
"Ada apa ini? Ribut-ribut apa ini?"
Zizi keluar dari restoran lalu langsung menuju lobby hotel di mana keributan berlangsung,
"Ada hantu katanya,"
Sahut beberapa orang tamu yang ikut mengerubungi si laki-laki yang sepanjang ia lari, lalu masuk lift turun ke lantai satu dan keluar menuju lobbi berteriak ada hantu None Belanda,
"Aunty Mah,"
Kata Bobi di sebelah Zizi,
Tampak Zizi mengangguk.
Zizi mendekati laki-laki yang kini diberi minum, dan didatangi staf hotel,
"Di mana hantunya?"
Tanya Zizi,
"Di... di... lantai ti... tiga..."
Laki-laki itu menjawab seraya terbata-bata,
Zizi tanpa bicara apapun lagi langsung menggandeng Bobi untuk pergi ke lantai tiga,
Jelas Zizi tahu, jika Maria tidak mungkin menakuti manusia tanpa sebab,
Zizi lantas sejenak menghentikan langkahnya,
Ya, benar!
Aunty Maria tak akan pernah menakuti manusia secara sengaja hanya untuk iseng sekarang, pasti ada sesuatu yang membuatnya jadi menampakkan diri,
Zizi lantas berbalik, menatap tajam si laki-laki yang kini mulai sadar jika ia baru saja membuat kejahatannya akan terbongkar,
Dan...
Nyata apa yang ia sangkakan, Zizi menunjuk ke arahnya,
"Pak, tahan laki-laki itu, jangan biarkan ke manapun,"
Kata Zizi.
Laki-laki itu yang panik jelas saja langsung berdiri dan bersiap melarikan diri,
__ADS_1
"Tangkap, kemungkinan dia melakukan sesuatu di hotel ini!"
Perintah Zizi,
Staf hotel pun segera mengejar sembari meminta security di depan menghalangi si laki-laki pergi,
Sementara itu, Zizi meminta petugas hotel lain ikut dengannya menuju lantai tiga,
Mereka naik menggunakan lift, semua disaksikan tamu lain, bahkan ada yang merekam dengan kamera video seperti film,
Sampai di lantai tiga, ternyata di sana Zia, Ali, Shane dan Marthinus juga telah berada di sana,
"Zi..."
Panggil Zia pada sang anak,
"Mama tahu ada apa?"
Tanya Zia,
"Kami mendengar suara hantu dari lantai ini, sepertinya bukan hantu baik,"
Kata Zia.
"Aku merasakan energi jahat begitu kuat,"
Ujar Ali,
Bobi yang senang bertemu Papanya langsung menghambur ke arah sang Papa,
Marthinus bergerak cepat,
"Sepertinya dari kamar ujung,"
Ujar Marthinus,
Petugas hotel yang ikut dan beberapa tamu di lantai tiga yang ketakutan tampak bingung dengan sekelompok orang itu,
Zia memberikan isyarat pada Marthinus agar lebih dulu ke kamar yang dicurigai, lalu mereka kemudian berbagi tugas,
Zizi dan Shane mengamankan lantai tiga, Zia dan Ali menuju kamar yang kini akan didatangi Marthinus,
Petugas hotel juga mengikuti di belakang Zia dan Ali,
"Apa ini akan berbahaya Nyonya?"
__ADS_1
Tanya salah satu petugas hotel pada Zia,
Jelas mereka mendengar soal Zia dan yang lain membahas keberadaan hantu jahat,
Zia tersenyum,
"Berbahaya jika tidak ada kami."
Jawab Zia,
Para petugas hotel tampak sedikit lega,
Sepertinya mereka pernah mendengar bahwa orang dari Alpha Centauri memiliki kekuatan yang tak dimiliki kebanyakan orang.
Itulah sebabnya, di kalangan para pengusaha, Alpha Centauri kini dijuluki perusahaan lintas alam, karena konon pemilik saham terbesar sekaligus juga keturunan pendirinya bukan manusia yang hanya bisa menaklukkan dunia manusia saja.
Marthinus kini sudah masuk ke dalam kamar, ia tak melihat apapun di sana kecuali seorang perempuan di atas tempat tidur yang tak sadarkan diri,
"Kita butuh ambulance."
Kata Marthinus ke arah para petugas hotel,
"Ada korban?"
Tanya Zia yang langsung terburu mendekat,
"Satu perempuan."
Jawab Mathinus,
Orang-orang di lantai tiga langsung heboh, karena mengira ada korban hantu di sana,
"Maria, ke mana dia?"
Zia celingak-celinguk begitu masuk kamar, dan benar hanya satu manusia tak sadarkan diri di sana,
Dan tiba-tiba, terdengar suara jeritan yang sangat keras...
"Aaaaaaaa... Ampuuun biyungeeeeee."
Zia dan yang lain langsung mencari di mana sumber suara itu, hingga kemudian...
Syuuuuung...
**-------------**
__ADS_1