Ternyata Istriku Agent Rahasia

Ternyata Istriku Agent Rahasia
Paspampres Cantik


__ADS_3

Melihat sosok Yolanda, tiba-tiba raut wajah Arsen berubah, ia sangat yakin dengan apa yang ia lihat hari itu. Ia tidak bersemangat saat makan  dan mengajak Vania untuk pulang. Vania jadi bigung melihat perubahan sikap Arsen, ia bertanya kenapa Arsen tidak menjawab ia hanya beralasan tidak enak badan. Setelah mengantar Yolanda pulang ke apartemennya ia pulang ke rumah. Vania  mendapat perhatian  dari keluarga Arsen saat tahu kalau dia sepupunya Arsen bahkan memberinya sebuah apartemen dan mobil untuk ia gunakan.  Marina juga sangat sayang pada Vania, ia selalu memintanya datang ke rumah mereka membelanjakan pakaian bagus-bagus. Memberinya banyak perhiasan. Marina ingin sekali Vania menikah dengan Arsen.


Tiba di rumah Arsen bertingkah seperti orang yang stres, ia berjalan mondar mandir memikirkan  kejadian di restoran. Ia sangat yakin orang yang ia lihat di restauran tadi adalah Yolanda istrinya.


“Ada apa? Kenapa lu memintaku kami datang,” ujar Erik, Kris dan Lau Chan ikut datang juga.


“Aku melihat Yolanda tadi,” ujar Arsen.


“ Apa kamu bermimpi lagi?” sentil adik sepupu.


“Tidak, kali ini aku benar.Lihat ini, aku meminta rekaman CCTV di restaurant.”


“Iya ini mirip Yolanda,” ujar Erik.


Arsen menoleh pada Kris dan ia bertanya,”Bagaimana menurutmu Kris?”


Mereka semua melihat dan terdiam. Kris yakin kalau itu adalah Yolanda saat mereka semua sedang menatap ponsel. Sunu menelepon meminta Arsen menonton televisi.


“Kenapa Pak?” tanya Arsen dengan bigung, ia tidak tahu kenapa pria itu meminta menonton televisi.


“Kamu nyalakan saja dan lihat acara kepresidenan,”


Arsen menyalahkan televisi seperti yang dikatakan dan mereka terdiam, tepat di disamping presiden berdiri sosok paspampers wanita cantik. Arsen melonggo dan menjatuhkan remote di tangannya saat melihat Yolanda berdiri di samping presiden. Ia berdiri  siaga di samping ppresiden yang sedang melakukan konferensi pers tentang kegiatan Perayaan  HUT RI  di istana.


“Yolanda?” ucap Mama Erik saat mereka sedang duduk di depan televisi


“Apa itu Yolanda?” Marina sampai melonggo.


“Ba-bagaimana mungkin, tapi Mama bilang dia sudah meninggal saat kecelakaan,” ujar Mama Erik dan keluarga yang lain.


Satu keluarga itu melonggo melihat sosok wanita yang mereka yakini sudah meninggal ternyata ada di televisi bersama orang nomor satu di negeri ini. Wajahnya  semakin terlihat cantik dengan rambut dikat kuda.  Selama ini ia  diberi jabatan yang tidak sembarangan orang bisa mendapatkannya sebagai berikut; pelatih kopassus, intel Kopassus, komandan pasukan perdamaian di Lebanon dan  sekarang jadi paspampres.

__ADS_1


Kehadirannnya sebagai paspamper wanita berparas cantik menyita perhatian wartawan dan sekitar istana. Wajahnya tegas tatapan matanya tajam menatap waspada pada kesekitar presiden. Saat semua orang mengenal Yolanda ternyata Vania sebagai adik kandung tidak tahu kalau Paspampers wanita itu adalah kakaknya.  Arsen dan yang lainnya pulang ke rumah.


“Apa kamu yakin Vani tidak tahu ini?” Eri menelepon, kebetulan wanita itu datang ke rumah Arsen mengantar barang pesanan Marina.


“Ada apa?” tanya Vania saat semua keluarga Arsen menatapnya.


“Apa kamu yakin tidak pernah melihat Yolanda?” tanya Erik.


“Tidak pernah.”


“Bagaimana dengan wanita ini?” Erik memutar youtube saat Yolanda tampil di televisi sebagai paspampres.


“Oh … dia salah satu pelatih di kopassus, tapi setiap melatih dia selalu mengunakan cat wajah, jadi aku tidak begitu jelas melihat wajah aslinya,” tutur Vania, ia tidak berbohong wajahnya terlihat tulus.


“Dia Yolanda Kakakmu,” ujar Marina.


“Apa?” Mata Vani melotot kaget, bahkan tubuhnya nyaris tumbang karena kaget.


“Buktinya dia masih ada,” ujar Erik.


Tubuh Vania langsung lunglai tidak berdaya, ternyata wanita yang selama ini melatih dan memperhatikan dirinya ternyata sang kakak tercintanya. Ia merasa bodoh karena tidak menyadari kalau Yolanda yang selama ini bersamanya tapi ia tidak menyadari. Ia bisa jadi seperti saat itu semua karena Yolanda.


Vani meneteskan air mata saat tahu kalau Yolanda masih hidup dan ada didekatnya selama ini.


“Sekarang aku mengerti kenapa aku bisa masuk ke sana dengan mudah, ternyata dia bersamaku selama ini. Sekarang aku tahu, orang yang selalau memberiku makanan sehat saat latihan adalah dia, pemilik parfum itu ternyata dia juga. Aku tidak menyadarinya selama ini,” ujar Vania menangis sesegukan.


“Bagaimana dia masuk ke istana. Bukankah orang-orang  yang masuk ke sana sleksi ketat?” tanya Erik.


“Kami sering melakukan tugas bersama dengan kopassus dan latihan bersama dengan TNI. Joan dikenal dengan petinggi-petinggi tentara, bahkan berapa kali ingin direkrut jadi komandan kopassus,” jelas Kris, sebagai mantan rekan kerja Kris tahu banyak dengan kemampuan Yolanda.


“Jadi, rekamanan yang dikirim padaku …Apa itu kak Yolanda?” tanya Vania. Ia mengeluarkan ponsel miliknya dan menunjukkan video seseorang melakukan latihan menembak dan latihan bela diri. Orang tersebut mengenakan penutup wajah jadi Vania tidak mengenal.

__ADS_1


“Iya ini Yolanda dan itu aku,” ujar Kris.


“Jadi selama ini ... orang yang aku jadikan acuan latihan adalah Kakak?” tanya Yolanda lagi.


“Iya. Dulu kami dituntut tidak boleh punya hubungan dengan orang luar itulah alasan Joan menyembunyikan wajahnya. Tapi sekarang seluruh negeri ini bisa melihat wajahnya tiap hari ditelevisi,”ujar Kris menatap layar televisi.


Yolanda menjadi paspampers dari group A di mana tugasnya mengawal presiden dan keluarganya dari jarak dekat. Kehadiran Yolanda sebagai paspampers cantik blasteran menyita banyak perhatian banyak orang, bahkan kemunculannya saat itu bersama presiden menjadi viral di media sosial. Tatapan matanya yang tajam menjadi daya tarik sendiri baginya.


                *


Mengetahu Yolanda masih hidup Arsen kembali berjuang untuk bertemu Yolanda, walau semua orang  meminta untuk melupakan Yolanda dan menjalin hubungan dengan Vani, tapi Arsen menolak, ia ingin bicara dengan Yolanda secara langsung. Maka ia berjuang keras bagaimanapun caranya agar ia bisa masuk ke istana dan melihat Yolanda secara langsung. Sunu dan semua keluarga meminta Arsen untuk melupakan Yolanda dan meminta Arsen menjalani hidup mereka masing-masing, tetapi Arsen menolak keras.


“Sen, kenapa tidak kamu biarkan saja dia menikmati kariernya,” ujar Marina.


“Apa Nenek tahu apa yang aku rasakan? Empat tahun lamanya aku memendam rasa rindu, rasa bersalah padanya. Apa nenek pikir aku bisa melupakannya dengan mudah?” wajah Arsen kesal.


“Bagaimana dengan Vani. Bukan kamu sudah berencana mengajaknya menikah?” tanya Erik tiba-tiba.


“Aku tidak akan mungkin menikah dengan dia saat aku mengetahui kalau istriku masih hidup,” balas Arsen.


“Tapi Sen, pernikahanmu dengan Yolanda hanya kontrak,” ujar Marina.


“Tidak ada kontrak lagi Nek, dia itriku, titik.”


“Apa kamu tidak kasihan dengan Vania?” bujuk sang nenek.


“Tidak, aku lebih kasihan  dengan hidupku. Istriku masih hidup tetapi selama bertahun-tahun aku menderita karena rasa bersalah, aku memang bodoh, tapi lihat saja aku akan memberinya pelajaran,” ujar Arsen dengan tatapan tajam.


 Bersambung


Jangan lupa berikan dukungan ya, dengan cara like , komen dan berikan hadiah, terimakasih

__ADS_1


__ADS_2