Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
18. Fakta Baru


__ADS_3

Hingga beberapa saat kemudian . beberapa pengawal menggeret seorang gadis dengan baju yang terlihat basah dimanapun. rambutnya terlihat berantakan serta ditambah oleh kulit coklatnya berbeda dari yang lain.


Dan itu membuat seluruh orang yang berada dihalaman istana menahan tawa melihat kehadiran Hani. bahkan Kaisar Ryu pun yang tidak pernah tertawa setelah sekian lama. kini dapat terdengar kembali.


" ha ha ha"


Deg


secara serentak seluruh orang yang awalnya menertawakan Hani kini berbalik arah kepada Kaisar Ryu. itu suatu kemajuan bagi kaisar ryu yang mereka hormati. Akhirnya, mereka dapat mendengar suara tertawa seorang kaisar Ryu yang terkenal kejam nan dingin .


Kasim Lee begitu bahagia melihat kaisar Ryu kembali tertawa . pelan namun pasti, kasim Lee berharap Kaisar Ryu kembali seperti dulu. menjadi sosok orang yang ceria semasa kecilnya.


'cih kaisar sialan itu. tertawa diatas penderitaan orang lain. mengganggu acara mencuci ku saja. sungguh aku begitu malu saat ini' Hani sangat malu karena seluruh mata yang hadir kini memusatkan perhatian kepadanya.


...***************...


Para pengawal melepaskan genggaman mereka dari tubuh Hani yang semenjak tadi memberontak liar. Sedangkan Hani yang tidak tau menahu dirinya dibawa ke halaman istana hanya bisa berdiri pasrah menunggu celotehan Kaisar Ryu yang akan ia dengar.


Tawa Kaisar Ryu reda, kini ia terlihat kaku karena tertawa diluar batas dirinya seorang kaisar , Kaisar Ryu merasa aneh dengan dirinya yang semakin hari semakin tampak berubah.


'ada apa dengan diriku? tidak biasanya aku mudah tertawa'


"ehm baiklah, kita berangkat sekarang." perintah kaisar Ryu . ia segera menunggang kuda kesayangannya. Sedangkan Hani terlihat bingung.


'lalu apa gunanya aku disini? Apa kaisar itu bercanda? jadi, ia menganggapku sebagai nyonya tua rumah untuk dirinya berpamitan? ha~ dasar sialan' Hani menyumpah serapah Kaisar Ryu.


" Hani cepat masuk" Kasim Lee terburu buru mendekati Hani. menyuruhnya untuk segera menaiki kereta.


"apa maksud paman?" Hani kebingungan karena Paman Lee menggeret nya mendekati kereta khusus pelayan yang berada dibelakang kereta Selir Sassy tepat.


" Paman melupakan mu. Kaisar Ryu tetap membutuhkan Kamu sebagai menyicip makanan nya. Jadi kau harus ikut ke undangan itu"


"APA?!" Hani terkejut mendengar nya. habislah sudah dirinya tidak bisa libur untuk sementara waktu.


"Permisi nona- nona apakah masih ada tempat untuk satu orang lagi?" tanya Kasim Lee kepada kedua pelayan yang akan ikut ke kerajaan Tan.


"Maaf , Kasim Lee seperti nya sudah tidak ada tempat lagi disini . Seluruh hadiah untuk kerajaan Tan sudah memenuhinya, serta perlengkapan yang mulia dan selir Sassy juga ada disini". Kasim Lee menggaruk kepala nya yang tidak gatal karena melihat kereta khusus pelayan telah terisi penuh . ia menyesal tidak mempersiapkan kereta khusus pelayan yang lebih besar lagi . Karena kaisar Ryu hanya menyuruhnya untuk mempersiapkan Pelayan khusus selir Sassy saja.


Kasim Lee kebingungan. Ia segera Mendekati Kaisar Ryu yang akan segera menarik tali kekang kudanya.


"Yang mulia,"


Kaisar Ryu menoleh menghentikan kegiatan nya.

__ADS_1


" Ada apa Paman?" Kaisar Ryu mengerutkan alisnya penasaran.


" begini yang mulia , kereta khusus pelayan telah terisi penuh dengan hadiah yang akan dibawa serta perlengkapan anda dengan selir Sassy. Dan Hani tidak menemukan tempat untuknya menumpang".


" Masukkan saja kedalam kereta kuda Sassy, Dan suruh dia untuk membenahi dirinya, seperti orang gila saja ha~ha~ha"


Kaisar Ryu langsung menghentakkan tali kekang zero meninggal kan Kasim Lee yang terlihat cengo mendengarnya tertawa kembali.


"paman?" Hani menghampiri Kasim Lee ingin menanyakan kepastian dirinya Harus ikut atau tidak. Karena ia telah melihat kereta khusus pelayan telah terisi penuh . mungkin saja ia dibatalkan untuk ikut.


" Hani cepat masuk" Kasim Lee menarik lengan Hani menuju kereta kuda Selir Sassy. Hani terlihat bingung dan ia tidak mengira bahwa Kasim Lee akan mendorong nya memasuki kereta kuda Selir Sassy.


" Nona Sassy, Paman Harap nona tidak keberatan untuk berbagi tempat bersama pelayan Hani . karena ini adalah perintah Kaisar Ryu" Hani melotot mendengar perkataan Kasim Lee. Sungguh Lancang dirinya harus berada satu ruang dengan Selir Sassy yang kedudukannya berada tinggi diatas.


Selir Sassy yang mendengar Hal tersebut adalah perintah langsung dari kaisar Ryu. hanya bisa tersenyum anggun menyambut Hani yang memasuki kereta kuda yang ditumpangi dirinya.


"Duduklah disini Kereta akan segera berangkat" Selir Sassy menepuk tempat disebelahnya agar Hani lekas duduk.


"Baik nona" Hani mengangguk sungkan. ia segera duduk dan tidak lupa memperbaiki penampilan nya yang Morat Marit semenjak tadi.


...*******...


Perjalanan masih begitu panjang. Hani yang berada disebelah selir Sassy tampak terlihat gugup. Karena statusnya yang begitu rendahan bisa duduk di kereta kuda mewah kerajaan berdampingan dengan selir Sassy adalah suatu kehormatan baginya


Berita tentang Kaisar Ryu yang mempunyai Tameng Baru Sudah terdengar lama ditelinga Sassy dari pembicaraan para selir yang suka bergosip di paviliun. Namun, ia tidak pernah berjumpa sekalipun dengan sosok Hani. Hingga Tiba kini, ia bisa melihatnya secara langsung.


"en" Hani mengangguk mengiyakan.


"Kau cukup berbeda dari yang lain? Kulitmu , Apakah ini karna keturunan?"


" en, ini kudapatkan dari gen ayah yang berkulit coklat nona"


"lalu, matamu?apakah ayahmu juga?itu sangat indah" selir Sassy kagum terhadap Mata Hani yang sebiru samudra. Kulit coklat Hani tidak terlalu membuatnya jelek, karena masih ada Mata biru indahnya yang menunjang kekurangan nya.


'jika ia mempunyai kulit seputih susu . maka itu akan menjadi bencana dikerajaan ini karna kecantikan nya' Batin selir Sassy


"en nona benar. Hamba sangat senang Ayah telah meninggal kan ciri khas fisiknya kepadaku. sehingga ketika ibu rindu kepada ayah. ibu bisa melihat sosok ayah dalam tatapan mataku"


"Apa maksudmu?" Selir Sassy nampak kebingungan dengan penuturan Hani


" Ayah Hamba telah meninggal"


" oh tuhan, Maafkan aku" Selir Sassy merasa bersalah karena telah mengingatkan Hani kepada sosok ayahnya yang telah pergi.

__ADS_1


" tidak apa-apa nona. itu sudah berlalu" Hani tersenyum membuat selir Sassy merasa lega.


"Kau beruntung sekali, masih ada sosok ibu dalam hidupmu" Selir Sassy menatap kearah luar kereta seperti hendak menerawang suatu kejadian


" Maksud nona?"


" umurku masih 7 Tahun ketika itu, Aku melihat nya secara langsung . seluruh rumah didesa ku dibumi hanguskan oleh para pemberontak biadab itu. Termasuk juga dengan rumah yang aku tempati bersama keluarga ku. ayah serta ibuku tidak terselamatkan dari kobaran api. sedangkan diriku" Selir Sassy menitikkan air mata tanpa ia sadari.


" Diriku selamat karna Kaisar Ryu. Dia rela masuk kedalam kobaran api demi menyelamatkan ku yang ketakutan". Selir Sassy mengusap pipinya yang nampak basah dengan sapu tangan.


sedangkan Hani sedikit mengernyit bingung karena fakta baru Hani ketahui . 'kaisar Kejam seperti itu pernah menolong Selir Sassy saat kecil, benarkah?" Hani sedikit tidak yakin.


" Oh tuhan. mengapa aku sampai menangis?"


" Maaf kan hamba, nona. karena hamba nona sampai mengingat kedua orang tua nona kembali. maaf kan hamba" Hani merasa bersalah karena dirinya selir Sassy sampai menangis.


"tidak apa-apa. mungkin ini karena aku merindukan mereka. Lagipula, aku sudah merelakan mereka dengan tenang".


Selir Sassy masih menatap keluar jendela kereta . entah apa yang sedang diperhatikan selir Sassy hingga membuat Hani penasaran.


"Sudah berapa lama kau menjadi Tameng yang mulia ?" tanya Selir Sassy Membuat Hani terkesiap Karena memperhatikan selir Sassy .


"Hampir 3 bulan nona".


"Kurasa, Kau adalah tameng kaisar terkuat yang tetap bertahan dari sebelum sebelumnya". Kini Selir Sassy mengalihkan perhatian nya kepada Hani.


"Bisakah kau berjanji sesuatu kepadaku?"


"en nona"


"aku tidak tau. Kau bisa kupercaya atau tidak . terlebih, Dari segala tujuanmu memasuki istana Baik atau buruk" Hani merasa sedikit tersinggung mendengar perkataan selir Sassy. ia mengingat segala tindakannya yang harus penuh kebohongan untuk memasuki istana. Apa boleh buat itu yang paling dapat menyelamatkan nya dari dekrit kerajaan.


"Maukah engkau menjaga dan melindungi yang mulia Segenap hati meskipun ia terkenal kejam? Terlepas niatmu memasuki istana bukan hanya seorang tameng bahkan jika sebagai musuh." Hani merasa dirinya bukanlah seorang pemberontak, tetapi mengapa Selir Sassy tampak mencoba menyinggung nya.


"Hamba hanyalah gadis desa nona. apapun yang nona minta . itu adalah suatu kehormatan bagi hamba untuk melakukan nya"


"Maaf , jika perkataan ku telah menyakiti dirimu. tetapi, aku berharap kau melakukan nya untukku" tangan selembut sutra itu menggenggam tangan Hani yang berwarna coklat . menyalurkan rasa penuh harap Hani dapat melakukan tugasnya.


Selir Sassy mengalihkan perhatian nya kembali, kearah luar. Hani baru menyadarinya, semenjak tadi selir Sassy tengah memperhatikan Kaisar Ryu yang memilih berkuda Daripada duduk lama didalam kereta.


"Dia Sungguh telah mengalami berbagai macam hal yang lebih mengenaskan daripada diriku. Orang orang hanya sibuk dengan penampilan nya yang kejam daripada sifatnya" meskipun lirih, Hani masih dapat mendengar suara selir Sassy yang membicarakan sifat kaisar Ryu. Dan entah pemikiran dari mana Hani juga ikut Serta memperhatikan Kaisar Ryu yang menunggang kuda dengan gagahnya.


'Apa benar Kaisar Ryu Orang yang baik . Lalu, bagaimana dengan rumor yang beredar selama ini . serta tindakan nya kepadaku dan juga kepada rakyatnya yang semena mena?' Hani bergidik ngeri mengingat kejadian saat seorang menteri Mati di aula istana karena hukuman mati yang kaisar Ryu berikan.

__ADS_1


__ADS_2