Ternyata Istriku Agent Rahasia

Ternyata Istriku Agent Rahasia
Tuntutan Pekerjaan


__ADS_3

Hari itu Arsen ijin padanya ingin ke luar negeri bersama Krisna.  Ia ingin mengurus perusahaannya  miliknya. Arsen tidak menjelaskan  bisnis apa yang sedang ia kerjakan itu sebabnya Yolanda juga sedang menyelidiki.


“Aku akan kembali dua hari lagi,” ucap Arsen, ia mengusap perut Yolanda.


“Baik, hati-hati dan selamat sampai tujuan.” Yolanda memberi senyuman  tipis.


“Kamu tidak akan kemana-mana, tetap di rumah sampai aku datang,” pesan Arsen.


“Baiklah.” Yolanda memakai jaket  mengantar Arsen sampai ke pintu. Usia kehamilan Yolanda sudah lima bulan tetapi ia masih bisa menutupinya dengan pakaian longgar dan perutnya tidak ter. Setelah Arsen pergi Yolanda keluar dan masuk ke kamar rahasia yang diberikan Marina padanya.


Walau  Yolanda hamil dan rekan-rekanya belum ada yang tahu dia hamil, karena itulah  ia masih tetap bertugas. Dalam devisinya ada dua orang yang benar-benar bisa menguasai tehnologi persenjataan salah satuny Yolanda. Belakangan ini mereka mendapat klien dari perusahaan tehnologi yang menciptakan senjata muktahir yang bermarkas di Amerika.  Pemilik perusahaan meminta bantuan ke organisasinya  untuk mengawal kiriman barang mereka ke negara yang sedang konflik yakni Rusia. Harusnya Yolanda yang akan  bertugas ke sana, karena Marina sudah merekrut Yolanda terlebih dulu. Jadi rekan Yolanda yang bernama Vivian dengan nomor seri tugasnya 07 yang  bertugas di sana.   Mereka kehilangan kontak dengan 07 pimpinan meminta Yolanda untuk melacak kondisi pengiriman barang. Hanya Yolanda yang biasanya mampu menembus sistem komunikasi jarak jauh melalui satelit . Hari itu Yolanda menggunakan satelit negara asing untuk menemukan keberadaan rekan-rekanya. Ternya  mereka terjebak di salju setelah Yolanda menemukan lokasinya Hugo dan dua orang rekannya akan terbang untuk memberi bantuan.


Kali ini sang atasan menelepon dan meminta maaf karena belum bisa memberikan cuti hamil untuknya.


“Jo, saya minta maaf. Harusnya 07  yang melakukannya, tapi dia tidak ada,” ucap Sopian merasa tidak enak hati.


“Baik Pak saya mengerti.”


“Dua hari lagi  Mr.Flip akan mengadakan pertemuan kerja sama dengan menteri pertahanan di gedung kedutaan, saya ingin kamu memantau orang-orangmu,” ujar Sopian.


“Baik Pak.”


“Setelah semua masalah ini selesai, kamu boleh cuti sampai melahirkan,” ujar Sopian berjanji.


“Baik Pak,” sahut Yolanda dengan tegas.


                         **


Dua hari kemudian.


 Pertemuan Klien mereka mr. Flip rupanya  tidak berjalan baik  pertemuan kerja sama antara dua negara dalam bahaya besar. Saat sedang mempersentasikan senjata bertehnologi  cangih itu , tiba-tiba sekelompok ******* mensabortasi  gedung kedutaan Menyandera para tamu dan pegawai yang bekerja di sana. Sopian kembali panik karena semua anngotanya sedang bertugas di luar negeri hanya Yolanda yang mampu melakukannya, ia kembali meminta Yolanda melakukan misi yang sangat berbahaya. Yolanda hamil, anak  seorang cucu milioner. Tetapi sayang hal itu tidak akan menjamin hidupnya bisa santai layaknya wanita hamil pada umumnya

__ADS_1


“Apa yang terjadi Pak.”


“Jo, ada masalah besar.  Orang jahat mensabortasi gedung kedutaan,  Mr. Flip meminta data itu dihapus dari computernya sebelum jatuh ke tangan orang lain. Kalau data-data itu sampai berpindah  tangan ke orangyang tidak bertangung jawab organisasi  kita juga dalam masalah besar,” ujar Sopian dengan panik.


“Bu Marina melarangku keluar Pak.”


“Saya akan bicara dengannya dan menjelaskan masalahnya.”


Marina tidak ingin Yolanda ikut dalam misi tersebut karena ia ingin menjaga bayi dalam kandungannya. Baginya itu juga harta paling berharga, tetapi kalau Yolanda tidak melakukan maka mereka semua juga dalam masalah besar, namanya juga akan ikut terseret sebab ia juga ikut mendanai organisa Panaba itu


“Hanya Joan yang mampu melakukannya,” ujar Sopian dengan putus asa.


“Bagaimana kalau dia tertembak,” ujar Marina menolak penugasan Yolanda.


“Dia tidak tidak akan ikut turun ke lapangan, Joan hanya  menghapus data di computer  dia tidak mengaksesnya dari jarak jauh, dia butuh radius yang lebih dekat untuk menjakau.” Sopian menjelaskan.


“Apa kamu tidak punya anggota lain yang mengusai tehnologi selain dia?” Marina masih berdebat.


“Ada, tapi anggota kami dalam tugas penting di tempat lain dan kami kekurangan orang. Bu Marina barusan saya mendapat info. Arsen ikut dalam gedung tersebut.”


Mau tidak mau ia harus mengijinkan Yolanda ikut melakukan misi berbahaya itu. Karena tuntututan pekerjaan Yolanda akhirnya bertugas kelapangan, ia harus memimpin pasukannya untuk melakukan misi penyelamatan klien mereka, tidak ada yang boleh tahu kalau ia sedang hamil. Pasukan rahasia itu bekerja sama dengan polisi anti teror dan kopassus. Yolanda harus mengarahkan anak buahnya untuk mendapatkan laptop Mr. Flip sebelum jatuh ke tangan orang lain. Yolanda mengunakan pengamanan ektra untuk melindungi tubuhnya dan bayi dikandungannya, ia menggunakan  doubel rompi anti peluru.


                 *


Saat anggota Ylanda tiba di gedung tersebut ternyata di sambut tembakan dari penjahat


“Lewat pintu belakang gedung!” pinta Yolanda yang berada tepat di gedung depan, ia memantau  pasukannya melalui alat teropong dan alat  kumunikasih.


“Siap, Dan.”


“Awasi setiap pintu masuk dan keluar. 08 ambil posisi.”

__ADS_1


“Siap Dan.”


Seorang sniper atau penembak jitu sudah siap dengan senjata Winchester 70 miliknya. Senjata yang menggunakan leser dan teleskop jarak jauh itu sebenarnya senjata milik Yolanda, tetapi karena saat ini dirinya sedang keadaan hamil, bawahanya yang mengantikan.


Yolanda mencari posisi yang aman untuk membuka laptop, ia berlindung dibalik gedung saat sedang memindahkan data-data tiba-tiba musuh musuh mengetahui keberadaan Yolanda  ingin melukai Yolanda. Sang sniper memberinya hadiah timah panas yang menembus dada..


“Dor!” Seketika ia tumbang di lantai, cairan  berwarna merah mengenang di area tubuhnya. Yolanda tidak terusik sedikitpun, jari-jarinya menari dengan lincah di atas laptop, matanya terlihat sangat serius menatap waktu perpindahan data dari laptop Mr. Flip ke computernya. Hanya butuh beberapa menit melakukanya


Tut!


Enter!


Data yang ia penjahat itu terhapus, lalu Lapotop itu mati saat penjahat itu ingin melihat data-data dan tidak mendapatkan apa-apa. Yolanda mampu melakukannya dari jarak jauh.


“Sial! Temukan 03! Aku yakin dia di gedung ini. Hanya dia yang bisa melakukannya” teriak seorang pria menggunakan penutup wajah, ternyata ia adalah Prada pasukan Panaba team Yolanda yang berhianat saat mereka bertugas ke Kamboja.


Lalu ia menarik Mr. Flip dan menodongkan pistol ke keningnya. Prada ingin mencuri senjata yang ingin dipersentasikan Mr. Flip. Tadinya  pria itu sedang menjelaskan senjata buatannya pada pejabat pertahanan negara, tiba-tiba sekelompok pria bersenjata menerobos masuk dan mengancam mereka, untung dengan cepat Mr. Flip menekan tanda darurat ditangannya.


“Katakan dimana dia?” tanya penjahat itu masih menodongkan pistol ke kening.


“Saya tidak mengerti apa yang kamu katakan,” ucapnya dalam bahasa Ingris.


“Katakan dimana posisi 03!”


“Saya tidak tahu, saya tidak mengenal siapa 03,” ucapnya lagi.


Wajah Krisna sangat menegang karena ia tahu siapa 03  yang dimaksud, itu adalah Yolanda sang komandan.


‘Bagaimana munkin dalam keadaan hamil dia ke sini. Bagaimana kalau Pak Arsen tahu kalau Joan ikut dalam misi ini.” Kris dengan panik.


Sementara Arsen tampak tenang, mereka dikumpulkan dalam satu ruangan dan ditahan di sana..

__ADS_1


Bersambung


Bantu like, komen dan berikan hadiah ya agar authornya semakin semangat terimakasih


__ADS_2