
Melihat keahlian yang dimiliki Yolanda seorang petinggi tentara berniat merekrut Yolanda untuk bertugas di kesatuanya, tetapi Yolanda tidak pernah ingin menghianati atasannya. Baginya Sopian sudah seperti ayah yang selalu melindungi dirinya.
“Jo, aku ingin memberi tawaran padamu,” ujar Sopain saat Yolanda datang ke markas mereka, ia menatap flashdisk yang didapatkan Yolanda.
“Siap Pak.”
“Pak Sunu kembali ingin merekrutmu jadi anggotanya dia ingin kamu bergabung di Denjaka menjadi salah pasukan elite di sana.”
Denjaka salah team pasukan terbaik di Koppasus tidak sembarangan orang yang bisa masuk ke sana, butuh pelatihan yang sangat ketat dan keras. Belum ada wanita yang mampu melewati ujian untuk masuk ke kesatuan pasuka hantu tersebut.Yolanda diam, sebenarnya dalam lubuk hati, ada keinginan untuk bisa menjadi salah satu pasukan ksusus negara. Tetapi Yolanda tidak berani bermimpi terlalu tinggi.
“Saya seorang perempuan Pak.”
“Perempuan atau tidak akan jadi masalah Jo, kamu pasukan terbaik di organisasi kita dan aku yakin kamu bisa lolos untuk seleksi masuk ke sana karena kamu sudah terlatih.”
“Bagaimana dengan ketua dan anak yang diminta Bu Marina.”
“Tunda dulu.”
“Kami sudah melakukannya Pak,” ucap Yolanda.
Wajah Sopian tegang, ternyata ketua pemilik organisasi itu tidak tahu kalau Yolanda akan melahirkan anak. Itu tidak pernah terjadi di organisasi mereka sebelumnya. Para pasukan khusus itu dilatih dibidang anti teror dan pembebasan sendera dan anti sabortase belum pernah ada misi melahirkan anak. Orginisasi yang bernama Panaba itu salah satu organisasi terbaik dunia karena pasukannya dibekali dan dituntut punya keahlian lebih dari satu dan mereka juga harus bisa mengusai bahasa asing terutama bahasa Inggris.
Panaba salah satu pasukan terbaik di Asia walau tidak sehebat pasukan khusu Navi stil milik Amerika Serikat. Tetapi pasukan dari organisasi Panaba sering dipinjam negara asing untuk membantu negara mereka dalam menagatasi konflik terutama *******. Bahkan Yolanda dan empat rekannnya baru-baru ini diminta melatih para prajurit Bolivia.
“Pimpinan tidak tahu tentang misi dari Bu Marina,” ujar Sopian.
“Apa yang kita lakukan Pak.”
“Kita akan tetap merahasiakannya. Jo pikirkan tawaran yang diberikan Pak Sunu padamu, saya ingin hidupmu lebih baik dan bisa bertemu keluargamu,” ujar Sopian.
“Bagaimana dengan Pak Buraga?”
“Untuk saat ini rahasiakan semuanya.”
“Baik Pak.”
“Kali ini kita dapat misi yang sangat penting, berhubung anggota lengkap kita akan menerimanya.”
*
__ADS_1
Pemerintah meminta bantuan pada organisasi mereka. Misi kali ini ingin menyelidiki markas seorang gerbong narkoba jaringan internasional yang mengedarkan sabu di penjara. Mereka diminta untuk menemukan markas gerbong narkoba tersebut yang bermarkas di hutan Kamboja.
Misi kali ini dipimpin seorang senior Yolanda yang bernama Hugo, lelaki itu baru pulang dari Afganistan untuk mengawal pengiriman senjata. Lalu Hugo memilih team yang berangkat bersamanya totalnya ada lima orang.
Krisna sebagai ahli strategi, Roki sebagai ahli computer dan tehnologi, Prada ahli tranformasi dan alat berat dan terahir Yolanda sebagai sniper. Mereka berlima pasukan terbaik di dalam organisasi tersebut. Hogo , Yolanda dan rekan-rekannya, akhirnya terbang ke Kamboja. Tugas kali ini sebenarnya sangat mudah. Mereka hanya mengintai dan menemukan markas gerbong narkoab tersebut, lalu menandai tempatnya. Jet tempur tentara yang akan menghancurkannya. Tiba di Kamboja mereka berlima mencari penginapan di sana mereka berbagi tugas masing-masing.
“Jo, kamu tidak apa-apa? Kenapa hanya diam saja?” tanya Hugo lelaki bertubuh tinggi besar itu mendekat dan duduk di dekatnya.
“Tidak apa -apa, hanya sedikit mengantuk.”
“Kita sudah lama bersama, katakan jika ada yang ingin kamu katakan,” ujar pria besar tersebut.
“Tidak ada.”
“Apa Komandan tidak butuh apa-apa saya bisa mengerjakannya.” Krisna duduk di dekat Yolanda.
Yolanda diam memikirkan tawaran yang diberikan Sunu, ia ingin direkrut jadi tentara resmi dipemerintahan, tetapi Yolanda tidak ingin Buraga tahu tentang hal tersebut, jika lelaki tua itu sampai tahu ia menikah dan akan melahirkan anak untuk klien maka akan ada masalah sebab belum ada persetujuan darinya.
“Tidaka apa-apa . Bagaimana dengan lokasi target?” tanya Yolanda.
“Kita menemukanya.” Roki menunjukkan layar laptop miliknya sebagai ahli computer ia dengan mudah melacak dan menemukan target, benar saja markas tersebut berada di hutan.
“Baik Pak.”
Krisna dan Prada keluar dari penginapan mereka berpakian layaknya wisatawan. Lalu menyewa sebuah mobil untuk menjelajahi hutan. Prada sebagai ahli tranformasi butuh waktu untuk memilih kendaraan untuk mereka gunakan menempuh hutan.
“Bagaimana?” tanya Kris saat Prada memeriksa mobil.
“Ok, ini bisa.”
Keluar dari penginapan membawa perlengkapan menuju hutan, saat tengah perjalanan mereka dihentikan warga lokal karena mobil mereka menuju hutan terlarang, ternyata orang tersebut orang-orang gerbong narkoba itu. Beruntung Yolanda menyembunyikan senjata mereka dibawah jok saat digeledah hanya menemukan peralatan perkemahan.
“Berikan kami uang keamanan untuk masuk,” ujar keempat pria tersebut.
Kalau mereka tidak lagi berada dinegara orang, Hugo sudah pasti mematahan rahang mereka.
Krisna sebagai orang yang mengerti bahasa mereka mencoba bernegoasiasi dan menawar jumlah uang yang mereka minta. Jika dirupiahkan maka jumlahnya mencapai lima juta rupiah.
‘Sialan mereka’ umpat Hugo menahan emosi, ia melihat kanan kiri ada beberapa warga yang menonton mereka.
__ADS_1
Untung mata Yolanda jeli, ia melihat tato ditangan salah satu warga tersebut tato itu bertuliskan bahasa Indonesia.
‘Aku yakin dia salah satu anak buah bos narkobah itu’ Yolanda mencoba menyelidiki tubuh mereka dengan kaca mata sensor aktif dan ia menemukan senjata api dipinggang mereka masing-masing.
Yolanda memberi kode mata.
“Bagaimana kalau kita bicara dalam mobil saja,” ucap Kris saat Yolanda memberi kode bahaya.
Saat mereka berempat masuk, detik itu juga mereka dilumpuhkan dengan tembakan senjata bius.
Saat tubuhnya digeledah mereka menemukan markas gerbong narkoba itu melalui ponsel salah satu anak buah gerbong narkobh. Tidak ingin ada masalah dileyapkan dan tubuhnya dibuang ke hutan. Tiba di sana akhirnya menemukan markas Pluto.
“Kami menemukannya, saya sudah mengirimkan penanda,” lapor Roki.
“Laporan kami terima, target dikunci,” ujar tentara
Tentara sudah dapat ijin dari keamanan setempat saat target ingin hancurkan Yolanda melihat melalui teropong senapannya ada banyak anak-anak dan wanita yang dibawa ke sana.
“Mereka menyandera anak-anak,” ujar Yolanda. Hugo juga ikut melihat.
“Iya, mereka sepertinya akan dijual jadi budak.”
“Batalkan penghancuran ada banyak anak-anak.” Roki menyalahkan alat komunikasi tapi tidak terhubung lagi. Ternyata alat komunikasi mereka diretas seseorang dan komunikasi tidak terhubung lagi.
Belum sempat menyelamatkan anak-anak dari markas Pluto. Tempat tersebut keburu dibombardir dan dihancurkan, ada banyak anak-anak Kamboja yang menjadi korban. Para masyrakat mendemo pasukan pemerinta dinegara itu karena melukai anak-anak yang tidak berdosa. Pemerintah Kamboja menyalahkan tentara dan pasukan Hugo, sebab mereka tidak melaporkan ada anak-anak dan para wanita di dalam markas. Pasukan Kamboja marah dan ingin menangkap kelima pasukan khusus tersebut.
Mereka menjadi target buruan. Berada dalam bahaya Hugo dan anggotanga membunyikan semua identitas dan senjata mereka lalu mereka berpencar. Mereka berlima menyebrang sungai yang deras untuk keluar dari hutan.
“Kita akan berpencar, saat ini kita dalam bahaya. Pasukan tentara Kamboja sedang mencari kita,” ujar Hogo.
“Saya mengenal sebuah pantai untuk para nelayan di pantai Pet, kita akan bertemu di sana besok,” usul Krisna.
“Jangan ada yang menyalahkan alat komunikasi agar mereka tidak bisa melacak kita.” ujar Roki
”Ada yang punya mata uang negara ini?” Krisna merogoh saku celananya hanya terisa sedikit ia membagi-bagi untuk bertahan hidup selama pelarian mereka.
Lalu berlima berpencar, Krisna dan Yolanda berpura-pura jadi pasangan suami istri yang sedang berlibur di desa tersebut. Hugo dan pasukannya gagal melakukan tugas karena ada yang membocorkan misi mereka, kelima orang tersebut terdampar di negara orang, untuk bisa pulang selamat ke negara asal mereka harus mencari uang dan tetap bersembunyi.
Bersambung
__ADS_1
Bantu like, komen dan berikan hadiah terimakasih