya.


menyadari Seseorang disamping Kaisar Ryu. Sosok wanita yang bernama Aira memajukan kepalanya. Mengamati Hani dari ujung rambut Hingga ujung kaki.


pedas sekali perkataan nya . ingin sekali aku merobek bibirnya yang Semerah cabe itu. Hani menggigiti bibir bawahnya menahan kesal.


" Nona Aira, Apakah Peringatan ku waktu lalu kurang jelas kepadamu?" Kaisar Ryu menekan Kata perkata ucapan nya Sambil tersenyum manis kepada Aira. Ia juga memegang lengan Aira begitu kuat Dengan Gaya seperti orang memeluk. Sehingga Hani yang dibuatnya bertambah panas.


Apa apaan ini, bisakah mereka tidak bermesraan didepan seseorang yang menyandang gelar kesendirian, Aishh sialan.


Ingatkan Hani untuk tidak berada di sekitar kaisar Ryu lagi nanti dimasa depan. karena hal itu akan membuat Matanya Sangat panas. Melihat sesuatu yang tidak selayaknya dipertontonkan di khalayak ramai.


"Ryu, kau? " Aira Meringis kesakitan. ia segera menarik lengannya dari tangan kaisar Ryu. Mengusap nya dengan begitu pelan agar Hani tidak mengetahui nya.


" Meskipun Kau sudah memiliki Kekasih Jelek seperti dirinya" Tunjuk Aira kepada Hani dengan senyuman sinis.


" Kau Harus ku ingatkan. bahwa Hanya aku wanita paling sempurna untuk dirimu seorang. Kau mengerti Ryu sayang?" Tanpa rasa takut sekalipun Aira sekali lagi Mencium kaisar Ryu tepat pada bibir nya. Sebelum berlalu pergi dengan Tawa genitnya yang indah . membuat para Pejalan disekitar yang berjenis kelamin jantan terbuai karena pesona nya.

__ADS_1


"Gisaeng sialan" Umpatan Kaisar Ryu terdengar jelas oleh Hani yang masih berada disebelahnya. Hani merasa heran Atas perlakuan sikap Kaisar Ryu yang tiba-tiba marah.


Apa dia ditolak oleh wanita itu? Sehingga ia marah. Lalu, mengapa tadi dirinya mengancam wanita itu? Hani tekankan ia tidak pernah mengerti akan sikap Kaisar Ryu yang susah ditebak.


Mereka melanjutkan perjalanan pulang dalam keadaan diam satu sama lain. sampai Mereka melewati sebuah gang kecil . Kaisar Ryu langsung menarik Hani. Memojokkan dirinya Kepada sebuah dinding . Lalu, melahap bibir Semerah ceri itu tanpa ampun.


Kaisar Ryu merindukan nya dalam waktu yang sangat lama. Baru kali ini ia dapat merasakannya lagi dalam gairah yang membuncah. Mencecapnya dengan sangat lembut. Sampai tidak memberikan ruang untuk Hani menghirup nafasnya.


Hani memukul dada Kaisar Ryu dengan begitu brutal . ia ingin terlepas dari kungkungan kaisar Ryu yang kuat. Namun, nihil Kaisar Ryu tidak bergerak seincipun dari posisinya.


Lambat laun Hani ikut serta memagutnya. Mencecap rasa yang ada dari bibir kaisar Ryu. Ia Mengikuti cara yang dilakukan kaisar Ryu kepadanya.


Cup


Baru ketika Kaisar Ryu melepas pagutan bibirnya kepada Hani yang Ter engah engah. Hani dapat bernafas dengan lega.


Kaisar Ryu menyatukan dahinya ke kepala Hani . sehingga ia dapat merasakan nafas Hani yang memburu mengatur nafas berantakan.


" Maaf, maafkan aku. Aku tidak bisa meredam nya terlalu lama lagi. Seandainya Aira tidak menggoda ku dengan ciuman. Aku Pastikan ini tidak terjadi. maaf"


Hani dapat melihat permintaan Maaf yang tulus dari mata kaisar Ryu didepannya. Tetapi, perlakuan Kaisar Ryu bukanlah tindakan yang seharusnya ia lakukan kepada dirinya dengan semena-mena.


Tetapi justru ia juga terlena dengan perlakuan kaisar Ryu yang begitu lembut kepada Hani. ia sangat malu ketika mengingat dirinya juga membalas ciuman kaisar Ryu.


" Ku harap kau memaafkanku " Kaisar Ryu mengusap pipi Hani dengan lembut sebelum memalingkan wajahnya untuk tidak melihat Wajah Hani kembali.


Karena Itu sungguh godaan terbesar bagi dirinya. Kaisat ryu Segera menggandeng tangan Hani yang terdiam tanpa kata. Ia harus lekas pulang Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.


Bibir itu Masih terasa basah ketika Hani menyentuhnya secara diam-diam tanpa diketahui oleh Kaisar Ryu yang menggenggam tangan nya.


Ini akan menjadi kenangan paling tersulit untuk dilupakan Hani. Bagaimana mungkin tidak? kini ia sudah belajar menjadi Gadis nakal. Beruntung nya Kaisar Ryu tidak menyadari dirinya yang bersemu merah dibuatnya.

__ADS_1


__ADS_2