
The Hurairah company,
Ruang kerja Ibra De Lucas.
"Aku cukup terkejut kamu disini sayang." Laki-laki tua yang usia nya lebih muda dari daddy Zuu beberapa tahun tersebut bicara sambil merentangkan kedua tangannya, menunggu Hayat masuk kedalam pelukannya.
"Paman tidak bilang kamu akan berkunjung kemari?." Laki-laki tersebut mengernyitkan dahinya, doa pikir paman Zuu nya tidak berkata jika Hayat akan datang ke perusahaan nya.
Salam silsilah keluarga, Zuu adalah paman Ibra, jadi Hayat jelas adalah adik sepupu kecilnya. Meskipun sebenarnya dimasa anak-anak Hayat seringkali salah memanggil dirinya dengan sebutan paman muda, tapi Zuu selalu mengingatkan nya soal susunan silsilah, mau bagaimana pun tidak boleh mengubah panggilan berdasarkan susunan silsilah keluarga.
"Daddy tidak tahu aku kemari." Jawab Hayat pelan, dia menundukkan kepalanya dengan gelisah.
Laki-laki remaja yang mengantar Hayat terlihat perlahan keluar dari ruangan tersebut.
"Ada sesuatu yang buruk terjadi?." Ibra semakin mengernyitkan keningnya, membiarkan Hayat agar duduk di kursi sofa yang terletak tidak jauh dari mereka.
karena kesibukannya dia sudah sangat jarang berkunjung ke keluarga Azzura, perihal anak-anak membuat dia pusing, belum lagi perihal perusahaan. Dia bahkan memiliki satu kesulitan lainnya, dalam keluarga Hurairah paman Ibrahim nya semakin merajalela dalam menguasai seluruh perusahaan, berencana memindahkan beberapa aset pada nama Ibrahim sendiri.
Muncul kecurigaan tentang laki-laki tersebut saat ini tapi Ibra tidak bisa sembarang menuduh, putra kakek Ghanem dan Violet terasa seperti orang asing yang tidak dia kenal beberapa tahun belakangan ini.
Belum lagi persolan putra putri dari keluarga istri, shaikha. Keluarga kakak iparnya all Zigra cukup membuat dia harus ikut campur terlibat didalamnya, skandal kasus beberapa anak-anak kakak iparnya sungguh luar biasa. Pernikahan yang ditukar, tragedi penculikan calon pengantin baru, tragedi yang menimpa keponakan nya Gao saat menyelamatkan calon istri keponakan nya tersebut dan kini gosip hangat terbaru pernikahan putri bungsu kakak iparnya yang dilakukan sembunyi-sembunyi dibelakang semua orang. Freya dan menikahi kakak angkat, putra kesayangan All zigra dan Nadya.
Keluarga Hillatop sangat kompleks seperti kehidupan keluarga mereka.
__ADS_1
Entahlah kenapa keluarga orang kaya raya memiliki berbagai macam alur ujian yang begitu menantang dan mengerikan?, ini bukan soal uang, tapi soal ujian yang tidak ada habisnya.
"Duduklah dan katakan pada ku apa yang terjadi?." Laki-laki tersebut kembali bertanya, sejenak dia melirik kearah perut Hayat, sepertinya dia baru menyadari soal sesuatu.
"Sayang, aku pikir perut mu sedikit membesar?." Ibra De Lucas bertanya agak gelisah.
Dia pikir Hayat belum menikah, paman Zuu dan istri pamannya belum pernah memberikan mereka undangan pernikahan, lalu kenapa perut adik sepupunya agak membesar?!. Belum terlalu, tapi cukup membuat perbedaan antara perut gadis pada umumnya. Dia hapal betul bagaimana Hayat, yang bahkan sering hilir mudik ke rumah nya untuk mencari putri nya dan menginap di tempat mereka.
Jadi agak aneh rasanya saat dia mendapati perut putri paman nya agak lain dari biasanya.
"Apakah ada sesuatu yang kami lewatkan?, maaf maksud ku rasanya kalian belum pernah memberikan surat undangan pernikahan sebelumnya, aku pikir kamu seperti perempuan yang sedang hamil?." Dia bertanya pada Hayat dengan sangat hati-hati.
Hayat menatap dalam wajah laki-laki tua di hadapannya tersebut, sembari meremas kedua belah telapak tangannya perempuan tersebut berkata.
"Ini yang ingin aku beritahukan pada kakak tua." Ucap Hayat pelan.
"Kamu hamil diluar nikah?." Ekspektasi nya diluar pemikiran, laki-laki tersebut jelas khawatir setengah mati.
Hayat buru-buru menggelengkan kepalanya
"Tidak, tapi yang benar aku sudah menikah, kakak tua." Ucap Hayat lagu.
"Apa?." Bayangkan bagaimana terkejutnya laki-laki tersebut.
__ADS_1
"Maksud nya menikah tanpa mengundang kerabat dekat?, paman dan bibi belum memberikan undangan dan tidak pernah membicarakan pernikahan kalian." Laki-laki tersebut jelas saja makin khawatir, dia menatap sedikit panik wajah Hayat.
"Aku dan suamiku menikah diam-diam, kak." Ucap Hayat lagi kemudian, dia semakin erat menggenggam telapak tangannya.
"Dengan siapa?." Ibra berusaha untuk menetralisir detak jantungnya.
Dia mencoba untuk mengingat-ingat,yah bukankah Hayat akan menikah dengan Lucas Alexander?, mereka sudah bertunangan?, yah dia ingat sekarang.
"Bukankah kamu dan Lucas akan menikah?, aku pikir tidak perlu diam-diam bukan?, paman Zuu sangat menyukai Lucas."
"Aku menikah dengan laki-laki lain." Sela Hayat cepat.
"Oh shi-t." Laki-laki tersebut spontan mengumpat.
"What?, siapa?." Dia pikir laki-laki mana yang cari mati menikahi putri pamannya tersebut dan menggagalkan pernikahan antara Hayat dan Lucas.
"Dia-," Hayat terlihat ragu-ragu.
Ibra menunggu jawaban Hayat dengan tidak sabaran.
"Ahem putra paman All zigra."
"Oh my god, oh shi-t, aku pikir aku terkena serangan jantung dadakan." Laki-laki tersebut bicara dengan keterkejutan yang luar biasa, dia menyentuh jantungnya dengan cepat dan mencoba untuk menyandarkan tubuhnya di kursi sofa, rasanya dia ingin pingsan sekarang juga.
__ADS_1
Hayat menikah dengan putra tertua kakak ipar nya?, menikah dengan keponakan kandung istrinya?, Ahem Zigaz Hillatop.
"Oh no."