
Di sisi lain, ketika Kalina dan laki-laki yang ada di sampingnya bergerak keluar dari tempat tersebut menuju ke arah sisi belakang bergerak mendekati ke arah parkiran di mana di belakang club malam xxxxxxx tersebut terdapat sebuah hotel bintang lima, tampak di salah satu sudut parkiran terlihat sebuah mobil mendominasi berwarna hitam terparkir di sana di mana dua orang yang duduk di dalam mobil tersebut menatap ke arah Laura dan laki-laki yang ada di sampingnya.
Bola mata dua orang tersebut terus bergerak mengikuti langkah Kalina dan kekasih gelapnya untuk waktu yang cukup lama hingga pada akhirnya perempuan itu masuk ke sebuah hotel xxxxxxx bintang lima.
"Apa daddy akan meneruskan perjodohan untuk Ahem dengan perempuan yang seperti itu?," terdengar suara salah satu sosok yang ada didalam mobil tersebut, bertanya kearah laki-laki yang ada di sampingnya tersebut.
Hayat melirik ke arah daddy All zigra, membiarkan laki-laki itu berpikir atas pilihan yang ditentukannya untuk Ahem.
__ADS_1
Tuan All zigra terlihat diam di mana bola matanya masih menatap sisa bayangan dari Kalina yang masuk menuju ke arah hotel yang ada di ujung sana. Dia sama sekali tidak mengeluarkan suaranya dimana laki-laki tersebut terlihat menggeratkan rahangnya untuk beberapa waktu.
"Aku tidak tahu apa yang daddy pikirkan dan kenapa daddy memilih Kalina untuk dijadikan sebagai pasangan Ahem, tapi setidaknya lihat bibit, bebet dan bobotnya terlebih dahulu ketika akan memberikannya kepada anak-anak daddy soal pilihan daddy." Hayat coba di bicara pada laki-laki tersebut kali ini dia membuang pandangannya dan tidak menoleh ke arah laki-laki yang ada di sampingnya itu.
"Aku pikir cerita soal Azlan dan Nadine juga Bill Rowland seharusnya menjadi pengalaman besar untuk daddy, tapi sepertinya daddy melepaskan pengalaman tersebut dan kembali hampir terjerumus pada pilihan yang salah untuk kesekian kalinya."
"Aku sudah membuktikan betapa buruknya perempuan tersebut kepada daddy, aku pikir mempertahankan perempuan tersebut untuk dijadikan sebagai menantu di keluarga hillatop jelas bukan pilihan yang baik, dan menjadikan perempuan seperti itu untuk dijadikan seorang ibu untuk putra putri hillatop juga bukan ide yang baik." setelah berkata seperti itu Hayat memilih untuk tidak melanjutkan kata-katanya dan membiarkan laki-laki tua di sampingnya tersebut memikirkan atas apa yang diucapkan yang barusan.
__ADS_1
Tuan All zigra pada akhirnya mencoba untuk mengehela nafasnya untuk beberapa waktu kemudian dia membuka bola matanya secara perlahan. laki-laki tersebut pada akhirnya mulai memundurkan mobilnya secara perlahan dari area parkiran kemudian memajukannya untuk keluar dari sana secepatnya. ada gurat kekecewaan yang tampil dari balik wajahnya, di mana saja melihat sebuah kenyataan tentang perempuan yang akan dia pilih untuk putranya.
Hayat memberikannya sebuah bingkisan yang berisi obat dan juga vitamin serta sertakan kecil kemudian perempuan itu pada akhirnya menghubunginya dan mencoba untuk membuat kesepakatan bersama dirinya. Tuan All zigra awalnya tidak merespon hingga pada akhirnya dia menerima kesepakatan tersebut dan membiarkan hanya membawanya kemanapun yang perempuan itu inginkan untuk membuktikan sesuatu yang tidak dia pahami apa.
Hingga pada akhirnya dia sadar perempuan yang ada di hadapannya itu benar-benar membuktikan jika Kalina jelas bukan pilihan yang bijak untuk dijadikan menantu di keluarga mereka.
Pada akhirnya keheningan terjadi di antara mereka, di mana tuan All zigra mulai membawa dan melajukan mobilnya menuju ke arah jalanan.
__ADS_1