Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak Season 2

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak Season 2
Kejar restu keluarga tertua


__ADS_3

Disisi lain,


Beberapa hari setelah pertemuan dengan sang ayah mertua,


Kediaman tetua utama keluarga Hillatop,


Rumah utama kakek tertua Hillatop,


Paris.

__ADS_1


Cuaca musim semi terasa mulai dan membuat senang mata melihat nya, bunga-bunga mulai bertebaran dan bermekaran dimana-mana, membuat mata siapapun yang memandangnya pasti menyukainya, tidak terkecuali Hayat. Namun meskipun begitu,musim indah tersebut tidak mampu mengalahkan keadaaan saat ini.


Suasana menjadi begitu suram dan dingin dimana Hayat dan Ahem duduk di sebuah kursi mendominasi berwarna abu-abu gelap di ruangan khusus keluarga tetua utama Hillatop, rumah kakek paling tua Hillatop.


Orang pertama yang harus mereka datangi jelas adalah yang paling tua di antara yang paling tua, karena jika tidak akan sulit berjalan meminta restu pada para tetua yang lebih muda lainnya, mereka butuh mengantongi restu dari kakek tertua Hillatop terlebih dahulu baru setelah itu mereka akan berpikir untuk meminta Restu satu persatu dari para keluarga lainnya.


meskipun sebenarnya urusan pernikahan adalah urusan dua orang tapi setelah menikah dua orang tersebut akan menikah juga dengan para keluarganya dalam artinya mereka akan mengikat tali silaturahim dan mendatangi pihak keluarga dalam berbagai macam acara dan juga mereka tidak mengantongi Restu atas pernikahan mereka sama kisahnya mereka ingin memutus tali silaturahmi dan tidak pernah ingin benar-benar menjadi keluarga besar daripada Hillatop atau Azzura.


Saat ini mereka duduk menghadap ke arah putri tertua daripada kakek tua Hillatop, di mana wanita itu menatap Hayat dari ujung kaki hingga ke ujung kepalanya untuk beberapa waktu, unta apa yang dipikirkan oleh wanita tersebut mereka tidak tahu yang jelas wanita itu terus menelisik Hayat sejak tadi.

__ADS_1


"Jadi dia putri Zuu dan Bii?." wanita tersebut bertanya sembari menaikkan ujung alisnya, kemudian dia menoleh ke arah Ahem untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaannya.


"Ya, bibi." Ahem menjawab pelan pertanyaan wanita tersebut.


Siapa yang tidak kenal dengan Bii?, gadis tersebut dulu menjadi anak angkat dari keluarga Hillatop, diperlakukan dengan sangat baik oleh keluarga Hillatop, dia disinyalir tidak lagi memiliki keluarga dimana keluarga nya dibunuh oleh tuan Azzur dari keturunan Azzura. Nama asli nya valen, tanpa mereka ketahui merancang balas dendam pada keluarga Azzura, menjebak putra Azzur, Zuu. Nyatanya tiba-tiba saja gadis tersebut menikah dengan penerus Azzura dan misi balas dendam berubah, mereka tidak ingin tahu lagi kelanjutan nya, malas bertanya dan menganggap Bii tidak pernah ada, melepas status anak angkat di keluarga Hillatop dan membuang seluruh fasilitas nya.


Dan setelah gadis itu menikah dan mengkhianati mereka, kini giliran penerus Hillatop lainnya, Ahem menikahi anak musuh mereka, keturunan Zuu dan Bii selanjutnya.


"Apakah cinta mampu membutakan mata kalian semua?." Sebaris tanya kembali dilontarkan oleh wanita tersebut ke arah Ahem, dia menatap tajam bola mata sang keponakannya untuk waktu yang cukup lama sembari menaikkan ujung alisnya dan bertanya bagaimana bisa laki-laki itu juga mengkhianati keluarga mereka.

__ADS_1


Mendapatkan pertanyaan seperti itu seketika membuat Ahem terdiam, sedangkan Hayat hanya mampu menggenggam erat telapak tangannya.


__ADS_2