Terpaksa Menikahi Calon Ibu Tiri

Terpaksa Menikahi Calon Ibu Tiri
TMCIT part 43


__ADS_3

Setelah beberapa saat, Laura dan Melia akhirnya menyelesaikan membuat sapu tangan dari bahan sutra itu. senyum Laura mengembang, saat wanita itu melihat hasil karyanya sendiri.


"hasilnya sangat bagus,"puji Melia saat melihat sapu tangan yang dipegang oleh Laura. membuat si pemilik, seketika menoleh menatap ke arah sepupu suaminya itu.


"punyamu juga bagus,"ucap Laura tersenyum tipis. membuat Melia seketika memancungkan bibirnya. karena apa yang dikatakan oleh Laura, berbanding terbalik dengan kenyataannya.


"bagus apanya?"ucap wanita itu Seraya mendengus kesal. kemudian, melangkahkan kakinya untuk keluar dari rumah itu.


Laura yang melihatnya, seketika bangkit dan ikut berjalan di belakang Melia."sudahlah Melia, nanti kita coba lagi."ucap wanita itu untuk menyemangati sepupu suaminya.


"aku malas jika harus belajar terus,"ucap Melia Seraya mer-emas sapu tangan yang ada di genggamannya itu.


Membuat Laura yang mendengarnya, seketika menghentikan langkah. membuat Melia, mengerutkan kening karena merasa kebingungan.


"kenapa?"tanya Melia.


"kalau kamu tidak ingin menjadi seorang pecundang, maka kamu harus melalui yang namanya kegagalan. kegagalan itu adalah awal dari pembelajaran. agar kita, lebih baik dari sebelumnya."ucap Laura dengan bijaksana.


Melia yang mendengar itu, menganggukkan kepala."kau benar Laura, aku harus terus belajar membuat sapu tangan ini. supaya nanti bisa membuatkan suami dan anak-anakku sapu tangan yang cantik."ucap wanita itu menerawang jauh.


Laura yang melihat itu, tersenyum tipis."sepertinya kau sudah ingin menikah, ya?"tanya Laura sedikit menggoda.


Melia yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepala dan tersenyum tipis.


"apa kau menyukai,--"ucapan Laura terhenti saat r suara Melia Yang memotong perkataannya.


"jangan dengarkan orang gila itu!"tegur Melia tidak suka. karena Wanita itu yakin, bahwa Gabriel telah memberitahukan informasi yang salah kepada Laura tentang hubungan mereka.


"memangnya kau tidak memiliki perasaan pada Gabriel?"tanya Laura penasaran. karena, dari penuturan Gabriel sendiri, yang mengatakan bahwa Melia memiliki perasaan padanya.


"pertanyaan macam apa itu? hanya orang bodoh yang memiliki perasaan pada saudaranya sendiri,"ucap Melia dengan suara lantang dan juga nada yang sangat tegas. yang menandakan, bahwa perkataannya itu adalah perkataan sungguh-sungguh.

__ADS_1


Membuat Laura yang mendengar itu, mulai mengerti situasi yang terjadi antara Gabriel dan juga Melia. sepertinya ada suatu kesalahan di antara mereka berdua. batin Laura berbicara.


Tanpa disadari oleh mereka berdua, bahwa ada dua orang yang menetap interaksi mereka itu dengan tatapan berbeda. siapa lagi jika bukan Gabriel dan juga Brian.


"kalian, sejak kapan kalian ada di sini?!"tanya Melia dengan suara sedikit meninggi. karena merasa terkejut, dengan kehadiran dua laki-laki itu.


Namun pertanyaan dari Melia itu, tidak mendapatkan jawaban dari kedua laki-laki itu. mereka sibuk dengan pekerjaan mereka sendiri.


Gabriel dengan perlahan, menghampiri Laura yang masih mematung di tempatnya Seraya menatap ke arah laki-laki itu.


"ayo ikut aku,"ucap Gabriel Seraya menarik tangan istrinya itu untuk segera pergi dari sana.


Meninggalkan Melia dan juga Brian yang masih berada di sana. "dasar menyebalkan!"ucap Melia Seraya menghentak-hentakkan kakinya.


Kemudian, menatap ke arah Brian yang masih menatap lurus ke depan. "ini buatmu, jangan dibuang. foto nyawamu yang akan kubuang!"telah mengatakan hal itu, wanita tangguh itu segera pergi meninggalkan rumah para pelayan.


Membuat Brian yang mendengar itu, merasa sangat kebingungan."dasar wanita aneh!"setelah mengatakan hal itu, Bryan melangkahkan kakinya untuk segera pergi dari sana.


*****


"Tuan, Sa..saya bisa jelaskan semuanya,"ucap wanita itu dengan suara yang sangat gugup.


membuat Gabriel yang mendengar hal itu, segera melayangkan tatapan tajam ke arah Laura. dan Laura yang melihat ekspresi wajah suaminya, baru menyadari kesalahan apa yang ia perbuat.


"eh, sayang aku bisa jelaskan semuanya,"ucap Laura dengan cepat. karena Wanita itu, tidak menginginkan sesuatu hal yang buruk terjadi pada dirinya sendiri.


"tidak perlu aku sudah tahu semuanya,"ucap Gabriel Seraya menuntun istrinya untuk duduk di tepi ranjang.


Mendengar ucapan dari laki-laki itu, membuat Laura sedikit merasa lega namun juga takut. takut, jika laki-laki itu kembali menerkamnya seperti kemarin. Namun ternyata, apa yang ada di pikirannya tidak terbukti. karena ternyata Gabriel, malah membuka sebuah laci yang ada di samping tempat tidur.


"ini untukmu,"ucap Gabriel Seraya menyerahkan sebuah kotak berwarna biru muda pada Laura.

__ADS_1


"apa ini?"tanya Laura Seraya tangannya menerima kotak itu.


"buka saja,"ucap Gabriel Seraya beranjak dari tempat duduknya. laki-laki itu, terlihat membuka jas hitam yang melekat di tubuhnya.


Mata Laura seketika membulat sempurna saat melihat benda berkilauan yang sangat cantik berada di dalam kotak itu.


"ini buatku sayang?"tanya Laura Seraya menatap ke arah laki-laki itu dengan ekspresi wajah tidak percaya.


Gabriel hanya menganggukkan kepala. kemudian, menarik benda itu dari tangan Laura. dan dengan segera, memakaikan kalung berlian itu di leher wanita itu.


"jaga hati aku ini baik-baik,"ucap Gabriel. sebelum laki-laki itu, keluar dari dalam kamar.


"ini memang benar-benar aneh,"gumam Laura Seraya mende-sah pelan.


*****


"halo Elmira, ada apa?"tanya Gabriel tanpa basa-basi. karena entah sejak kapan, perasaannya yang menggebu-gebu itu, menguap begitu saja.


"kau ini kenapa honey, apa kau baik-baik saja?"tanya Elmira dari sebelah sana.


"hmm, aku baik."ucap Gabriel dengan nada yang sangat malas.


"emm apa kita bisa bertemu?"tanya Elmira dari seberang sana.


Membuat Gabriel yang mendengar itu, sejenak berpikir. "lebih baik, aku putuskan saja hubunganku dengan Elmira sekarang."ucapnya dalam hati.


"baiklah, 15 menit lagi aku sampai di tempat biasa,"setelah mengatakan hal itu, Gabriel memutus sambungan telepon itu.


Nb: Yuk Mampir yuk ke cerita ini, bagus banget lho. di jamin ngak akan pernah Nyesel.


__ADS_1


__ADS_2