Terpaksa Menikahi Kepsek Kejam

Terpaksa Menikahi Kepsek Kejam
Eps 77


__ADS_3

"Tak berapa lama mereka membawa Zahra, Mobil yang membawa Zahra itu memgalami kecelakaan masuk jurang...dan mobilnya terbakar..." Ridho memberitahukan semua informasi yang di dapatnya.


Semua orang hanya terdiam.


"Lalu bagaimana demgan Zahra???" tanya Faiz penasaran, takut Zahra ikut berada di dalam kecelakaan itu.


"Untuk saat ini belum di temukan tubuh mayat yang di temui di peristiwa kecelakaan itu hanya dua orang...dan kedua orang itu adalah dua penculik uang membawa Zahra tadi...dan bisa kita prediksikan kemungkinan besar Zahra masih hidup...dan belum tahu dia berada di mana..." ujar Ridho.


Mereka semua merasa lega saat mendapatkan informasi dari Ridho, paling tidak untuk saat ini mereka mengetahui bahwa Zahra masih hidup.


"Aku sudah perintahkan anak buahku untuk mencari Zahra di sekitar tempat kejadian kecelakaan...namun hingga saat ini belum ada informasi terbaru..." jelas Ridho.


"Kami tenang ya nak...saat ini kemungkinan Zahra masih hidup...kita akan berusaha memcari Zahra ya sayang..." Rahayu berusaha menenangkan putranya yang terlihat putus asa.


"Aku akan berusaha memcari tahu siapa yang berada di balik semua kejadian yang menimpa Zahra..." ucap Ridho memberi semangat pada sahabatnya.


Faiz hanya diam mendengarkan ucapan mama dan sahabatnya itu.


Saat ini yang ada di hatinya penyesalan demi penyesalan atas kecerobohannya yang telah meninggalkan Zahra di dalam mobil.


*****


Satu minggu telah berlalu...


Pencarian Zahra belum juga membuahkan hasil.


Ridho dan teman-temannya telah berusaha sekuat tenaga. Begitu juga Adrian dengan para anak buahnya telah berusaha mencari titik jelas keberadaan Zahra. Semua usaha mereka belum ada petunjuk dimana Zahra saat ini.


Faiz tampak semakin kacau, dia tak tahu harus mencari Zahra kemana lagi.


Faiz pun mulai tak bisa mengontrol dirinya. Dia terus saja ketakutan Zahra dan anak-anaknya tak dapat di selamatkan.


Hingga akhirnya semua kendali di sekolah kembali di tangani oleh Adrian. Emosi Faiz yang naik turun membuatnya tak stabil dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala sekolah.


Faiz masih mengurung dirinya di kamar. Rahayu yang melihat kondisi anaknya yang mulai tak ada semangat untuk hidup, dia pun memcoba menghibur putranya memberi semangat agar Faiz tetap berharap dapat kembali berkumpul dengan istrinya.


Rahayu memghampiri Faiz yang tengah berdiri di balkon kamarnya.


Rahayu menepuk pundak Faiz.


"Ini semua cobaan dalam kehidupan kamu nak...yakinlah Zahra pasti kembali..." lirih Rahayu yang terus memyemangati putranya.


"Sampai kapan ma...??? Terkadang aku berfikir kehidupan terus mempermainkan diri aku ma..."


"Fa nggak sanggup lagi ma..." Faiz menatap nanar pada mamanya, dia memang sudah putus asa.


"Anak mama nggak boleh rapuh seperti ini... Faiz yang mama kenal adalah pria yang tegar...kamu pasti kuat nak...Allah takkan memberi cobaan pada hambaNya melebihi batas kemampuannya..." nasehat Rahayu pada Faiz.


"Astaghfirullah..." ucap Faiz yang menyadari kekhilafannya.

__ADS_1


Dia pun berusaha menerima kenyataan dan akan terus berusah mencari istrinya.


"Kita makan malam dulu yuk nak..." ajak Rahayu.


"Iya...mama duluan ya...Fa ganti baju dulu..." ujar Faiz.


Rahayu pun keluar dari kamar Faiz, dia melangkah menuju ruang makan dan meminta pelayan untuk menyiapkan makan malam.


*******


Fathiya telah membelibsebuah rumah di kawasan komplek perumahan Alita, yang hanya beda gang dengan Alita.


Fathiya tak enak hati tinggal di kediaman Alita bersama ibunya.


Fathiya tak ingin merepotkan Alita lebih lama lagi, saat ini Fathiya dan Mawar telah berada di rumah barunya.


Fathiya tengah nenyiapkan nakan malam untuk mereka berdua.


Buk Mawar tampak melamun dia duduk di meja makan dengan menopang kepalanya dengan dagunya.


Fathiya merasa kasihan melihat kondisi mamanya yang terus bersedih mengingat putri bungsunya yang telah menghilang selama satu minggu ini.


Setelah sekesai menyiapkan makan malam, Fathiya pun duduk di samping mamanya.


"Ma...kita makan dulu ya..." ajak Fathiya pada mamanya.


"Ma...mama sabar ya...Yaya akan berusaha mencari Zahra ma...." Fathiya berusaha menghibur mamanya.


"Ya...apakah semua ini karena mama...??? sewaktu di Paris Faiz berpisah karena mama... dan saat ini Faiz dan Zahra kembali berpisah setelah berjumpa dengan mama lagi..." Ujar Mawar.


Dia merasa ada seseorang yang membenci Mawar hingga melampiaskannya pada putri bungsunya.


"Ma...jangan berfikir yang aneh-aneh... mungkin itu semua hanya kebetulan..." Fathiya menenangkan mamanya.


"Kita berdo'a dan terus berusaha mencari Zahra ya ma...Mama harus kuat..." ucap Fathiya.


"Ya udah kita makan dulu ya ma..." Ajak Fathiya pada mamanya.


Mereka menyantap makanan yang di hidangkan Fathiya. Mereka melahap makanannya hanya sekedar memenuhi kebutuhan tubuhnya agar tetap sehat.


*******


"Zahra masih hidup..." Ujar seorang pria pada seorang wanita yabg kini sedang asyik bermain gane online di hpnya.


" Apa??? dimana dia saat ini??" tanya wanita itu pada seorang pria yang memberikan informasi, dia kaget wanita yang di bencinya masih hidup.


"Aku tak tahu jelasnya di mana... kita harus bisa mencarinya sebelum Faiz dan keluarganya menemukan Zahra..." ujar sang Pria.


"Harus...dan kamu harus dapatkan wanita itu secepatnya...!" perintah si wanita.

__ADS_1


"Iya sayang...Aku akan cari wanita itu secepatnya..." ujar sang pria mendekati wanitanya.


******


Di sebuah desa yang jauh dari keramaian kota, sebuah desa yang terdapat di daerah yogyakarta. Zahra tengah menatap pemandangan pantai yang indah.


Saat ini dirinya merasa sangat merindukan belaian suaminya dia juga merindukan seluruh keluarganya.


Namun apa lah dayanya, dia hanya seorang diri di sebuah villa yang sangat besar, di villa itu dia hanya di temani okeh beberapa pelayan, yang melayani semua kebutuhan Zahra.


Zahra tak di perbolehkan keluar dari villa, Zahra hanya boleh melihat pemandangan pantai dari taman yang terdapat di belakang villa.


Mau tak mau Zahra harus menuruti segala perintah itu demi keselamatan seluruh keluarganya.


Jika dia tetap berkeliaran di luar sana tak hanya akan membahayakan dirinya dan anak-anaknya yang berada di dalam kandungannya, keluarganya pun akan terlibat dalam masalah.


Flash back On...


Sehari setelah penculikan, Zahra terbangun di sebuah hotel mewah, saat Zahra sadar seorang pria datang menghampiri Zahra.


"Anda sudah sadar nona...???" sapa seorang pelayan menghampiri Zahra.


"Mhm...dimana aku?" tanya Zahra heran.


"Anda berada di tempat yang benar..yang jelas anda harus mengikuti perkataan kami"


"Jika anda dan keluarga ingin selamat bertahanlah untuk sementara waktu disini..." ujar pelayan tersebut pada Zahra.


Awalnya Zahra tak percaya dengan ucapan pelayan tersebut namun karena Zahra di erlakukan dengan sebaik-baiknya membuat Zahra yakin mereka tak akan menyakiti dirinya.


Flash back off...


Bersambung....


.


.


.


jangan lupa tinggalkan jejak ya readers yang baik hati...


# like...


# koment...


# Vote...


# dan hadiah

__ADS_1


__ADS_2