Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
68.


__ADS_3

Sudah beberapa hari berlalu, Tuan ryeon masih tetap berada di desa nil. ia tidak kunjung pergi membuat Nana Heran dengan perkataan nya yang akan pergi segera. tetapi, kenyataan nya malah ia tinggal lebih lama didesa ini tanpa kegiatan apapun.


' Memang sangat aneh orang satu itu ' .


Pencariannya mengenai sang adik sudah dihentikan sejak berada di kebun Tanaman obat. karena Sudah banyak barang bukti yang telah ia dapatkan. baik itu di kebun Tanaman obat ataupun di rumah pengobatan.


Bahkan Tuan Ryeon tidak lupa untuk memperlihat kan Nana tentang pakaian seorang gadis kepada Nana dikamar Ryeon-nya yang tidak pernah ia masuki.


" Bagaimana nona sudah percaya kepada ku bahwa adikku seorang gadis ? "


" Ya " Nana mengangguk faham tanpa memperhatikan sang lawan. ia terlalu sibuk mencium wangi pada pakaian Seorang gadis yang di yakini adalah Milik ryeon nya.


' Wangi ini sama dengan milik ryeonku ' Nana terhanyut dengan lamunan nya. sampai ia tersadar ketika tuan ryeon merebut pakaian ryeonnya ditangan Nana.


" Apa yang tuan lakukan? " Nana menatap Kesal tuan ryeon.


" Nona Terlalu hanyut kepada pakaian adikku hingga tidak mendengar kan apa yang aku katakan ".


"Apa yang ingin tuan katakan? " Nana memanyunkan bibirnya tidak sabar.


" Apa nona mau ikut bersama ku? maksudku, Nona hanya tinggal Sendiri dan tidak memiliki keluarga. Akan sangat bahaya jika seorang gadis Hidup sendirian dengan banyaknya Preman ataupun pemberontak yang kini sering berkeliaran. Lagipula, nona tidak memiliki Tanggung jawab besar atas desa ini"


" Haishh, Enak saja Tuan berbicara. Aku adalah cucu dari Tetua desa ini yang dibunuh secara keji oleh orang yang mencari Hani sebelumnya. Dan masalah nya adalah sekarang seluruh warga memberikan wewenang penuh atas desa ini kepada ku"


" Mengapa bisa seperti itu? Tidak ada tetua desa yang berjenis kelamin perempuan selama aku hidup".


" Itu aku ".


" haishhh itu tidak diperbolehkan dalam peraturan kebijakan Kerajaan. karena wanita tidak terlalu tangguh untuk dijadikan seorang pemimpin apalagi sampai menjadi tetua desa".


" Mengapa tidak "


" Kau? jika sampai Kaisar Ryu mengetahui hal ini maka orang orang yang memilih mu akan hek " Tuan Ryeon memperagakan tangannya seperti menebas leher.


" Dipenggal? " Nana menutup mulutnya Tidak percaya akan imbasnya menjadi tetua desa sementara. Tuan ryeon tersenyum melihat reaksi Nana yang sangat ketakutan.


**********


Dan disinilah mereka berdua Mencari Kandidat yang pas untuk menjadi tetua desa Nil selanjutnya dan Nana berhasil menemukan salah satu warga yang pas untuk menjadi tetua desa Nil yang baru. Dia adalah salah satu warga yang menjadi kepercayaan nya selama ini. Jadi, Nana tidak perlu khawatir akan Desa Nil kedepan karena ia yakin paman tersebut adalah seseorang yang bijak dan dapat mengemban amanah yang ia berikan.


" Jadi, Kau memutuskan untuk ikut bersama ku nona? "


Nana melupakan penyebab pertama dirinya harus pontang panting hari ini. Berpikir keras hingga kepala nya hampir pecah karena memikirkan kandidat yang tepat untuk menjadi tetua desa Nil kedepannya.

__ADS_1


Nana baru sadar, semuanya ini karena akibat ulah manusia menyebalkan disampingnya ini menanyakan hal tidak berguna hingga menjadi penyebab ia harus mencari tetua desa pengganti nya.


Ingin rasanya Nana menyobek mulut Manis itu yang penuh tipu siasat. mencongkel mata yang slalu memberikan tatapan polos itu. atau mencincang tubuh yang sialannya tuhan ciptakan begitu sempurna.


' mungkinkah sang pencipta salah raga ketika memasukkan ruh manusia satu ini? ckcckck Sangat tidak seimbang dengan sifatnya'


" Bagaimana? " Tuan ryeon mempertanyakan ulang tawaran nya.


Nana melupakan sosok pencetus dari awal semua kerumitan nya hari ini. ia melupakan keberadaannya sedari pagi. pontang panting sana sini mencari kandidat yang tepat untuk menjadi tetua desa Nil. tidak lain karena ulah Orang di sampingnya yang tersenyum tanpa beban itu.


" Tuan ryeon yang terhormat. apa kau mau tau sesuatu? " Nana mengalihkan perhatian nya dari jalan setapak ke arah Tuan Ryeon.


" tau apa?"


" Tuan tau tidak, aku baru sadar pekerjaan ku Seharian ini kesana kemari susah payah mencari pengganti untuk tetua desa Nil adalah Karena ulah Tuan"


" Benarkah? "


" YA, MAKA DARI ITU JANGAN PERNAH MEMBAHAS HAL APAPUN LAGI KEPADAKU YANG MENGAKIBATKAN PERMASALAHAN BESAR SEPERTI INI LAGI. HANYA KARENA PERTANYAAN SIALAN MU ITU, SAMPAI AKU REPOT MENCARI PENGGANTI TETUA DESA NIL. SUNGGUH, AKU SANGAT TERLALU BODOH HINGGA BISA TERPERDAYA OLEH MULUT SIALAN MU ITU AAHHHHHH AKU LELAH " Nana menghembuskan nafas lelah setelah mengeluarkan kekesalan yang ia timbun seharian ini.


Ha ha ha ha


" Kau gadis yang lucu " itu suara Tuan Ryeon setelah menertawakan keluguan Nana. bahkan Tuan Ryeon tidak segan memberikan senyum senang tanpa dosa kepada Nana yang beraut wajah seperti rebusan air mendidih.


Wushhhhhhhh


Si pelaku sudah melarikan diri menjauh dari hadapan Nana. Dan hanya menyisakan Nana yang bertambah mengepulkan Asap membuncah.


" SECARA TIDAK SADAR NONA SUDAH MEMBERIKAN KEPUTUSAN NONA PADAKU. JADI, SEGERALAH BERSIAP. AKU AKAN MENUNGGU NONA DIRUMAH PENGOBATAN. JANGAN SAMPAI MEMAKSAKU UNTUK MENGGERET NONA JIKA NONA TIDAK DATANG " . teriakan ancaman yang sangat manis bukan, itu namanya sebuah pemaksaan berkedok dengan perkataan yang sungguh manis.


" AKU TIDAK AKAN IKUT DENGAN TUAAAANNNN " .


*********


Dan disinilah Nana sekarang di depan rumah pengobatan tanpa secuilpun barang bawaan. Ia berakhir dengan dijemput paksa oleh tuan Ryeon. dan Sungguh aneh bin ajaib para warga yang melihat Nana berteriak kesetanan meminta pertolongan. tidak ada seorang pun dari mereka yang perduli untuk membantunya. itu membuat Nana berspekulasi bahwa tuan ryeon telah mengancam para warga dengan sesuatu yang tidak ia ketahui.


" Apa yang kau lakukan kepada para warga hingga mereka menghiraukan panggilan ku? "


todong Nana menyelidik. ia tidak habis pikir dengan tuan ryeon yang memiliki berbagai banyak cara untuk membuat nya kesal.


" tidak ada "


" tidak mungkin" Nana memelototi ryeon meminta jawaban yang ia inginkan.

__ADS_1


" apa kau tidak percaya? ".


" tidak ".


" ya. hanya sedikit bala bantuan untuk melindungi desa Nil dari para pemberontak dan beberapa bahan makanan pokok dari istana yang akan tiba beberapa hari kedepan ". Dengan mudahnya tuan ryeon meng iming-imingi para warga dengan barang bantuan yang sangat mustahil itu.


" Tuan berbohong ".


" Tidak. Kau bahkan bisa bisa melihat nya nanti di gerbang masuk desa. jika ingin melihat janji ku untuk desa ini. kau akan menemukan Beberapa prajurit yang berjaga disana " .


" Tidak mungkin " .


" mengapa tidak mungkin ? bahkan aku bisa saja memerintahkan se kompi prajurit untuk meratakan desa ini jika aku mau. Namun , itu tidak kulakukan justru Lebih sebaliknya " .


Nana mencari kebohongan Dimata tuan ryeon tetapi tidak menemukan nya. justru Malah ia tenggelam dalam mata sekelam malam itu ketika normal.


" Apa kau sudah siap?"


" Apa?" Nana bingung dengan pertanyaan tuan Ryoen yang ambigu.


" Seperti nya bala bantuan untuk kita sudah datang" Tuan Ryeon tersenyum kecil ketika melihat pergerakan sesuatu dilangit yang mengarah kepadanya.


kuaaaaakkkkkkkk


Han si gagak langsung bertengger pada tangan tuan Ryoen yang menyambutnya.


" Kerja bagus Han " Tuan Ryeon mengelus kepala Han sebagai tanda terima kasih atas pekerjaannya.


Guk guk guk guk


Nana Seketika terkejut bukan main ketika mendengar beberapa lolongan anjing yang seperti nya mengarah mendekati rumah pengobatan.


Aaaaaaaaaaaa.........


Teriakan itu bersamaan dengan lompatan Nana ke arah Tuan Ryeon. ia Sangat syok ketika melihat beberapa Anjing Doberman berada di hadapan nya Sekarang. Ia takut untuk melihat Hewan besar itu hingga menyembunyikan kepala nya dalam ceruk leher Tuan Ryeon.


" Nona kenapa? " Tanya Tuan Ryeon kepada Nana yang berada dalam gendongan nya. Nana memeluk Tuan Ryeon begitu erat. hingga Tuan Ryeon geli karena rambut Nana yang bergesekan dengan kulit lehernya.


" Itu. mereka Anjing milik siapa? Warga desa ini tidak ada yang memelihara anjing sebesar itu? " Tunjuk Nana masih dengan keadaan tetap.


" Itu Milik Bawahanku sekaligus bala bantuan yang aku tunggu beberapa hari ini " .


" APAAA? " Nana Seketika menengadah kan wajahnya kepada tuan ryeon. Sehingga dirinya langsung bertemu dengan Wajah tuan ryeon yang sangat menawan.

__ADS_1


__ADS_2