Terpaksa Menikahi Kepsek Kejam

Terpaksa Menikahi Kepsek Kejam
Eps 36


__ADS_3

Di kampus Zahra melangkah menuju kelasnya hari ini, tiba-tiba dia di hadang oleh Dahlia dan dua teman ceweknya.


"Hei...cewek belagu..." Teriak Dahlia lalu membawa Zahra ke sebuah lorong yang sepi dari mahasiswa.


Dahlia menjambak hijab Zahra, namun Zahra berusaha mempertahankan hijabnya hingga terjadi tarik menarik.


Karena Dahlia di bantu teman-temannya, maka hijab yang di kenakan Zahra pun terlepas dari kepalanya.


Dahlia mengangkat hijab yang di tangannya tinggi-tinggi sedangkan Zahra berusaha meraih hijab yang berada di tangan Dahlia.


"Kak...tolong dunkz jilbab aku..." Zahra berusaha membujuk Dahlia, namun Dahlia yang tidak merasa kasihan pada Zahra yabg mulai menitikkan air matanya.


"Hentikan!!!" teriak seorang pria dari ujung lorong, Semua wanita yang berada di sana menoleh pada asal suara yang terdengar dingin dan penuh amarah.


Degh...


Dahlia melihat sosok yang baru saja melarangnya melakukan perbuatan jahatnya pada Zahrablangsung bergetar ketakutan, Pria itu menghampiri ketiga wanita yang baru saja membully istrinya.


"Kembalikan jilbabnya..." bentak Faiz pada Dahlia dengan tatapan tajam.


Sorotan matanya yang penuh dengan emosi membuat Dahlia tak berkutik, sedangkan Zahra langsung mengambil hijab yang di sodorkan Dahlia padanya lalu kembali memakai dan merapikan hijabnya yang telah acak-acakan karena ulah Dahlia dan kedua temannya.


"Sekali lagi kau berani sentuh istriku... Aku pastikan kau takkan pernah hidup yenng di dunia ini..." Ancam Faiz penuh penekanan.


"Ma...ma...af...mas..." ucap Dahlia ketakutan, dia kenal betul siapa Faiz. Faiz akan melakukan sesuatu seuai yang di ucapkannya.


"Enyahlah dari sini...!!!" perintah Faiz pada Dahlia dan teman-temannya.


Mereka pun langsung pergi dengan tergesa-gesa. Melihat tatapan Faiz mereka tak punya nyaliblagi untuk menjahili Zahra si wanita kampung nan miskin dan beruntung menikah dengan Faiz, walaupun Faiz tak mencintainya. (Menurut Dahlia)


Setelah mereka pergi, Faiz langsung memeluk Zahra, dia tahu saat ini Zahra butuh dadanya untuk menenangkan diri.


"Kau tidak apa-apa??" Tanya Faiz, yang di jawab sebuah gelengan kepala oleh Zahra.


"Sudahlah...mulai saat ini mereka takkan lagi mengganggumu..." ucap Faiz nengelus kepala Zahra.


Faiz melihat Dahlia menarik tangan Zahra saat hendak melajukan mobilnya, langsung memberhentikan mobilnya dan keluar menyusul langkah mereka yang membawa Zahra.


Faiz tak menyangka Dahlia satu kampus dengan Zahra, dan ternyata istrinya sempat di jahili oleh wanita itu.


Faiz tahu, Dahlia sebenarnya wanita yang baik, namun sifatnya berubah sejak perceraian yang terjadi di antara kedua orang tuanya.


Semenjak perceraian kedua orang tuanya, Dahlia sering berbuat hal-hal yang tidak masuk akal, dan semua itu akan di rubahnya apabila Ridho ikut andil menasehatinya.


Hanya saja karena kesibukkan Ridho yang bekerja bersama Faiz membuat Ridho jarang menjumpai Dahlia. Ridho akan mengunjungi Dahlia di saat dia mengetahui masalah yang terjadi pada dirinya.

__ADS_1


Setelah Zahra merasa tenang, Faiz melepaskan pelukannya.


"Aku masuk kelas dulu ya mas..." Zahra izin pamit pada suaminya.


"Iya...kamu belajar yang rajin ya..." ucap Faiz sambil mencium pipi Zahra.


Dari kejauhan sepasang mata menangkap perlakuan mesra dan lembut yang di berikan Faiz pada Zahra.


Dengan seketika hatinya hancur merasakan cemburu, dan rasa sakit di hatinya.


"Apa hubungan kalian???" bathin Reynald tak tahan melihat perlakuan Faiz pada Zahra.


Faiz memggandeng tangan Zahra, lalu menemaninya melangkah menuju kelas, sedangkan Reynald bersembunyi saat sepasang suami istri itu melintasi posisi Reynald tadi.


Setelah memastikan Zahra masuk kelas dengan aman, Faiz pun meninggalkan Zahra lalu kembali ke sekolah untuk melaksanakan tugasnya.


"Ra...kamu di antar pak Faiz???" tanya Alisya yang melihat Faiz mengantarkan Zahra hingga kelas.


"Iya Sya..." jawab Zahra jujur


"Ciiieee...segitunya..." ledek Alisya.


"biasa aja kok..." celetuk Zahra sambil mengerucutkan bibirnya di ledek oleh sahabatnya.


"Ra...aku mau ngomong..." ucap Reynald yang tiba-tiba datang menghampiri Zahra dan Alisya yang tengah asyik mengobrol.


Reynald melirik Alisya, dia merasa saat ini dia hanya ingin berbicara dengan Zahra.


Alisya yang merasa di lirik heran dengan sikap Reynald, selama ini nereka bersahabat apakah ada yang Harus di tutupi darinya, Alisya merasa berkecil hati dengan permintaan Reynald.


"Ada apa emangnya Reyn...??? Apakah ada rahasia kalian yangbtidak boleh aku ketahui...???" tanya Alisya kesal.


"Maaf Sya...aku hanya ingin berbicara hal pribadi dengan Zahra..." ujar Reynald merasa bersalah.


"Reyn...aku rasa tak ada yang perlu di sembunyikan dari Alisya..." Zahra menengahi persebatan kedua sahabatnya itu.


"Baiklah...apa jawabanmu atas perkataanku tempo hari..." Tanya Reynald langsung membuat Zahra kaget harus menjawab apa, agar Reunald tidakbtersinggung.


Sedangkan Alisya yang tidak menahu tentang hal ini, hanya bisa mengernyitkan dahinya.


"Ma...ma...afkan aku Reyn...a...a..ku sudah menikah..." jawab Zahra jujur walau sulit untuk mengatakan kenyataannya. Namun bagi Zahra lebih baik berbicara dengan sejujurnya walaupun akan menyakiti Reynald.


Reynald hanya bisa diam mendengar jawaban Zahra, dan saat ini dia yakin Faiz si KepSek kejam itulah suami Zahra.


"Apakah Reynald menyukai Zahra...???" Alisya bertanya di dalam hati. Dia beruaaha menebak pertanyaan Reynald dari jawaban yang di lontarkan oleh Zahra.

__ADS_1


Seketika keadaan di antara tiga bersahabat itu hening, hingga dosen masuk ke dalam kelas dan memulai pelajaran hari ini.


Mereka bertiga sibuk dengan pikiran masing-masing sehingga mereka tidak fokus mendengarkan materi pelajaran hari ini.


Di jam istirahat, Reynald, Alisya dan Zahra masih berdiam di tempat mereka masing-masing.


Alisya memperhatikan Zahra dan Reynald yang hanya diam. Akhirnya dia pun berdiri dari duduknya.


"Ada yang mau ikut aku ke kantin...?" tanya Alisya pada kedua sahabatnya yang masih mematung.


Zahra melirik Reynald yang masih diam, Zahra tahu mungkin kenyataan yang di ucapkannya telah melukai hati sahabatnya yang selalu ada di saat dia membutuhkannya.


Reynald masih diam terpaku dengan pikiran dan hatinya yang kecewa dengan kenyataan yang terjadi. Dia tidak menyangka Zahra mau menikah dengan KepSek kejam yang selama mereka menjadi siswa selalu di beri hukuman oleh Faiz walaupun Zahra hanya melakukan kesalahan kecil.


"Aku ikut..." ucap Zahra pada Alisya yang hendak melangkah menuju kantin.


Alisya dan Zahra berusaha menunggu Reynald, namun Reynald masih tak bergeming hingga akhirnya mereka pun meninggalkan Reynald sendirian di kelas. Karena teman-teman yang lain telah keluar dari kelas.


Sesampai di kantin mereka memesan makanan untuk mengisi perut mereka yang kosong, mereka duduk di bangku pojok kantin tempat yang biasa mereka tempati.


Tak berapa lama, makanan yang mereka pesan pun datang.


Zahra dan Alisya fokus dengan makanannya.


"Ra..." lirih Alisya di sela-sela makannya.


"Mhm..." gumam Zahra sambil mengunyah makanannya.


"Apa sebenarnya yang terjadi???" tanya Alisya meminta penjelasan.


Bersambung....


.


.


.


jangan lupa tinggalkan jejak ya readers yang baik hati...


# like...


# koment...


# Vote...

__ADS_1


# dan hadiah...


terimakasih pembaca setiaku...


__ADS_2