Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak Season 2

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak Season 2
Aku akan membuat perhitungan dengan mu


__ADS_3

Kini mobil demi mobil terlihat menembus langit malam, memecah kesunyian malam dan mereka menembus jalanan tanpa peduli dengan hal-hal di sekitar mereka menuju ke arah sisi Utara di mana Hayat memang benar-benar berada.


Ahem terlihat mengerahkan rahangnya sejak tadi seolah-olah dia siap untuk membunuh siapapun yang membuat kekacauan di sekitarnya, tidak peduli tentang apapun saat ini baginya dia menginginkan istrinya dan juga calon buah hatinya dan dia berharap Hayat baik-baik saja dan dapat melindungi diri sebelum dirinya tiba di mana tempat istri nya berada.


Dia pikir bagaimana bisa orang-orang ingin mencoba untuk mencari mati dengannya, dia mungkin sudah lama tidak main dunia mafia mafia'an, tapi dia tidak pernah lupa bagaimana menggunakan senjatanya bahkan untuk melenyapkan siapapun yang menjadi penghalang di hadapan, dia tidak lupa bagaimana caranya untuk menembak siapapun yang mencoba untuk menyakiti apapun yang menjadi miliknya.


Ahem terlihat mengeratkan rahangnya sembari dia terus melajukan mobilnya ke arah depan, laki-laki itu masih berusaha untuk menekan kesadaran meskipun sebenarnya dia cukup kehilangan kesadaran saat ini.

__ADS_1


"Tim A bergerak ke sisi kanan dan menunggu perintah sebelum masuk ke titik sasaran." suara seseorang terdengar membaca keadaan di balik headset bluetooth ia telah dipasang masing-masing di balik telinga setiap orang yang melajukan kendaraannya menuju ke arah sisi Utara.


Ahem mendengar dengan jelas apa yang diucapkan oleh seseorang bisa merasa dia sama sekali tidak menjawab tapi dia mendengarkannya dengan baik.


"Tim B bergerak ke sisi kiri pergi mendahului menuju ke arah lokasi tersembunyi." kembali suara berbeda terdengar dibalik headset bluetooth masing-masing orang di mana pada akhirnya terdapat satu jawaban lagi di seberang sana saat ini.


"Alfa akan memberikan perintah gerakan menyusuri jalanan menuju ke arah titik lokasi begitu tiba pastikan tidak membuat kekacauan." itu adalah suara Azlan, laki-laki itu memberikan perintah agar tidak ada yang bergerak gegabah.

__ADS_1


Ahem sama sekali belum mengeluarkan suaranya dia memilih terus melajukan mobilnya di mana memang bisa dia lihat berbagai macam mobil kini telah menyebar agar tidak ketahuan jika mereka merupakan satu tim yang sering bergabungan antara satu dengan yang lain.


Malam ini di antara keheningan malam dan suara angin sepoi-sepoi yang menggoyang seluruh tetumbuhan di jalanan, semua orang tampak bergerak untuk bergegas menuju ke arah titik lokasi


Laki-laki tersebut pikir Alberto bener-bener ingin mencari mati kepada dirinya oleh sebab itu maka dia akan mengabulkan keinginan laki-laki tersebut, dia akan mengeksekusi Alberto dengan caranya sendiri hingga laki-laki itu tidak akan mampu bernafas dengan baiknya benar jika dia berani beraninya mengambil hak yang seharusnya menjadi miliknya.


Laki-laki tersebut terus melajukan mobilnya dengan kekuatan dan kecepatan penuh dan dia memfokuskan bola matanya terus menatap ke arah depan.

__ADS_1


"Kau tunggu aku, aku akan membuat perhitungan pasti padamu karena berani-beraninya bermain-main denganku." ucap Ahem di dalam hatinya sembari laki-laki itu mengeratkan rahangnya dengan orang di mana tangannya juga ikut mencengkeram setir mobilnya sambil dia mencoba untuk menahan kemarahannya.


Alberto benar-benar ingin cari mati, itu yang ada di pikirannya saat ini


__ADS_2