
Restoran xxxxxxxx,
pusat kota.
Tuan Wuu paman Kalina terlihat duduk dengan cara yang begitu santai sembari merasa buku menu yang ada di hadapannya tersebut, tuan Al Zikra terlihat sama sekali tidak mengeluarkan suaranya dia sibuk dengan buku menu yang ada di tangannya juga.
mereka menggelar pertemuan hari ini sebagai pertemuan makan malam bersama setelah sekian lama berlalu pertemanan mereka dan juga beberapa kali pernah melakukan perjanjian bisnis bersama. para pengusaha memang seperti itu terkadang mereka saling mengundang antara satu dengan yang lainnya untuk menikmati makan malam bersama dan membicarakan hal-hal yang mungkin nanti bisa menarik sebuah kesimpulan baru atas bisnis baru atau kerjasama yang baru. Melakukan pertemuan melewati makan malam atau berkumpul dengan sesama relasi bisnis bisa membuat mereka saling bertukar pikiran.
dan kesempatan ini memang telah direncanakan oleh Kalina dengan baik, dia meminta pamannya untuk bisa membuat janji temu dengan tuan All zigra, melewati makan malam bersama kesempatan dengan baik dalam obrolan kemudian membuat sebuah kesepakatan di dalam kesempatan emas di kala perasaan tuan All zigra yang dalam keadaan tidak baik-baik saja.
Kalina bersikap dengan sangat hangat juga lembut, menampilkan satu sisi berbeda di dalam dirinya agar laki-laki yang ada di hadapan pamannya tersebut terpesona dengan kehangatan, kelembutan juga kebaikannya. Jika menampilkan satu sisi muka temboknya seolah-olah dia adalah perempuan yang paling tepat menjadi pendamping putra dari laki-laki pemilik Hillatop company tersebut.
Mereka memesan beberapa menu makanan kepada pelayan restoran yang menunggu mereka sejak tadi setelah itu mereka terlihat berbincang-bincang untuk beberapa hal sembari menunggu makanan yang mereka pesan datang.
"Jadi tuan Ghazali sudah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Azzura?." Tuan Wuu bicara kepada laki-laki yang ada di hadapannya tersebut sembari dia menari gelas minumannya dan menyesapnya secara perlahan.
obrolan pembuka mereka jelas membuat tuan All zigra cukup merasa terkompori.
__ADS_1
"aku cukup tidak menyangka jika laki-laki itu menghianatiku." tuan All zigra menjawab apa yang dipertanyakan oleh laki-laki di hadapannya tersebut.
"padahal kami telah sampai pada titik kesepakatan di mana hanya tinggal menandatangani kodrat kesepakatan kerjasama ya tapi tiba-tiba saja dia membatalkan hal tersebut dan membuat kontrak kesepakatan kerjasama dengan Azzura company." baju laki-laki tersebut kemudian sambil sedikit mengeram.
"aku pikir itu seperti sebuah kebetulan dan seolah-olah memang telah direncanakan dengan sempurna, coba bayangkan bagaimana bisa laki-laki itu tiba-tiba membatalkan perjanjian begitu saja padahal semua jelas telah matang dipersiapkan maka kalian pasti telah menggelontorkan tidak sedikit uang untuk menyiapkan segala hal dalam proyek tersebut," tuan Wuu dengan cepat menyahut apa yang diucapkan oleh tuan All zigra.
"Aku setuju itu paman, jangan-jangan sejak awal memang telah direncanakan dengan baik untuk menjatuhkan Hillatop dan mereka berharap saham perusahaan berpengaruh terhadap pembatalan kerjasama tersebut dan bisa membuat saham maka turun secara tiba-tiba," Kalina ikut masuk ke dalam obrolan mereka, dia sengaja berkata seperti itu untuk semakin membuat tuan All zigra memanas.
"Sepertinya sangat tidak mungkin jika tuan Ghazali kebetulan saja melakukan hal tersebut, itu pasti telah direncanakan dan pasti ada orang dalam yang mampu membuat situasi tersebut semakin mempermudah perusahaan Azzura memantau dan terhubung langsung dengan sehingga mereka bisa membuat kesepakatan di belakang paman hingga pada akhirnya merugikan perusahaan Hillatop."lanjut perempuan itu lagi dengan cepat.
"sangat tidak mungkin jika tuan Ghazali tiba-tiba saja membatalkan kontrak kerjasamanya bukan? aku yakin ini pasti sudah direncanakan dengan matang sejak awal. Aku yakin tuan Gazali pasti telah dijanjikan keuntungan besar oleh perusahaan Azzura." setelah berkata seperti itu Kalina melirik ke arah tuan All zigra dengan tatapan bola mata serius.
"aku juga setuju dengan apa yang dikatakan oleh keponakanku, sejak awal mungkin semuanya memang sengaja ingin menjatuhkan kalian." ucap tuan Wuu menyetujui apa yang dikatakan oleh keponakannya tersebut.
Tuan All Zikra terlihat menggerakkan rahangnya untuk beberapa waktu dan dia mencoba untuk mencerna ucapan demi ucapan yang dikatakan oleh dua orang yang ada di hadapan dan di sampingnya tersebut. Dia pikir tidak mungkin Ghazali sengaja melakukan hal tersebut.
Ditengah pemikiran yang menghantam laki-laki tersebut tiba-tiba saja dua pelayan secara perlahan mulai meletakkan makanan pesanan mereka ke atas meja di mana mereka berada saat ini. Semua orang terlihat langsung menatap ke arah makanan yang ada di atas meja dan sementara berusaha untuk mengabaikan obrolan mereka sehingga mereka menyelesaikan makan malam mereka nanti.
__ADS_1
*******
Masih di restoran xxxxxxxx,
pusat kota.
setelah melewati makan malam yang cukup panjang pada akhirnya mereka menyelesaikan makan malam mereka dan kembali membuka soal obrolan tentang beberapa hal hingga pada akhirnya tuan Wuu berkata.
"aku dengar putra sulung kamu belum menikah?." tanya laki-laki tersebut kepada tuan All zigra.
Tuan All zigra terlihat tidak menjawab di mana dia masih menimbang untuk bicara soal pernikahan tersembunyinya kepada semua orang.
"jika saja kamu menyukainya aku merekomendasikan Kalina untuk dijadikan menantu terbaik keluarga Hillatop, keponakanku tidak akan pernah mengecewakanmu, All zigra."ucap laki-laki tersebut kemudian.
"aku yakin kamu tidak akan kecewa karena Kalina lulusan universitas xxxxxxx, dia pernah bekerja di xxxxxxx dan xxxxxxx, saat ini Kalina." dan tuan Wuu terus bicara merekomendasikan Kalina pada laki-laki yang ada di hadapannya tersebut tanpa malu-malu sedikitpun.
Dan mendengar apa yang diucapkan oleh tuan Wuu, tuan All zigra seketika diam seribu bahasa.
__ADS_1