Takhluknya Hati Kaisar Kejam

Takhluknya Hati Kaisar Kejam
34. Keluarga Aneh Kaisar Ryu.


__ADS_3

Malam semakin larut. Udara bertambah dingin karena Desa penghubung dikelilingi oleh hutan lebat. Kaisar Ryu terus menggenggam tangan kecil Hani . Ia tidak melonggarkan pegangan nya sedikitpun. Akibatnya Tangan Hani terasa lebih hangat.


Mereka Berdua telah sampai di depan sebuah rumah yang Terletak Sedikit Jauh dari beberapa rumah warga. Letaknya Agak sedikit berada diujung desa.


" Bibi Aku pulang dulu?" Seseorang keluar Dari rumah tersebut terburu buru seperti ada hantu yang sedang mengejarnya.


Sedangkan Dari dalam rumah terdengar suara Teriakan seorang Gadis yang memanggil nya untuk kembali.


" Mau kemana Kau Pria jadi jadian . Kesini kau akan Kupotong milikmu menjadi rata" Seorang Gadis Ikut serta keluar menggenggam sebilah pisau Makan ditangannya Hendak Mencari sang Korban untuk ditikam. Sedangkan sang korban kini sudah mematung bagai porselen dihadapan Kaisar Ryu dan Hani. Jangan lupakan Kipas yang slalu ia apit kemana mana.


" Yang - yang mulia . Maksudku Ryu ". Kei Sangat terkejut dengan Kedatangan Kaisar Ryu . Sedangkan Cheche yang berada di belakangnya tidak dapat membendung teriakannya lagi.


"MAMA, KAK RYU PULANGGGGG ! " Lantangnya teriakan Cheche membuat Se isi Rumah Keluar dengan begitu cepat.


Hani yang berada disebelah kaisar Ryu hanya bisa tersenyum masam melihat orang orang yang tidak asing lagi baginya kini berada tepat didepannya. Ada tuan Ichiro, Cheche, Chen serta Sepasang Pria dan wanita yang Hani tidak kenali.


Wanita tersebut Langsung menghambur memeluk Kaisar Ryu begitu erat. Masih belum menyadari sosok Hani disebelah kaisar Ryu.


" Ryu kecilku, Mama merindukan mu" Kaisar Ryu Ikut membalas pelukan tersebut. namun hanya sebentar, karena ada mata Sang paman yang memperingati nya untuk segera dilepas di ambang pintu.


" Siapa gadis ini? Apa Dia kekasihmu? " Akhirnya Wanita tersebut menyadari keberadaan Hani . ia Meneliti Hani dari atas kepala hingga ujung kaki. Membuat Hani Merasa Malu .


" Oh, Dia Sangat Manis sekali" Wanita itu berganti Memeluk Hani " Perkenalkan Namaku Athena. Kau bisa memanggil ku Mama Athena. Sama dengan yang lain"


*************


Kini Hani sudah berada Di dalam rumah sederhana tersebut. Rumah yang sangat nyaman dengan banyaknya Aksen kayu yang dipakai . Bahkan Dindingnya saja terbuat dari kayu sehingga orang yang tinggal didalamnya merasa sangat hangat.


Saat ini Hani sedang duduk Dengan tenang. Menyembunyikan Rasa takutnya sebegitu dalam. Ia baru pertama kalinya menemukan Keluarga seaneh ini seumur hidup.


Di Depan pintu rumah ia sudah di kejutkan Oleh burung gagak hitam yang bertengger didahan pohon tanpa sangkar. Kaisar Ryu Memberitahu nya bahwa itu peliharaan Tuan Ichiro.


Dan sekarang Ia dapat melihat Secara langsung dengan mata kepalanya sendiri. Bahwa Perkataan Chen mengenai dirinya yang sangat mirip dengan Olimpus adalah memang benar.


Kucing besar itu- bukan, Bukan seekor kucing besar melainkan seekor Singa Jantan Yang yang Berlalu lalang dengan bebas didalam rumah itu. Membuat Hani berpikir ajalnya Semakin dekat.


" Jadi, Kapan Kalian akan melangsungkan pernikahan?" Pertanyaan itu tiba-tiba Keluar dari bibir Merah mempesona Mama Athena.


Kaisar Ryu yang tengah meminum Coklat hangatnya hampir tersedak . sedangkan mata Hani membola Karena pertanyaan sarkas tersebut.


" Mama? apa yang mama Katakan? Kami bukan sepasang kekasih" jelas kaisar Ryu. Ia belum menjelaskan bahwa Hani hanyalah Seorang pelayannya saja.


Nyonya tidak tau Kami ini hanya Seekor tikus dan kucing yang tidak sengaja di pertemukan. Batin Hani.

__ADS_1


" Lalu, hubungan apa yang kalian Jalin? Sehingga, Ryu Kecilku ini berani membawa Seorang Gadis yang Manis Ke rumah ini". Mama Athena tersenyum Manis penuh makna.


" Itu- itu" Kaisar Ryu tidak Dapat Menjelaskan nya. ia kebingungan Karena tatapan Mama kepada nya yang penuh peringatan.


" Dia Tameng baru Ryu" celetuk Ichiro membuat Mama Athena Langsung terkejut.


" Oh, Kau gadis yang Cheche paksa untuk memakan bubur beracun itu. Benar? "


Hani hanya dapat tersenyum Tidak enak Karena Melihat raut Cheche yang cemberut seketika.


" Aku hanya Memastikan Dirinya orang yang bertanggung jawab atas tugas yang ia emban. itu saja" Bela Cheche atas tindakan nya waktu lalu.


" Aku harap itu tidak terulang kembali" peringat mama Athena kepada Cheche yang pasrah.


"Baiklah sekarang waktunya Semuanya beristirahat. Mari kita lanjutkan besok. dan Hani , Ayo sayang, Mama akan tunjukkan dimana kamu bisa beristirahat dengan baik" Mama Athena segera berlalu dengan menggandeng tangan Hani.


Dan setelah mereka berdua menghilang. Keheningan tercipta Meninggalkan Kaisar Ryu Dan Ichiro saja. Sedangkan Chen, Cheche dan paman Dwayne yang hanya diam semenjak tadi menjadi penonton. Kini Beranjak menghilang melakukan kesibukan mereka masing-masing.


Kaisar membuka pakaian nya . memperlihatkan dadanya yang terluka kepada Ichiro. sedangkan Ichiro langsung sigap memeriksa nya.


" Apa yang terjadi? " Tanya Ichiro sembari Memeriksa Luka yang hampir sembuh.


" Seseorang menyerang ku"


" Apa maksudmu ?"


" Kau tau, Beberapa orang ku . Aku tugaskan untuk menjadi Pengawal Pribadi Diana. itu hadiahku kepadanya ketika ia menikah dengan William"


"Sialan. Tapi mengapa mereka menyerang ku?"


" Entah. mungkin karena Kejadian pintu Perpustakaan yang kau rusak"


" tetapi, tidak dengan separah ini. beruntung nyawaku masih bisa terselamatkan".


"Ya, Dan aku memuji seseorang yang sudah mengobatimu dengan baik. Apakah itu dia?"


Kaisar Ryu Mengiyakan apa yang di katakan Ichiro.


" Seperti nya dia tau banyak hal tentang racun" Ichiro mulai penasaran Dengan Hani yang sangat pintar manangani Racun Khusus Pasukan bayangannya.


" Siapa yang Kalian bicarakan?"


"MAMA" Serentak keduanya terkejut karena keberadaan mama Athena yang tidak mereka Rasakan.

__ADS_1


Terlambat untuk mengelak akhirnya kaisar Ryu menceritakan segalanya mengenai Hani.


" Wah, Gadis yang sangat menarik. Mama mengira dia Hanya gadis biasa. Ternyata luar biasa . Oh Mama melupakan sesuatu. Coklat hangat nya mama campur dengan Obat tidur. jadi, mari kita lihat apakah dia akan tertidur pulas malam ini? Atau-"


"APA?!" Ryu dan Ichiro serentak kaget dengan Rencana Mama Athena. Mereka berdua tidak mengira Anak dan ibu sama saja. Tidak Cheche ataupun mama Athena mereka berdua sama. Seperti rubah yang berbulu domba.


"Kalian tidak boleh berbisik suuuutttttt. jangan mengganggu tidur nya" peringat mama Athena.


Serentak keduanya terdiam. Mama nya sungguh gila, Anak orang Ibunya racuni sesuka hati.


" Dan juga, Seperti nya Diana Sudah menepati janji nya kepada mama"


" Apa maksud mama?" Ichiro Merengut penasaran Karena Perkataan Mama Athena yang membawa nama Mantan kekasihnya.


" Diana pernah berjanji kepada mama untuk Memastikan Ryu akan Segera berkunjung Kesini dengan membawa seorang perempuan. Dan ia menepatinya" Mama Athena menjelaskan dengan sangat tenang Tanpa Mengetahui Isi hati Kaisar Ryu Dan Ichiro yang berpikir Keras atas tujuan permaisuri Diana Menyerang nya . Dan itu semua tidak membuahkan hasil kecuali mereka bertanya langsung kepada Permaisuri Diana sendiri.


" Tetapi tidak dengan Harus memanah Ryu kan, ma?"


" Apa maksudmu?"


" Mama lihat sendiri" Ichiro lansung menyingkap Pakaian atas Kaisar Ryu hingga Mama Athena melihat sendiri penampakan luka panah didada Kaisar Ryu serta di lengannya.


" Oh tuhan, Bagaimana ini bisa terjadi? Apa kau sudah memeriksa nya Ichiro? Ah, Aku harus segera mengirim pesan Kepada Diana. Aku butuh penjelasannya" Seperti ibu kebanyakan. Rasa Kesal Karena anaknya telah dilukai Tanpa izin. Mama Athena Langsung berlalu meninggalkan Kedua Anaknya untuk mengirim surat. Keduanya hanya bisa keheranan akan sifat sang ibu.


****************


Tengah malam Hani terbangun Dari tidurnya. Ia sangat lelah Namun memaksakan diri untuk bangun. Ia ingin melihat Suara Keramaian Apa yang berada diluar rumah sampai Membuatnya penasaran.


Ia membuka pintu kamar dengan pelan. Awalnya ia ingin mengintip saja melalui Jendela yang ada. tetapi tidak membuahkan hasil. Jendelanya tertutup dengan sangat rapat.


Melirik sekitar yang terlihat kosong. Ia berpikir mungkin semua penghuni sudah beristirahat. Namun, ketika sampai Dirinya ingin membuka pintu Belakang rumah tersebut . ia dikejutkan dengan suara seorang wanita yang membuat bulu kuduknya Seketika berdiri.


" Gadis yang pintar. Mama sudah Memberikanmu Coklat hangat Agar supaya kamu tidur dengan sangat baik. Namun, kamu menggagalkan nya dengan meminum Penawar obat tidur. Hebat sekali"


prok


prok


prok


Mama Athena bertepuk tangan Akan Keberhasilan Hani Karena sudah mengelabui dirinya. Sedangkan Hani kini dalam ketakutan hebat. Sepertinya ia Melakukan Sebuah larangan tanpa dirinya sadari.


" Oh Jangan takut sayang. Mama akan menceritakan sesuatu kepada mu. Kemarilah, mari kita duduk"

__ADS_1


__ADS_2