
Aunty Maria begitu mendengar apa yang dikatakan Bobi lantas langsung menyapukan pandangannya ke seluruh penjuru bandara,
Ada banyak hantu berseliweran, namun ia tak melihat gelagat munculnya siluman ular di sana,
"Di mana Bobi?"
Tanya Aunty Maria,
Bobi menatap Aunty, setelah itu ia mencoba konsentrasi lagi untuk mengendus keberadaan mereka,
lalu...
Bobi tiba-tiba kembali bergerak cepat, karena ia merasakan energi itu menguat,
Sementara itu, di tempat di mana yang lain berkumpul, terlihat Shane yang sepertinya juga mulai merasakan sesuatu,
"Kenapa aku merasa ada energi vampire lain di sini,"
Lirih Shane seolah berbisik pada Zizi di sampingnya,
Zion dan Ziyan serta Aisyah telah tiba dan berkumpul dengan Ali serta Eva, Rain, Aron, Gil dan Scot tampak juga ikut sibuk dengan sang kakek untuk melakukan perpisahan dengan keluarga Kakek Ziyan,
"Vampir?"
Zizi mengerutkan kening, tatapannya mengarah pada sang suami,
Sejak Jayapada terbelah dan memilih Scot serta Gil sebagai tempat baru ia bersemayam, tentu saja kekuatan Zizi semakin menurun, ia semakin tidak peka dengan adanya energi asing, kecuali jika energi itu sangat kuat,
Shane tampak gelisah, ia mencoba mencari keberadaan sosok vampir itu,
Tentu ini sangat mengerikan baginya, karena jika ada vampir selain dirinya yang hidup di sini, maka kemungkinan vampir itu akan memakan korban lalu membuat keberadaan mereka menjadi banyak,
"Bobi, apa dia merasakannya?"
Gumam Zizi,
Shane begitu mendengar apa yang dikatakan Zizi pun akhirnya memutuskan untuk menyusul Bobi dan Aunty Maria,
"Ada apa Zi?"
Tanya Papa Zion pada Zizi begitu Shane pamit sebentar untuk menyusul Bobi,
"Ada energi asing yang dirasakan Kak Seng, sepertinya Bobi juga merasakannya,"
"Aku tidak merasakan apapun, selain banyak sekali energi hantu,"
Ujar Rain, tampak Aron dan Ali mengangguk,
__ADS_1
"Kalau itu aku juga tahu, mereka cukup banyak di sini, tapi mereka tidak mengganggu,"
Kata Zizi,
"Apa energi asing itu berbahaya?"
Tanya Papa Zion pada Zizi lagi, ia tampak khawatir,
"Belum tahu Pa, tapi..."
Zizi ragu meneruskan, karena tentu saja ia tak mau membuat Bibi Aisyah dan Eva akan ketakutan,
Bagaimanapun mereka manusia biasa yang pasti akan sangat terganggu jika mendengar hal-hal yang tak biasa seperti itu,
Hingga, di luar bandara, tepat saat Zia datang dan turun dari mobil, tampak Zia menatap keberadaan serombongan orang dengan setelan hitam-hitam seluruhnya,
Mereka tampak berjalan seolah menghindari banyak orang, yang paling aneh, di antara mereka ada perempuan yang berjalan di tengah-tengah rombongan yang seperti berkali-kali mencoba keluar dari tengah-tengah rombongan ketika melihat manusia,
Zia yang merasa ada sesuatu pada rombongan itu terus mengawasi,
"Nyonya, Tuan Zion dan yang lain telah menunggu,"
Tiba-tiba kepala pengawal Dave menghampiri Zia, membuat wanita paruh baya itu jadi hilang fokus karena harus menoleh ke arah kepala pengawal,
"Oh, ya Bang Dave,"
"Ka... Kau melihat mereka Bang Dave?"
Tanya Zia sambil celingak-celinguk mencari keberadaan rombongan mencurigakan itu, Dave pun jadi ikut celingak-celinguk,
"Rombongan apa Nyonya? Di mana?"
Tanya Dave bingung,
"Mereka, tadi, ada di sana,"
Zia menunjuk ke arah di mana mereka tadi berjalan bergerombol,
Dave mengerutkan kening, ia merasa tak melihat apapun di sana,
"Ap... apa hantu Nyonya?"
Dave tampak ngeri, sekian puluh tahun mengabdi pada Alpha Centauri, ia tetap tak bisa terbiasa dengan hantu dan semacamnya,
Baginya semua itu tetap mengerikan, dan lebih baik untuknya bertemu penjahat sebanyak apapun daripada bertemu satu hantu,
Zia menggeleng tanpa menoleh, wanita itu bergerak menuju ke tempat di mana tadi rombongan orang-orang mencurigakan itu berada,
__ADS_1
Zia lantas begitu sampai di sana tiba-tiba melihat hantu kakek dengan wajah rusak yang berjalan sedikit pincang,
Hantu kakek itu berjalan melewati Zia, namun sambil bicara seolah gumaman,
"Siluman ular dan mahluk aneh itu pergi dari sana, ada pintu khusus untuk mereka, orang bandara ini pengabdi mereka,"
Kata si hantu,
Zia yang mendengar tentu saja langsung mengejar si hantu, namun hantu itu seolah tak mau terlibat terlalu jauh, hingga ia pun langsung menghilang.
Shane yang menyusul Bobi pun telah menemukan sang anak,
"Mereka jelas ada tadi ada di sini, meskipun energinya tidak terlalu kuat Pa,"
Kata Bobi pada sang Papa,
Shane mengangguk sambil merangkul anaknya itu,
"Energi ular katanya,"
Ujar Aunty Maria,
Shane mengangguk,
"Ya, aku juga merasakannya Aunty, tapi untukku ada energi yang lebih menghawatirkan yang aku rasakan,"
Kata Shane,
Aunty Maria dan Bobi pun menatap Shane,
"Apa itu?"
Tanya Aunty Maria kemudian,nyaris bersamaan dengan Bobi, lalu...
"Vampir,"
Lirih Shane, yang tepat saat Shane mengatakannya, di tempat khusus yang seperti di maksud hantu kakek yang bertemu Zia, tampak seorang perempuan yang terlihat menikmati darah segar dari leher sesosok gadis dengan seragam petugas kebersihan yang tergelatak di lantai,
Perempuan itu meminum darah itu dengan beringas, sambil disaksikan keluarganya,
"Kita setelah ini langsung ke London, tinggal di kastil lama yang telah di ambil alih perusahaan adalah pilihan terbaik sekarang,"
Kata pria yang usianya di atas Shane, yang tentu saja, ia adalah...
Alex.
...****************...
__ADS_1