Terpaksa Menikahi Kepsek Kejam

Terpaksa Menikahi Kepsek Kejam
Eps 76


__ADS_3

Faiz terus melajukan mobilnya dengan hati-hati.


Namun sampai di perempatan jalan sebuah mobil sedan berwarna merah melintas dengan kecepatan tinggi hendak menghantam mobil Faiz, bersyukur pengawal Faiz yang melihat mobil itu dia pun menabrak mobil Faiz hingga mobil Faiz terdorong melaju ke depan.


Sedangkan mobil pengawal itu sempat terpental karena mobil sedan itu pas mengenai mobil pengawal bagian belakang.


Faiz dapat mengendalikan mobil yang di dorong mendadak dari belakang.


Faiz pun menghentikan mobilnya, dia menatap Zahra yang terlihat panik. Beruntung Zahra menggunakan sabuk pengaman.


"Kamu nggak apa-apa sayang...?" tanya Faiz menangkupkan tangannya di wajah Zahra.


Zahra mengangguk, lalu memeluk tubuh Faiz. Faiz menoleh ke belakang melihat mobil pengawalnya yang tertabrak.


"Ra...kamu tunggu di sini ya...aku lihat mereka dulu..." ujar Faiz setelah Zahra merasa mulai tenang.


Faiz pun keluar dari mobil, menghampiri mobil para pengawalnya.


Satu orang pengawal terluka yang duduk di bangku belakang.


"Ayo bawa ke mobilku...biar kita antar ke rumah sakit..." perintah Faiz pada pengawal.


Dua pengawal yang lain pun mengangkat teman mereka memuju mobil Faiz.


Faiz mengikuti langkah mereka. Saat Faiz masuk ke dalam mobil, dia kaget melihat Zahra tak lagi berada di dalam mobil.


"Ara....Araaa....Zahraaaa...." pekik Faiz panik.


Faiz mencari-cari Zahra di sekitar mobilnya, namun tak ada tanda-tanda keberadaan Zahra.


"kalian pergilah duluan...Aku akan mencari Zahra..." perintah Faiz pada pengawalnya.


Dia tak ingi terjadi apa-apa pada pengawalnya.


Faiz pun langsung menghubungi Ridho, meminta Ridho datang ke tempat dia saat ini berada.


Sambil menunggu Ridho, Faiz terus mencari-cari Zahra di sekitar itu. Faiz tak juga dapat berjumpa dengan Zahra. Dia benar-benar panik, dia menyesal telah meninggalkan Zahra di mobil sendirian.


Tak berapa lama Ridho datang.


"Apa yang terjadi bro...!!!??" tanya Ridho ikut panik saat mengetahui peristiwa yang baru saja menimpa sahabatnya.


"Zahra dho...dia di culik...aku yakin dia di culik..." pekik Faiz.


"kenapa bisa di culik...??" tanya Ridho lagi.


Faiz pun menceritakan apa yang terjadi di mulai dari si pengendara sepeda motor yang ingin menabrak Zahra serta kecelakaan yang hampir menimpa dirinya.


"Kamu sabar ya bro...Lebih baik Kita pulang dulu...kita akan cari Zahra...aku akan menyuruh anak buah ku untuk menuntaskan masalah ini..." ujar Ridho meyakinkan Faiz.

__ADS_1


Faiz yang sudah lelah, akhirnya mengikuti saran dari sahabatnya itu.


Sebelum masuk ke dalam mobil, Ridho menghubungi orang kepercayaannya dari tim intel untuk mencari Zahra.


Akhirnya mereka pun meninggalkan tempat kejadian, Ridho mengantarkan Faiz pulang ke rumahnya.


*******


Zahra saat ini sedang pingsan akibat obat bius yang di berikan si penculik.


Dua orang pria hendak membawa Zahra ke suatu tempat, di perjalanan mobil para penculik tersebut di ikuti oleh dua mobil dari belakang.


Hingga akhirnya dua mobil itu membuat mobil penculik terjebak dan akhirnya si penculik pun menghentikan mobilnya.


Di saat mobil mereka berhenti empat orang berjas hitam dan berkaca mata hitam keluar dari mobil yang mengikuti mereka, Salah satu dari empat orang itu berusaha mengajak mengobrol dua orang penculik itu.


Namun dengan cekatan mereka melumpuhkan para penculik, setelah mereka membuat dua orang penculik itu tak sadarkan diri.


Mereka kembali memasukkan dua penculik kembali ke dalam mobil. Lalu membawa Zahra yang masih tak sadarkan diri.


Setelah itu mereka pun mensabotase mobil itu, dan mendorong mobil tersebut ke dalam jurang. Yang mengakibatkan mobil si penculik dan dua orang penculik itu tewas dalam kecelakaan tersebut.


******


"Apa...???mobil yang membawa Zahra kecelakaan???" seorang pria yang tengah di telpon oleh orang suruhannya kaget mendapatkan berita bahwa Zahra dan dua orang suruhannya tewas.


Seorang wanita yang mendengar ucapan pria itu, langsung tersenyum sinis.


"Biarlah wanita itu mati...dengan begini kita takkan dapat di ketahui polisi sebagai dalang penculikkan Zahra..." ujarnya sinis.


Pria itu pun mengangguk.


"Faiz akan tersiksa dengan kehilangan wanita yang sangat di cintainya...hahaha..." tawa sang pria.


******


Di kediaman Adrian.


Semua orang berkumpul di rumah Adrian. Termasuk Mawar dan kedua putrinya.


Mereka dapat kabar bahwa Zahra di culik dari Siti dan Mang Uddin saat mereka hendak berkunjung menemui Zahra tadi sore.


Faiz yang sedari tadi hanya diam memikirkan istrinya, dia tak berselera makan.


"Fa...kamu makan dulu ya sayang..." bujuk Rahayu pada putranya.


Faiz hanya menggeleng, saat ini hidupnya benar-benar hancur.


Dia tak menyangka akan kehilangan istrinya untuk kedua kalinya. Dia merasa menjadi seorang suami yang bodoh tak bisa menjaga istrinya dengan baik.

__ADS_1


Faiz mulai menyalahkan dirinya sendiri, dia mulai mengata-ngatai dirinya.


"Ini semua salahku...aku yang bodoh... Aku suami tak berguna..." umpatnya sambil memukul-mukul kepalanya.


Rahayu lanhsung memeluk putranya.


"Kamu tenang ya nak...Sabar ya..." lirih Rahayu saat Faiz mulai tenang di dalam dekapannya.


"Ma...Faiz gak mau kehilangan Ara...Faiz gak mau kehilangan anak-anak Faiz ma...Mereka hidup Faiz..." ujarnya memyayat hati semua orang yang mendengarkannya.


Buk Mawar yang berada di sana juga sedih yang mendalam, karena dia baru saja berjumpa dengan putri kandungnya yang hilang, dan saat ini putri bungsunya pun kembali hilang.


Fathiya dan Alita hanya bisa memeluk tubuh mamanya memberi kekuatan pada mamanya agar bisa kuat menghadapi hal ini.


Dan mereka akan berusaha memcari Zahra, dan berharap agar Zahra di temukan secepatnya.


Tak berapa lama seorang pengawal datang menghampiri Faiz.


"Maaf tuan, sepeda motor yang berusaha menabrak nona Zahra tadi saat di kampus mengalami kecelakaan dan pria itu pun tewas di tempat..." Ujar pengawal itu memberikan informasi.


"Dan kami pun tak bisa mengetahui siapa dalang dari semua ini..." jelasnya lagi.


Ridho pun datang, setelah pengawal itu memberikan informasi.


Ridho menghidupkan tabletnya, dan menyambungkannya ke televisi.


Di sana terdapat video rekaman CCTV tempat kejadian kecelakaan, tampak jelas peristiwa kecelakaan yang di sengaja oleh seseorang.


Dan di situ juga tertangkap dua orang pria yang membawa Zahra dalam keadaan pingsan ke dalam sebuah mobil sedan hitam.


"Penculik Zahra telah di ketahui identitasnya...namun kedua penculik Zahra di nyatakan tewas karena kecelakaan..." jelas Ridho.


"Tak berapa lama mereka membawa Zahra, Mobil yang membawa Zahra itu memgalami kecelakaan masuk jurang...dan mobilnya terbakar..." Ridho memberotahukan semua informasi yang di dapatnya.


Bersambung....


.


.


.


jangan lupa tinggalkan jejak ya readers yang baik hati...


# like...


# koment...


# Vote...

__ADS_1


# dan hadiah


__ADS_2