
Arsen membantu Yolanda mandi dan membantu mengeringkan rambut. Tetapi tangannya masih tetap terbelenggu, a tahu alau saudah melalu malam yang panas ternyata Yolanda belum bisa ia jinakkan, kalau ada kesempatan wanita itu akan melarikan diri.
“Bisa lepaskan borgol ini, biarkan aku melakukan sendiri,” protes Yolanda saat Arsen menyuapinya untuk makan.
Lelaki itu hanya membalasnya dengan senyuman lalu menyendok nasi ke mulut Yolanda, bahkan saat ada nasi menempel di ujung bibir Yolanda ia mengambilnya dengan mulutnya. Arsen benar-benar sudah jatuh cinta pada Yolanda apalagi setelah tahu kalau mereka adalah sepupu . Ia mengusap wajah sang istri dengan punggung tangannya, ia mendekatkan kursi makan itu ke depan Yolanda. Lalu menatap wajah sang istri dengan sangat dekat.
“Kamu tahu … bisa menyentuh dan menatapmu seperti saat ini, sebenarnya ini bagai mimpi bagiku,” ujar Arsen.
“Baiklah, aku minta maaf. Tapi bisa melepaskan borgol ini, kamu kenapa selalu menculikku. Kamu seperti penjahat,” protes Yolanda.
“Cara itulah yang bisa aku lakukan untuk mendapatkanmu sepenuhnya.”
“Biar aku pertegas Arsen. Aku dan kamu tidak bisa bersama lagi, karena kontrak pernikahan kita sudah berahir tiga tahun yang lalu,” ujar Yolanda.
“Kata siapa? Aku tidak pernah menandatangi pernikahan kontrak dengan kamu. Aku hanya tau kalau kamu istriku satu-satunya . Tadi malam kamu sudah menandatangni surat nikah kita yang baru,” ucap Arsen dengan wajah penuh kemenangan. Ia mengusap mulut Yolanda dengan tissu dan menyudahi makan mereka.
Mendengar itu mulut Yolanda kembali mengangga selain melakukan hal -hal yang bergairah rupanya ia juga melakukan hal yang membuat hubungan mereka tidak akan bisa dipisahkan lagi. “Apa maksudnya?” Mulut Yolanda masih menganga.
“Kamu tidak ingat tadi malam kamu melakukannya, tunggu sebentar.” Arsen menunjukkan video Yolanda melakukan hal yang paling gila dan memalukan, ia melepaskan pakaiannya satu persatu di depan Arsen dan menari nakal.
“Astaga. Hapus itu!” seru Yolanda panik.
“Tidak usah, ini bukti kalau kamu sudah menandatangani surat pernikahan kita yang sah. Lalu ini cincin pernikahan kita yang baru.” Arsen rupanya sudah mempersiapkan semuanya.
“Ini pemaksaan namanya,” protes Yolanda.
“Ini bukan pemaksaan. Jika kamu macam-macam aku akan membuatmu dipecat dari pekerjaanmu.”
“Kamu mengancamku?” pekik Yolanda masih dengan wajah prustasi, ia belum bisa menebak isi kepala Arsen. Sebab di satu ia berkata ingin menjadikan Yolanda istri yang akan tetap berada di sisinya tapi di sisi lain ia mengancam akan membuatnya dipecat.
Arsen berdiri lalu berdiri santai di jendela apartemennya. “Iya.”
__ADS_1
“Tapi kenapa?”
“Aku tidak ingin kamu menjadi tentara , aku ingin kamu jadi istri yang hanya mengurus aku dan anak-anak kita nanti.”
“Aku tidak tidak terbiasa mengurus rumah, itu artinya kamu harus mencari wanita yang sesuai kriteria kamu.”
Di sisi lain
Vania kembali bertemu Marina nenek Arsen , memintanya mendekati Arsen menggantikan sang kakak. Tentu saja Vania menolak. Sebenarnya ia sudah sempat jatuh hati sama Arsen. Tapi mendengar Yolanda masih hidup Vania menolak dengan tegas meminta Marina menyatukan hubungan Yolanda dan Arsen kembali.
“Maaf Nek, Kak Gres orang yang berjasa dalam hidupku selama ini. Saya tidak akan mau merusak rumah tangga Kakakku,” ujar Vania.
“ Tapi saya melihat kamu mencintai Arsen.”
“Mencintai tidak harus memiliki Nek. Aku yakin Kak Gres lebih cocok berdanding dengan Bang Arsen,” tolak Vania.
“Yolanda tidak pernah cinta pada orang lain, dia hanya mencintai dirinya sendiri,” ujar Marina.
Vania orang yang punya sikap baik, ia memang sempat jatuh hati pada Arsen abang iparnya karena ia tampan dan kaya raya. Namun saat tahu kalau kakaknya masih hidup Vania mundur secara teratur. Vania keluar dari rumah Nenek Arsen, wajah wanita itu terlihat tidak senang saat Vania menolak permintaannya untuk mengantikan sang kakak . Saat tiba dikontrakannya Kakaknya yang bernama Mitha menelepon.
“Van, Mama sangat bahagia saat kamu mengirim video Kakak, dia terus memintaku memutar video agar dia bisa menonton. Apa kamu punya video atau gambar kakak yang lain?” tanya Mitha.
“Apa Mama mengenal Kak Gres?” tanya Vania dengan wajah gembira, Bu Tania sudah lama kehilangan sebagian kewarasannya, tepat saat papa mereka dibakar di depan anak dan istrinya.
Vania buru-buru melakukan panggilan video call.
“Mama ini Vania.”Mitha mengarahkan layar ponsel ke depan seorang wanita.
“ Halo Mam.” Vania mengarahkan tanganya pada layar ponsel.
Melihat wajah Mamanya tersenyum, Vania mengusap buliran air di sudut matanya.
__ADS_1
“Van, mana kakakmu Gres?” tanya Mamanya.
Seketika mulut Vania mengangga mendengar mamanya bicara layaknya orang yang normal dan sehat. Padahal selama ini wanita itu hanya diam dan sebagian ingatannnya hilang. Tetapi kali ini ia perlahan pulih setelah tahu kalau putri sulungnya masih hidup dan ia bisa melihat videonya di layar televisi.
“Kakak sedang bertugas menjaga presiden Ma, dia sangat hebat juga sangat cantik. Nanti aku akan kirim fotonya,” ucap Vania sembari menangis.
“Kamu harus ajak dia pulang ke rumah. Mama akan masak makanan kesukaan Kakakmu Gres,” ujar sang Mama kembali.
“Iya, kalau Mama rajin minum obat dan sudah sehat Kak Gres pasti akan pulang,” ujar Vania.
“Iya aku akan melakukannya.”
Vania dan Mitha sama -sama menangis sembari menutup mulut menahan rasa bahagia mereka. Kedua kakak beradik itu tidak pernah menduga kalau Mama mereka akan pulih setelah melihat Video Yolanda. Mitha mengambil alih video call dan mereka berdua sama-sama menangis di layar ponsel.
Vania masih menangis tersedu-sedu . “Ka-kapan Mama seperti itu. Maksudku kapan Mama bisa pulih seperti itu, Kak.”
Mitha adik kedua Yolanda seorang dokter, ia yang tingal bersama Mamanya. Ia menceritakan bagaimana Mama mereka bisa pulih secara bertahap. Setelah Vania menelepon hari itu menceritakan kalau Yolanda masih hidup dan bertugas sebagai paspampers Mitha langsung buru-buru membuka youtube lalu menangis bahagia, sampai rekan-rekan sesama dokter bigung apa penyebab Mitha menangis. Ia menceritakan kalau kakanya yang sudah lama menghilang ternyata bekerja sebagai paspampers. Di rumah sakit di tempat Mitha bekerja , mereka penasaran, lalu mencari sosok Yolanda. Ia jadi terkenal dan sampai viral.
Vania juga mengirim video saat Yolanda latihan simulasi penjagaan presiden. Saat itu Mitha buru-buru pulang ke rumah menceritakan pada Mamanya. Awalnya sang ibu bersikap biasa saja. Tapi saat Mitha memutar di layar televisi Mama mereka diam lalu menangis dan mengusap wajah Yolanda di layar televisi. Kemunculan sang kakak membangkitkan semangat Mamanya dan akhirnya perlahan mulai pulih.
“Kakak sudah menikah,” ucap Vania.
“Apa? Kenapa kamu baru mengatakannya?” tanya Mitha ada raut senang bercampur sedih.
“Jangan biarkan Mama mengetahuinya, dia akan kecewa karena Kak Gres menikah tanpa orang tua,” ujar Vania.
Apa yang dikatakan Vania benar, tidak melihat anaknya-anaknya menikah satu kekecewaan terbesar bagi orang tua, apalagi anak sulung, itulah sebabnya tidak memberitahu kalau Yolanda sudah menikah dengan Arsen.
Apakah Arsen bisa menjinakkan Yolanda agar tetap di sisinya?
Bersambung
__ADS_1
Bantu like, komen dan berkan hadia ha terimakasih