Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
19. Kerajaan Tan


__ADS_3

"Dia Sungguh telah mengalami berbagai macam hal yang lebih mengenaskan daripada diriku. Orang orang hanya sibuk dengan penampilan nya yang kejam daripada sifatnya" meskipun lirih, Hani masih dapat mendengar suara selir Sassy yang membicarakan sifat kaisar Ryu. Dan entah pemikiran dari mana Hani juga ikut Serta memperhatikan Kaisar Ryu yang menunggang kuda dengan gagahnya.


'Apa benar Kaisar Ryu Orang yang baik . Lalu, bagaimana dengan rumor yang beredar selama ini . serta tindakan nya kepadaku dan juga kepada rakyatnya yang semena mena?' Hani bergidik ngeri mengingat kejadian saat seorang menteri Mati di aula istana karena hukuman mati yang kaisar Ryu berikan.


...***************...


Perjalanan Dari Kerajaan tin menuju Tan Sungguh melelahkan. Hani harus bersikap Sopan sebaik mungkin didepan Selir Sassy.


Pinggang Hani mengalami kram karna terlalu lama duduk didalam kereta. ia tidak leluasa melakukan hal apapun.


Tetapi meskipun demikian Hani bersyukur Ada informasi yang bisa ia dapatkan dari selir Sassy . Sebuah kenyataan Bahwa Dekrit kerajaan bukanlah Kaisar Ryu yang menitah. melainkan Para menteri yang membuat. jika Kaisar Ryu menolak para menteri bisa menyudutkan Kaisar Ryu untuk turun tahta.


sungguh itu sangat membingungkan menurut Hani, rupanya sekejam kejamnya kaisar Ryu ia masih memerlukan para menteri untuk menyokong ia sebagai seorang kaisar'


Lalu, dengan Masa lalu kaisar Ryu pun, Selir Sassy menceritakan semuanya kepada Hani.


Hani sangat Prihatin kepada Kaisar Ryu yang sudah tidak memiliki kedua orang tua lagi. Hani menyadari bahwa Dunia telah menakdirkan Kaisar Ryu begitu kejam. sehingga membuatnya menjadi seperti itu saat ini.


Sesekali Air mata Selir Sassy nampak terjatuh saat menceritakan perjalanan hidup seorang Kaisar Ryu. Membuat Hani menjadi tidak enak hati.


" Maaf nona, tidak seharusnya Hamba mendengar kan hal yang tidak sepantasnya hamba dengar"


"tidak. tidak apa apa Hani, Aku merasa nyaman menceritakan nya kepadamu. Seperti halnya seorang teman yang bercerita kepada temannya. kuharap kau menjaga kepercayaan ku".


"Hamba berjanji nona, tidak akan menceritakan nya kepada siapapun".


...*************...


Gerbang perbatasan antar kerajaan sudah terlewati. Kini, Hani dapat melihat bagaimana kehidupan yang begitu jauh dari rumahnya berada.


Kerajaan Tan begitu sangat indah, Dengan pilar pilar putih yang berada di tiap sisi rumah penduduk. seperti menjadi ciri khas Bagi Warga Tan.


Postur tubuh mereka pun berbeda dari kebanyakan warga tin. mereka sedikit lebih tinggi dan mempunyai kulit putih kemerahan Dan rambut yang rata-rata berwarna pirang.


'Wuah mereka tampan dan cantik meskipun hanya warga biasa' Hani yang melihatnya sangat terkagum.

__ADS_1


Istana yang menjulang tinggi dengan empat menara disetiap sudutnya. Atap bangunan berwarna biru seperti Awan yang tidak dapat Dijangkau. pilar pilar besar menjadi penyangga ditiap sisi Bangunan. Memberi kesan Kuat dan kokoh mustahil untuk dirobohkan.


rombongan kaisar Ryu telah tiba di Halaman istana Tan. Hani bisa melihat Begitu banyak para undangan dari kerajaan lain yang telah Sampai.


Banyak pasang mata langsung tertuju kepada rombongan kaisar Ryu. lebih tepatnya hanya kepada kaisar Ryu seorang . mereka seperti melihat Hantu tatkala kaisar Ryu melewati mereka . Hani dapat melihat mereka atau siapapun itu meskipun seorang Kaisar sekalipun dari kerajaan lain yang Hani dapat lihat dari pakaian mereka, langsung memberikan hormat kepada kaisar Ryu layaknya ia sama seperti rakyat biasa.


Kaisar Ryu menghampiri kereta kuda Selir Sassy. ia membantu selir Sassy untuk turun. membuat Hani merasa muak melihatnya.


'ish, rasa nya aku ingin muntah melihat pertunjukan ini' Hani mengekor untuk turun.


Dan Untuk keberapa kalinya Hani menjadi pusat perhatian Kembali. Banyak pasang mata kini tertuju padanya . bertanya tanya siapa gerangan gadis yang berani satu kereta dengan Selir Sassy. bahkan sekalipun ia seorang pelayan Maka tempatnya adalah Kereta kuda khusus pelayan.


" Seperti nya akan ada hal menarik !" seru seseorang yang semenjak tadi memperhatikan para tamu dari balik jendela istana .


" Ayah, Siapa itu? " seorang anak yang sedang ia gendong menunjuk sosok Hani.


"Ayah tidak tau, lebih baik kita turun menyambut pamanmu yang perjaka itu. Ayo !".


...***************...


"Bagaimana kabarmu?" Sosok rupawan itu memeluk kaisar Ryu.


" Baik" Datar seperti biasa Kaisar Ryu menjawab.


" Paman" Sosok kecil yang semenjak tadi disebelah Kaisar William kini menarik Kain lengan Kaisar Ryu tanpa rasa takut.


" oh, Pangeran Gabriel, Aku merindukanmu. Lama tidak berjumpa" Kaisar Ryu langsung menggendong Gabriel dan menciumi pipi gembul Pangeran pertama Kerajaan Tan.


" Paman, Itu siapa? Mengapa dia cantik seperti ibunda? " Tanya Gabriel kepada Kaisar Ryu.


Beruntung Gabriel mengingat kan orang orang yang telah Kaisar Ryu bawa. Masih ada sosok Selir Sassy , Hani serta kedua pelayan yang ia bawa berada dibelakang nya.


" Oh ini Selir Sassy, Pangeran bisa memanggil nya Bibi Sassy" tunjuk Kaisar Ryu kepada Sassy.


" Salam hormat kepada Pangeran Gabriel"

__ADS_1


Selir Sassy memberikan salam kepada Pangeran Gabriel.


"eh, bukan . bukan bibi itu. tetapi, bibi itu" tunjuk Gabriel kepada Hani " Mengapa bibi itu menggunakan lumpur? Padahal ia cantik seperti ibunda"


Semuanya nampak terkejut mendengar penuturan Gabriel. bahkan Hani pun langsung gugup dengan perkataan Gabriel.


Ha ha ha


Kaisar Ryu tertawa seorang diri, sedangkan


Selir Sassy maupun kedua pelayan Hendak tertawa tetapi Harus tertahan karena ada Kaisar Ryu dihadapan mereka. Dilihat dari manapun semua orang sudah tau Hani adalah seorang gadis yang sangat jelek dengan kulit coklatnya.


Lalu, dari sudut mana pangeran Gabriel melihat Hani begitu cantik? Selir Sassy Melirik Hani yang menunduk terdiam.


" Gabriel, Apa yang kamu katakan?" Kaisar William bergegas menghampiri Gabriel yang di gendong kaisar Ryu.


" Gabriel benar ayah"


"Kau tidak boleh berkata seperti itu, sudah berulang kali ayah katakan Kau harus sopan kepada yang lebih tua. Cepat minta maaf kepada bibi itu". perintah Kaisar William.


Gabriel segera turun dari gendongan Kaisar Ryu . sedangkan Kaisar Ryu yang sempat tertawa kini terdiam melihat Aksi Gabriel yang akan segera dia lakukan.


Gabriel mendekati Hani yang menunduk terdiam . Keringat telah membanjiri tubuh Hani . Ia meremas Kain hanboknya begitu erat. Bukan Hani marah karena perkataan Pangeran Gabriel melainkan Takut penyamarannya terbongkar.


'Apakah ramuannyanya Kurang tebal aku baluri. mengapa pangeran Gabriel berkata seperti itu?' Hani bertambah gugup ketika sosok mungil Pangeran Gabriel telah berada dihadapannya.


" Aku Benar ayah, ternyata dia begitu cantik. kurasa Gabriel tidak perlu meminta maaf kepada bibi ini"


Mendengar Hal tersebut. Kaisar William menepuk jidatnya . ia merasa sangat malu sebagai sosok ayah yang tidak bisa mendidik anaknya tentang kesopanan kepada yang lebih tua.


Kaisar Ryu beserta yang lain hanya bisa terdiam bingung dengan perkataan Gabriel yang agak menyentil.


Tangan kecil itu meraih Tangan Hani . menariknya dengan usaha besar sehingga Hani memberanikan diri untuk Menatap wajah Pangeran Gabriel yang begitu menggemaskan." Bibi cantik, Mari ikut aku bertemu ibunda. Aku ingin memperkenalkan mu kepada ibunda sebagai calon Ratuku"


"APA!?" Semuanya terbelalak kaget mendengar penuturan pangeran Gabriel yang terbilang masih kecil.

__ADS_1


' Pembelajaran apa yang telah diterapkan Kaisar William kepada pangeran Gabriel?" semuanya bertanya tanya melirik satu sama lain kearah Kaisar William. Begitupun dengan Kaisar Ryu yang meminta penjelasan.


__ADS_2