
Nana Makan secara lahap. Namun sesekali mengunyah dengan Anggun. Karena Gadis bernama Cheche itu mengawasi nya begitu tajam.
Apalagi Saat Nana tidak sengaja mengungkit nama burung gagak milik tuan Ichiro. Nama yang Nana berikan Sangat kebetulan sekali sama persis dengan nama Cheche.
Itu membuat Nana begitu Takut melihat Cheche. karena Setelah nya, Cheche Seperti mengibarkan bendera perang kepadanya.
" Nona Nana, perkenal kan Dia Mamaku, Adikku Cheche dan Chen" Jelas Ichiro mengenalkan keluarga nya yang tersenyum ramah Menyambut Nana.
"Cheche? Chen?" Nana bingung Karena nama Cheche dan Chen sangat lah sama persis dengan nama yang ia berikan kepada burung milik tuan Ichiro.
" Eee, Apakah mereka Jelmaan burung milik tuan yang sudah aku beri nama?" Tanya Nana begitu polos.
Cheche yang awalnya menyambut Nana dengan Hangat . Seketika Berubah menjadi tidak bersahabat. Karena untuk pertama kalinya seorang Gadis Asing Berani menyamakan Nama dirinya dengan nama peliharaan.
" Kau- menyamakan ku dengan peliharaan kakak? " Chece meradang Marah Sedangkan Nana mempertanyakan apa yang salah dengan ucapan nya kepada Ichiro lewat isyarat mata.
" Sudah, hentikan" Mama Athena bergerak menengahi.
" Lebih baik kita masuk Dan lekas Makan. Karena mama sudah memasakkan berbagai macam makanan untuk menyambut kedatangan kalian. jadi, Ayo Cepat masuk".
***************
Mama Athena tidak berbohong. Ia Benar-benar memasak Makanan begitu banyak untuk menyambut Nana dan juga Ichiro.
' Cocok sekali dijadikan mertua idaman . tetapi tidak jika calonnya seperti Tuan Ichiro. Dia terlalu Kejam dan juga Gila'
Nana Memperhatikan Ichiro Sebentar . lalu membuang muka asal Ketika Tatapan nya tidak sengaja bertubrukan dengan Mata Kelam Ichiro.
' Aish dia sangat menakutkan ' Nana segera melanjutkan makannya yang tertunda.
Makanan yang tersaji ludes Habis, Kebanyakan mereka lenyap masuk kedalam perut Nana yang seluas Gentong. Lihatlah sekarang Bagaimana Nana Susah sekali menghirup nafas karena Sesak akibat makanan.
" Huhhh.... Aku mengantuk " Ujarnya terdengar oleh Mama Athena.
" Kau mengantuk sayang? Mari mama antarkan Kamu untuk beristirahat"
" Terimakasih, mama" Sungguh, Nana Melihat Mama Athena Seperti nyonya Hana yang memiliki Sikap lembut. ia tidak terlalu merasa takut untuk berdekatan dengannya Justru sangat merasa nyaman.
****************
Setelah Nana pergi bersama Mama Athena. Ketiganya berpindah tempat menuju halaman belakang yang kini telah disulap menjadi arena latihan malam penduduk desa.
Diantara banyaknya penduduk yang berlatih. ada paman Dwayne yang meninjau keahlian mereka. sementara ketiga anaknya kini tengah duduk dibawah pepohonan untuk menonton. sesekali ikut turun bergabung dalam latihan.
" Apa kakak menamai Satu, Dua dan tiga dengan nama kita?" Tanya Cheche menatap lurus kearena latihan.
__ADS_1
" Tidak"
" Lalu, mengapa Gadis itu menyamai namaku dengan peliharaan kakak?"
" Dia yang menamainya"
" Dan kakak tidak menolak?"
" Nanti akan kuganti" Cheche memberengut tidak senang.
" Apa yang Kalian dapatkan dalam Pengintaian?" tanya Ichiro balik
" Beberapa pemberontak telah menunjukkan batang hidungnya" Jelas Cheche.
" Seperti nya semakin hari mereka semakin tampak berani menampakkan diri kembali"
" Beberapa dari pengintai yang gugur pernah melihat bahwa mereka telah banyak merekrut Anggota dari berbagai desa " Tambah Cheche.
" oh jadi itu penyebab beberapa desa mengalami ketegangan?"
" ya, Contoh nya seperti Desa Nil"
" Siapa orang yang kau kirimkan untuk menjaga desa itu?"
" Aku mengirimkan Kai Atas keinginan kakak"
" Bagaimana Dengan Istana?"
" Terpantau Baik .Keamanan diperketat karena Kaisar Ryu Ikut serta Hadir dalam Acara perburuan tahunan " itu laporan yang keluar dari mulut kecil Chen.
Ichiro kini sudah tidak segan lagi untuk memberikan tugas Dewasa kepada Chen. meskipun usianya masih terlalu dini untuk ikut campur dengan masalah sebesar ini.
Mau tidak mau Ichiro Harus mengajarinya Dari sekarang. Agar ketika Chen sudah dewasa, ia dapat mengatasi Masalah apapun Sendiri Dengan bijak.
" Baiklah, Kutunggu laporan terbaru Kabar Pemimpin Pemberontak Yang masih belum menampakkan batang hidungnya itu"
Chen dan Cheche Segera mengangguk faham. dalam Situasi seperti ini, orang orang akan melihat ketiganya bagaikan Keluarga yang bercengkrama Bersama penuh Riang.
Namun, siapa yang tau mereka Akan membahas mengenai tugas masing-masing Mengenai Keamanan Kerajaan Tin yang tengah genting.
Orang Dalam yang tidak pernah menampakkan jati dirinya sebagai orang penting.Bertugas Di balik Layar seluruh rakyat untuk menjaga kesejahteraan dan keamanan Kerajaan Tin.
**********
" Bagaimana ? "Mengapit Cerutu penuh Ketenangan. Pria Tua Didalam ruangan gelap itu tengah Menantikan Laporan bawahan nya.
__ADS_1
" Maaf Tuan. terjadi kendala dalam perekrutan Anggota di beberapa desa. Orang orang Istana Telah menyadari Pergerakan kita. Namun masih bisa kami Atasi."
" Bagus, Lalu Bagaimana dengan Pria busuk itu" .
" Kami sudah menemukan Keberadaan nya"
HAHAHAHAHAHA
" Akhirnya, Usahaku selama bertahun-tahun tidak sia sia. Han-Kang, Akhirnya aku menemukan kakakmu. kau tau, sudah lama sekali aku menantikan Ini. Dimana Keluarga Keturunan Han Aku binasakan Semua Hahahaha"
" Biadab kau. seharusnya kau mati dan membusuk di neraka " Teriak Han-Kang tidak terima.
HAHAHAHA
"oh ayolah Tidak semudah itu aku mati. Setidaknya Aku harus menikah dulu dengan Hana"
" JANGAN COBA COBA KAU MENYAKITI KAKAK IPAR KU SIALAN. JIKA TIDAK AKAN KU PENGGAL KEPALA MU SEO-JUNG".
Ancam Han-Kang Penuh keberanian. meskipun Dalam keadaan terikat oleh rantai. Badan penuh luka serta lebam. dan jangan lupa dengan berat tubuhnya yang turun drastis. kumuh layaknya orang terlantar.
HAHAHA
" Kau masih punya nyali juga rupanya. Biarkan aku beri tau sesuatu. Bagaimana jika aku pertemukan saja dirimu nanti. jika pria busuk bermata biru itu berhasil aku temukan. kalian bisa melakukan reuni keluarga sebelum aku cincang sampai halus kalian. Apa kau mau Han-Kang?".
Han-Kang sempat terkejut sebentar ketika mengetahui sebuah fakta bahwa kakak nya, panglima besar Han-shin masih hidup.
Sedangkan rumor yang beredar dimasyarakat luas mengatakan bahwa Kakak nya sudah meninggal karena tertuduh sebagai Golongan pemberontak. karena sang Kakak telah membawa putra mahkota melarikan diri saat Pemberontakan terjadi Tanpa adanya titah dari kaisar Hyun-shik.
"Dalam mimpimu Seo-jung. Aku pastikan kau akan Mati Atas Pemberontakan mu kepada kerajaan " Ucap Han-Kang penuh keberanian walaupun kondisinya cukup memprihatinkan.
Bugghhhhhh
Bang
Duakhh
Seo-jung memukul Han-Kang Membabi buta. Kesabaran nya memang setipis kertas Dan Sedari tadi Han-Kang Mencoba terus menerus Menentang nya. Seo-jung tidak menyukai seseorang yang yang tidak mendukung Apalagi menentang nya.
Bahkan Ketika sang ayah mewanti-wanti untuk tidak Merebut Alih kekuasaan kerajaan Tin Bersama sang adik-Selik ok-jung. Ia hiraukan peringatan itu Sampai sekarang.
Walaupun sang adik beserta keponakan nya telah menjadi korban akibat Ketamakan nya. Ia masih belum cukup puas sebelum Tahta kerajaan Tin Jatuh ke tangan nya Dan Hana Akan menjadi permaisuri nya.
Melihat Han-Kang Babak belur kembali atas ulah dirinya. Seo-jung tersenyum puas lalu Memerintahkan bawahannya untuk Membawa Han-kang keluar.
" Persiapkan Beberapa Orang terbaik. kita akan mengepung pria Busuk itu" Perintah Seo-jung kepada sang bawahan yang langsung di angguki.
__ADS_1
NB: Nunggu in part Hani sama Kaisar Ryu ya🤣 Vote banyak2 dong Author biar tau yang nungguin siapa aja?