Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
50. Bawahan Kaisar Ryu : Pee, Tetua desa mak


__ADS_3

Kaisar Ryu Dan Hani segera memisahkan diri. membuat jarak Senormal mungkin. Layaknya tidak pernah terjadi sesuatu hal apapun.


Sedangkan Seseorang yang menyapa kaisar Ryu terlihat merasa tidak enak hati. karena Sudah mengganggu Perbincangan yang sedang berlangsung antara kaisar Ryu dan juga Hani.


" Hai Pee lama tidak berjumpa? " Kaisar Ryu tersenyum ramah Membalas Sapaan seorang Pemuda yang tiba-tiba Memotong Acara Berdua nya bersama Hani.


" Ya- , yang mulia " Sungguh tidak mengenakkan Ketika sebuah pertemuan di awali dengan memergoki sang pemimpin sedang berdua bersama dengan seorang Wanita. Begitu lah kiranya yang dirasakan pee saat ini.


Ia Memutuskan mengajak Kaisar Ryu menuju kediaman nya.


...**************...


Hal yang Tiba tiba itu Pasti Akan membuat siapa saja seketika terkejut. Namun, perbedaan nya ada pada Reaksi mereka menanggapi nya. Ada yang merasa gugup, Salah tingkah, Kaku ataupun Malu. Seperti yang Hani rasakan saat ini.


Perjumpaan yang Tidak di sengaja itu Kini berakhir di kediaman Tetua desa Mak. Seseorang yang Tiba tiba Menyapa Kaisar ryu itu adalah Tetua Desa Mak.


Sungguh, Hani Sangat malu. Mau ditaruh dimana Muka Hani saat ini. Awalnya, Ia Tidak mengira Bahwa Tetua desa Mak masihlah Seorang Pemuda seumuran Kaisar Ryu. Sedangkan kebanyakan tetua desa yang Hani jumpai di berbagai desa yang lain sangatlah tua dan juga sudah berumur.


Namun, Pee Jauh dari Gambaran didalam fikiran Hani. Dia tidak tua dengan rambut yang satu persatu memutih seperti Tetua desa Nil. Ataupun Botak seperti Tetua desa Penghubung alias tuan Dwyane. Melainkan Seorang pemuda yang sangat gagah dengan kulit seputih susu.


Hani Pastikan dibalik lengan bajunya terdapat otot otot yang sangat kuat. Tetapi, jika dibandingkan dengan milik Kaisar Ryu. Ah, Kekasih nya Memang Sempurna dalam segala hal.


Hani Menundukkan Kepala nya . Ia ingin menyingkirkan hal negatif dari dalam otaknya. Akhir akhir ini, ia merasa fikiran nya menjadi tidak waras Setelah pernyataan Perasaan kaisar Ryu kepadanya. Kegilaan seperti Menyerang nya setelah Kejadian itu.


Masih normalkah dirinya. Terkadang ia mengalami Kebuntuan didalam berfikir ketika berdekatan dengan Kaisar Ryu. Sungguh, Seperti Sihir yang tiba-tiba merubah dirinya menjadi bodoh.


" Apa kau baik-baik saja? " Kaisar Ryu Menanyakan Keadaan Hani yang terdiam semenjak tadi.


Ia merasa khawatir dengan Keadaan pipi Hani yang masih memerah.


" Mengapa pipimu masih memerah? apa perlu kita menemui seorang tabib, Atau Sebuah Kompresan air untuk mengobati nya? "


Pipi Hani terasa panas ketika kaisar Ryu lagi lagi menyentuh pipinya untuk memeriksa. Mengelusnya dengan sangat lembut Agar warna merahnya menghilang. Padahal hal itu membuat pipi Hani semakin bertambah merah.


' Kaisar Tampan sialan ' Ingin rasanya Hani menangis. Menenggelamkan wajahnya di perut bumi Agar orang lain tidak tau seberapa merah pipinya ketika malu. tidak perduli seberapa gelapnya perut bumi. Hani hanya ingin bersembunyi dari Kaisar yang sialnya begitu tampan Dan juga Nakal.


" Hamba Tidak Apa apa yang mulia. Tolong kondisi kan Perbuatan yang mulia. Kita saat ini sedang berada dikediaman orang"

__ADS_1


Hani memperingati Kaisar Ryu Agar lebih sopan ketika sedang bertamu ke kediaman orang lain. Bahkan sekalipun pemilik rumah sedang Tidak ada.


Tetua desa pee meninggalkan mereka berdua diruang tamu. Sehingga, memberi peluang untuk Kaisar ryu memeriksa keadaan Hani.


" Apa yang kau fikirkan? Aku hanya mengkhawatirkan pipi Merahmu yang tetap belum hilang semenjak tadi "


" itu - itu karena-"


" EHMMM" suara derhaman Seseorang memotong percakapan mereka.


Pee Muncul dari dalam Dengan Seorang gadis Cantik berambyt hitam panjang. Ia membawa nampan berisikan makanan ringan dan juga minuman. menghidangkannya kepada Hani dan kaisar Ryu.


Kaisar Ryu sempat dibuat terkejut oleh kehadiran seorang gadis yang tidak pernah ia kenal Berada di rumah pee. Ketika Waktu waktu sebelum nya ia singgah kedesa Mak. ia tidak pernah mendapati seorang gadis di rumah Anggota Klannya ini.


" Siapa dia? " Langsung saja Kaisar ryu meminta suatu penjelasan kepada si pemilik rumah.


" Dia, Istri ku tuan " Dengan Keadaan salah tingkah Pee Mengatakannya kepada Kaisar Ryu.


" Salam Tuan dan juga nona. Perkenalkan Saya Nak. Istri Dari Tetua pee " Gadis itu tersenyum manis memperkenalkan dirinya.


" Kapan kalian menikah ? Dan mengapa tidak memberitahu ku? " Selidik Kaisar Ryu kepada Pee yang tidak melaporkan hal apapun kepadanya Akhir akhir ini.


Nak Menyanggupinya Dengan baik. Dia mempersilakan Hani untuk mengikuti nya kebelakang. Sedangkan kini tinggal Kaisar Ryu dan juga pee yang berada di ruang tamu.


Pee Bersiul Memanggil Hewan peliharaan nya. Mereka Segera hadir atas panggilan sang Tuan. Anjing Doberman, jenis anjing yang tangguh dan memiliki tingkat kecerdasan tinggi itu kini sudah berada di hadapan Pee.


Tidak ingin membuang waktu cukup lama. pee membisiki Sesuatu kepada Para anjingnya yang berjumlah 3. Mereka langsung berpencar melaksanakan Tugas yang diperintah sang tuan .


Setelah Hewan peliharaan pee pergi. Kaisar Ryu mengibaskan tangannya. Seketika Jendela Dan pintu Rumah Kediaman pee tertutup rapat. Membuat percakapan yang berlangsung Agar tidak didengar orang lain.


" Aku melihat Kereta Kuda Dan beberapa prajurit Kerajaan Berkeliaran disekitaran desa. Apa yang mereka lakukan? "


" Mereka meminta umpeti kepada Kami Atas perintah yang mulia "


" Apa maksudmu ? Aku tidak pernah memerintahkan Hal itu Di waktu Paceklik seperti ini "


Kaisar Ryu Tersinggung pasalnya ia Sangat Mengetahui keadaan rakyatnya Dalam masa kritis. Masa dimana Kekeringan saat ini sedang berkepanjangan.

__ADS_1


Bagaimana mungkin Ia memerintahKan Para bawahan nya untuk meminta umpeti. sedangkan saat ini masih belum musim panen.


Kaisar Ryu Sangat tahu betul keadaan rakyatnya. ia meminta umpeti hanya di waktu tertentu saja seperti ketika masa panen tiba. Bahkan itupun Kaisar Ryu memintanya Hanya Sekedarnya Dan juga Serela mereka untuk diberikan.


" Maaf atas Kelancangan hamba yang mulia. Tetapi, memang itu betul atas perintah yang mulia sendiri. Hamba bisa Memberikan Buktinya "


Pee menyerahkan gulungan surat kepada kaisar Ryu. Terdapat Stempel naga yang berarti itu surat resmi yang diperintah kan langsung oleh kaisar Ryu .


"Ini, Bagaimana mungkin? " Kaisar Ryu terkejut dengan isi surat yang berada digulungan tersebut. Ia tidak pernah merasa menulis Isi perintah yang terkandung di dalamnya.


Sebuah konspirasi Baru saja ditemukan untuk menjatuhkan dirinya. Ternyata dibalik rumornya yang buruk Dimata rakyatnya selama ini. Ada Orang terdekatnya yang telah menjadi penebar fitnah.


" Sejak kapan perintah ini berjalan? "


" Saat yang mulia Sudah jarang Mendatangi desa ini "


" Mengapa kau tidak melaporkan nya kepadaku secara pribadi "


" Karena hamba mengira itu perintah yang mulia yang turun Secara langsung. Stempel kerajaan Menjadi patokan hamba Atas perintah yang mulia "


" BODOH . aku memerintahkan Kau untuk menjadi tetua didesa ini agar dapat memata matai para pemberontak yang masih hidup di desa ini. Tetapi ini - Ahhhh ternyata Musuh terbesarku ada didalam istana sendiri "


" Jadi, Hamba harus bagaimana yang mulia Jika para utusan kembali datang meminta umpeti? " Pee meminta solusi kepada kaisar Ryu. ia tidak bisa Bertindak Sesuka hati Karena Para utusan Masih bawahan kaisar Ryu Atas nama kerajaan.


" Bunuh saja mereka "


" APA ? " Pee terkejut mendengar kaisar Ryu menyuruhnya untuk membunuh utusan yang diperintahkan Kaisar Ryu sendiri.


" Hamba tidak sanggup yang mulia. Bagaimana jika hamba dihukum karena telah melanggar Perintah yang -yang mulia Titahkan. Meskipun didalam surat tersebut bukanlah Surat yang diperintah kan yang mulia sendiri. namun, surat itu Dikatakan resmi karena terdapat Stempel kerajaan didalam nya".


" Kapan biasanya mereka kembali lagi untuk meminta umpeti? "


" Besok yang mulia "


" Biarkan mereka besok menjadi urusan ku. Akan kucabut nyawa mereka Secara halus. Seperti para pemberontak yang bermain halus dibelakang ku "


Kaisar Ryu tersenyum menyeringai Membuat hawa disekitar mendadak Dingin. Pee Hanya bisa meneguk ludahnya kasar. Ia tidak dapat membayangkan Hari esok Baik baik saja.

__ADS_1


Seperti nya Akan ada sesuatu yang akan terjadi . Melihat kemarahan Kaisar Ryu dari kilat matanya yang menajam. Pee Merasa Kaisar Ryu akan melakukan kegilaannya kembali.


__ADS_2